Menu

Mode Gelap

News

Baru Bersifat Wacana, Praktikno: Belajar Lewat Daring Dibatalkan, Cegah Learning Loss

badge-check


					Menteri Koordinator PMK, Pratikno. Foto: Instagram@ctd.insider Perbesar

Menteri Koordinator PMK, Pratikno. Foto: [email protected]

Penulis: Tanasyafira L. Tirani | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Menko PMK Pratikno membatalkan wacana pembelajaran daring bagi pelajar Indonesia yang sempat diwacanakan mulai April 2026. Pembatalan ini dilakukan untuk menjaga kualitas pendidikan dan mencegah learning loss akibat pembelajaran jarak jauh.

Rencana kegiatan belajar mengajar daring bagi siswa untuk mengantisipasi krisis global dibatalkan pemerintah untuk menjaga kualitas pendidikan dan mencegah terjadinya penurunan kemampuan akademik hingga kehilangan pengetahuan (learning loss). Dengan demikian, proses pembelajaran akan berjalan normal atau tatap muka.

“Bahwa di sektor pendidikan, proses pembelajaran harus semakin optimal dan jangan sampai timbul learning loss. Oleh karena itu, diutamakan penyelenggaraan proses pembelajaran tetap berjalan secara luring bagi siswa,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, Rabu 25 Maret 2026.

Pratikno menekankan bahwa proses belajar harus tetap optimal secara luring (tatap muka), sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Wacana daring awalnya muncul sebagai antisipasi krisis energi dari konflik Timur Tengah (AS-Israel vs Iran), termasuk rencana hybrid daring-luring. Setelah koordinasi dengan Mendikdasmen dan Menag, pemerintah memutuskan pembelajaran daring bukan urgensi saat ini.

Pengumuman disampaikan dalam arahan internal kepada Kedeputian Kesehatan dan Kedeputian Pendidikan Kemenko PMK. Bukan konferensi pers publik, melainkan instruksi koordinasi pasca-rapat lintas kementerian terkait.

Menko PMK Pratikno kha watir pembelajaran daring menurunkan kemampuan akademik siswa, seperti pengalaman pandemi COVID-19 yang menunjukkan efektivitas rendah. Mendikdasmen Abdul Mu’ti menambahkan pertimbangan akademik dan penguatan pendidikan karakter sebagai prioritas.

Pembatalan ini hasil rapat lintas kementerian, dengan pendidikan dianggap esensial meski ada krisis energi global. Proses belajar tetap luring setelah libur Lebaran sesuai arahan Presiden.
**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

4 Orang Sekeluarga Naik Motor Kecelakaan di Jalur Tengkorak Klemuk Batu, Ayah Meninggal Dunia

25 Maret 2026 - 22:31 WIB

Pemuda Brebes Tewas Laka Tunggal di Jalanan Kampung Pacitan, Melarikan Diri Ketakutan Dikejar Polisi

25 Maret 2026 - 21:30 WIB

Mobil BYD Taksi Online Hilang Kendali, Menerobos Pembatas Hingga Nyemplung di Kolam Bundaran HI

25 Maret 2026 - 21:14 WIB

Pasca Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Letjen Yudi Abrimantyo Serahkan Jabatan sebagai KaBAIS

25 Maret 2026 - 20:22 WIB

Bus Wisata Angkut Anggota TNI Alami Rem Blong, Nyungsep di Depan Gedung DPRD Bandung Barat

25 Maret 2026 - 18:59 WIB

Gaji Ganda, Purbaya Kurang Bayar Pajak Rp 50 Juta

25 Maret 2026 - 18:27 WIB

Kereta Api Supas Terhenti 4 Jam di Beji Pasuruan, Roda Terendam Banjir 18 CM

25 Maret 2026 - 17:26 WIB

Kasus Tewasnya Dokter Shanti Hastuti, Polisi: Tersangka Pelaku Tetangga Korban

25 Maret 2026 - 16:49 WIB

ASN Mojokerto Gowes Tiap Jumat, Hemat BBM dan Jaga Lingkungan

25 Maret 2026 - 16:03 WIB

Trending di News