Menu

Mode Gelap

News

Bupati Pasuruan Dorong Petani Kelola Greenhouse Melon dengan Strategi Bisnis Berkelanjutan

badge-check


					CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 90? Perbesar

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 90?

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, PASURUAN– Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, mengingatkan para petani agar mampu membaca peluang bisnis demi keberlanjutan usaha.

Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri Panen Raya Melon Hidroponik BUMDes Sari Mandiri di Dusun Klangkung, Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan.

Menurutnya, pengelolaan kebun melon premium harus dilakukan dengan manajemen yang matang. “Kebun Greenhouse Melon Hidroponik ini tidak boleh dikelola asal-asalan. Tapi harus Panjenengan kelola business to business,” ujarnya pada Sabtu (29/11/2025).

Ia menekankan pentingnya perhitungan biaya, masa pakai bangunan, serta kebutuhan bibit dan obat-obatan.

Rusdi juga menyoroti aspek pemasaran. “Panjenengan tidak hanya memikirkan soal greenhouse saja. Tapi sudah harus bisa menjalankan jaringan ekonominya. Ketika mau panen, pangsa pasarnya sudah harus siap,” pesannya, dikutip dari laman Pemkab.

Ia mendorong agar hasil panen ditawarkan ke supermarket dengan strategi pemasaran yang kuat.

Kepada Kepala Desa Nogosari dan pengelola BUMDes, Rusdi meminta agar terus berinovasi. “Makanya Panjenengan harus luwes bagaimana bisa menghasilkan uang. Intinya itu, sesuai prinsip ekonomi,” katanya penuh semangat.

Ia berharap ide kreatif Greenhouse Melon Hidroponik mampu memberi dampak ekonomi signifikan bagi warga.

Di akhir sambutan, Rusdi menambahkan, “Semoga kebun Melon BUMDes Sari Mandiri bisa terus berjalan dan semakin jaya. Kalau ada keuntungan juga bisa dipakai untuk perbaikan fasilitas dan pengembangannya.”

Acara panen perdana berlangsung meriah, dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Merita Ariestya Yudi dan Ketua KADIN Kabupaten Pasuruan, Eko Widiatmo.

Berbagai varietas melon premium seperti Auorora, The Blues, Sweet Lavender, Honey Globe, dan Sweet Net 9 dipanen langsung. Antusiasme warga tinggi, banyak yang membeli melon segar sebagai oleh-oleh.

Kepala Unit Pertanian BUMDes Sari Mandiri, M. Idham Cholied, mengaku puas dengan hasil panen perdana. “Greenhouse kami seluas 400 meter persegi, kapasitas tanaman 1.100. Hasil panen perdana diperkirakan menghasilkan 1,5 ton Melon. Alhamdulillah hari ini sudah terjual 50 persen,” ungkapnya.

Ia optimis dengan panen 3–4 kali setahun, produktivitas melon premium akan terus meningkat, apalagi sudah bermitra dengan supermarket dan toko buah besar.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ayah Kandung Jaminkan Anak untuk Utang Rp 25 Juta di Gresik, Kini Dikembalikan ke Ibu Kandung di Tasikmalaya

30 November 2025 - 00:04 WIB

Kesulitan Bahan Makanan, Massa Juga Menjarah Gudang Bulog Pondok Batu Perbatasan Sibolga-Tapteng

29 November 2025 - 23:23 WIB

Korupsi Rp 16,6 Miliar, Kejaksaan Enrekang Menahan Empat Mantan Pengurus BAZNAS

29 November 2025 - 22:56 WIB

Elon Musk Beri Langganan Gratis Starlink Sampai Desember di Wilayah Indonesia Terdampak Banjir

29 November 2025 - 22:31 WIB

98 Korban Jiwa Banjir Bandang di Padang Panjang, 2 Prajurit TNI dan Satu Polri Ditemukan Tewas

29 November 2025 - 21:57 WIB

Lapar Ekstrem di Tapteng, Warga Korban Banjir Bandang Menjarah Puluhan Minimarket dan Distribusi Logistik BNPB

29 November 2025 - 20:46 WIB

6000 Penyinstas HIV, Dinkes Malang Maximalkan Mobile VCT dan Konseling HIV

29 November 2025 - 11:29 WIB

Alat Berat Ditimbun Pasir, Satgas PKH Babel Sita 76 Ekskavator dan 300 Ponton di Babel

28 November 2025 - 22:34 WIB

Kerugian Ditaksir Rp 200 M, Jaksa Tahan 6 Tersangka Korupsi Pengerukan Kolam Retensi PT Pelindo 3

28 November 2025 - 22:03 WIB

Trending di Headline