Penulis: Arief Hendro Soesantyo | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JOMBANG- Pemerintah kecamatan Bareng, Jombang, menyelenggarakan koordinasi dan bimbingan teknis penyusunan analisa kelayakan usaha di balai Desa Pulosari, Selasa, 8 Juli 2025.
Kegiatan ini dihadiri Forkopimcam (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) bersama dengan Institut Teknologi dan Bisnis PGRI Dewantara (ITEBIS PGRI Dewantara) Jombang.
Kehadiran Forkopimcam dan ITEBIS PGRI Dewantara di Desa Pulosari ini menunjukkan sinergi antara pemerintah kecamatan dan institusi pendidikan dalam mendukung pengembangan usaha dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Kecamatan Bareng.
Institut Teknologi dan Bisnis PGRI Dewantara Jombang sendiri merupakan perguruan tinggi yang sebelumnya bernama STIE PGRI Dewantara Jombang dan baru-baru ini bertransformasi menjadi ITEBIS PGRI Dewantara Jombang, dengan cakupan yang lebih luas di bidang teknologi dan bisnis.

Pemerintah kecamatan Bareng, Jombang, menyelenggaran pembakal teknis penyusunan analisa kelayakan usaha bagi warganya di balai desa Pulosari, Selasa, 8 Juli 200. Foto: jombangkab.go.id
Institut Teknologi dan Bisnis PGRI Dewantara (ITEBIS PGRI Dewantara) Jombang melakukan berbagai inovasi yang menonjol terutama di bidang kewirausahaan sosial dan teknologi informasi. Berikut beberapa inovasi utama yang dilakukan:
Usaha sosial berkelanjutan, meluncurkan lima produk usaha sosial yang inovatif dan ramah lingkungan, seperti parfum alami dari limbah kulit buah (putton parfume), tas belanja dari kain perca (percantik bag), brownies gluten free, vas bunga dari limbah kaca daur ulang (secondhand chic), dan dekorasi rumah multifungsi dari limbah kayu dan stik es krim (home decoration).
Inovasi ini tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tapi juga memberikan solusi sosial dan lingkungan.
ITEBIS mengembangkan aplikasi keuangan bernama LIKU untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam pengelolaan keuangan secara sederhana dan efisien. Inovasi ini mendukung digitalisasi ekonomi lokal dan pemberdayaan UMKM.
Sebelumnya sebagai STIE PGRI Dewantara, kampus ini mengembangkan platform e-learning bernama Esitadewa yang memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara daring, menyesuaikan dengan perkembangan teknologi pendidikan.
Pengembangan program studi relevan dengan industri 4.0 dan 5.0, ITEBIS terus mengembangkan program studi yang sesuai dengan kebutuhan teknologi terkini, seperti Bisnis Digital dan Sistem Informasi, untuk mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan industri modern.
Secara keseluruhan, inovasi di ITEBIS PGRI Dewantara menitikberatkan pada pengembangan kewirausahaan sosial yang berkelanjutan, digitalisasi UMKM, dan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan guna mencetak generasi muda yang inovatif dan peduli lingkungan.
Bimbingan teknis penyusunan analisa kelayakan usaha adalah pelatihan atau workshop yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada peserta dalam menyusun studi kelayakan usaha. Studi kelayakan ini penting untuk menilai apakah suatu usaha atau proyek layak untuk dijalankan atau tidak. **