Menu

Mode Gelap

News

Dilacak dari CCTV, Resmob Mojokerto Ringkus Pencuri 338 Gas Melon dan 2.400 Telur Bebek

badge-check


					Anggota Resmob Mojokerto meringkus tersangka pelaku pencuri 338 tabung gas melon, dan 2.400 telur bebek yang akan ditetaskan. Foto: Do/ Polres Mojokereto Perbesar

Anggota Resmob Mojokerto meringkus tersangka pelaku pencuri 338 tabung gas melon, dan 2.400 telur bebek yang akan ditetaskan. Foto: Do/ Polres Mojokereto

Penulis: Gandung Kardiyono    |     Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MOJOKERTO- Polisi Resmob Polres Mojokerto menangkap tiga pelaku pencurian 2.400 butir telur bebek di Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, pada 6 Desember 2025, sementara satu pelaku masih buron.​

Demikian penjelasan Ipda Sukron Makmun, Kanit Resmob Polres Mojokerto, memberikan keterangan resmi pada Senin, 8 Desember 2025, saat dikonfirmasi wartawan terkait penangkapan pelaku pencurian telur bebek

Aksi pencurian terjadi pada 28 November 2025 sekitar pukul 03.20 WIB, saat pelaku menggunakan mobil mendatangi rumah korban Sugeng Sumiharji.

Mereka beraksi dua kali: pertama gagal karena suara dari rumah, lalu kembali dan membawa 8 tumpuk telur bebek infertil (gagal menetas) yang ditata di teras, dengan kerugian sekitar Rp 3 juta.​

Tim Resmob melakukan penyelidikan cepat berdasarkan rekaman CCTV warga yang menangkap jelas aksi pelaku. Tiga tersangka—SP, DZ, dan NG—diamankan, sedangkan FAP ditetapkan DPO. Kasus dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.​

Telur bebek tersebut merupakan stok usaha penetasan yang mudah busuk karena infertil dan masa simpan pendek, sehingga rawan kontaminasi seperti Salmonella. Korban awalnya memilih tidak lapor polisi, tapi kasus tetap dikembangkan polisi.

Sugeng Sumiharji, korban berusia 60 tahun, memberikan keterangan utama terkait kronologi pencurian 2.400 butir telur bebek di rumahnya di Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.​

Ipda Sukron Makmun, Kanit Resmob Polres Mojokerto, membenarkan penangkapan tiga pelaku (SP, DZ, NG) dan status DPO satu pelaku lagi (FAP), serta proses penyelidikan berdasarkan CCTV.​

Sugeng menjelaskan bahwa telur tersebut milik usaha anaknya, ditemukan hilang setelah melihat pecahan telur pasca subuh, dan memilih tidak melapor awalnya untuk mengingatkan warga agar waspada.​ **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kalah Praperadilan, KPK Langsung Giring Yaqut dan Ditetapkan sebagai Tersangka

12 Maret 2026 - 23:01 WIB

Polres Jombang Siap Amankan Idul Fitri 1447 H/2026 M

12 Maret 2026 - 19:00 WIB

Kapolres Jombang bersama Dandim 0814 dan Wabup Jombang tengah periksa pasukan

Target 1000 SPPG, Gus Yahya: MBG Bukan Hanya Santri Sehat, tapi Juga Sakti

12 Maret 2026 - 16:59 WIB

Vonis 20 Tahun Dipecat dari TNI, Serma Yonanda Kodim Indragiri Hulu Terlibat Kurir 40 Kg Sabu

12 Maret 2026 - 15:52 WIB

Musrenbang Mojokerto 2027: Ketahanan Ekonomi dan Sosial Jadi Tema Utama

12 Maret 2026 - 14:43 WIB

Pajak Kendaraan Rp 4,3 T, Gubernur Jateng Sudah Nembel 93.000 Jalan Sisa 1.200 Lubang

12 Maret 2026 - 14:18 WIB

Ilustrasi penambalan jalan berlubang di Jawa Tengah jumlahnya mencapai 93.000 lubang. Fito: ist

Safari Ramadhan Bersama Dirut PT Pegadaian, Kanwil Surabaya Undang 30 Anak Panti Asuhan

12 Maret 2026 - 13:21 WIB

Motif Nyuri untuk Judol, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Pembunuh Ermanto Usman

12 Maret 2026 - 12:45 WIB

Tragis Sopir Andriansyah Tewas Terlindas Truk Sendiri di Batang

12 Maret 2026 - 10:35 WIB

Trending di News