Menu

Mode Gelap

Nasional

Bali Juga Rusuh, Mobil Polisi Diserang dan Dibakar Massa Tak Dikenal

badge-check


					Kerusuhan juga terjadi di Bali Perbesar

Kerusuhan juga terjadi di Bali

Penulis: Eko Winarto | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, DENPASAR-Seorang personel Polresta Denpasar dilarikan ke rumah sakit setelah mobil Samapta yang dikendarainya diserang dan dibakar massa aksi secara tiba-tiba di Kantor DPRD Bali.

“Untuk sementara yang menaiki truk kami larikan ke rumah sakit, ada satu personel luka, dia itu pengemudinya karena dilempari dari depan,” ujar Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol I Nyoman Wiranata di Denpasar, Sabtu malam (31/8/2025).

Tanpa menyebut lokasi rumah sakit yang dituju, Kompol Wiranata menduga massa aksi yang datang ke Kantor DPRD Bali bukan pengemudi ojek online dan aliansi yang berunjuk rasa di Mapolda Bali pada siang harinya, sebab mereka anarkis dan datang ke DPRD Bali tanpa melapor.

“Kami tidak tahu, yang jelas informasinya ada massa mau masuk ke DPRD, jadi kami langsung mengarah ke sini untuk mengamankan,” kata dia.

Sebelumnya, sejak pukul 10.00 Wita, massa aksi yang terdiri dari Aliansi Bali Tidak Diam dan pengemudi ojek online berunjuk rasa di Mapolda Bali dengan membawa 33 tuntutan, di antaranya membubarkan DPR RI, menuntut reformasi total Polri, memakzulkan Prabowo-Gibran, serta pemberhentian anggaran tunjangan dan redistribusi kekayaan Polri dan DPR kepada rakyat yang membutuhkan.

Kerusuhan terjadi setelah massa melemparkan batu, botol minuman, mercon suar hingga mencoba menerobos masuk ke dalam Mapolda Bali, hingga akhirnya polisi dengan kendaraan taktisnya mendorong mundur massa aksi.

Sekitar pukul 17.00 Wita, massa aksi terlihat berkumpul di depan Kantor DPRD Bali Jalan Kusuma Atmaja, sedangkan aparat kepolisian belum tiba, sebab tak ada informasi rencana unjuk rasa.

Sekitar pukul 17.30 Wita, personel Polresta Denpasar dengan mobil Samapta dan public address kemudian tiba, namun seketika ratusan massa aksi berlari dan menghancurkan alutsista polisi.

“Kendaraan kami untuk mengangkut alat-alat seperti tameng, yang tadi dibakar, kami baru datang sudah dicegat,” ujar Wiranata.

“Sekarang kami sebanyak 120 personel, ada gabungan juga dengan Polda Bali, kami siaga dulu lihat situasi mudah-mudahan aman ya, karena ini sudah anarkis kelompoknya beda, kalau ojol tadi sudah selesai di Polda Bali,” sambungnya.

Mengingat massa aksi belum sepenuhnya bubar hingga pukul 19.00 Wita, Kompol Wiranata mengimbau agar segera dapat kembali ke rumah masing-masing, sebab jika kondisi semakin tidak kondusif maka berpengaruh terhadap pariwisata Bali.

“Kalau bisa segera bubarkan diri tidak usah anarkis, kita kan tahu Bali tujuan wisata, nanti kalau sampai kemana-kemana yang rugi kita masyarakat Bali, tadi sebenarnya di Polda sudah berjalan baik tapi kelompok-kelompok lain ingin suasana ricuh,” tegas Wiranata.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tolak Kenaikan Pajak di Jombang, Posko FRJ Dapat 1.000 Lebih Tanda Tangan Dukungan dari Warga

31 Agustus 2025 - 19:46 WIB

Dusun Pojok Juara I Festival Karnaval di Desa Plumbon Gambang HUT Proklamasi RI

31 Agustus 2025 - 18:39 WIB

Presiden Prabowo Umumkan Langkah Tegas setelah Demo Ricuh

31 Agustus 2025 - 15:57 WIB

Detik-detik Pos Polisi Waru, 10 Polisi Bertameng tak Mampu Menahan Aksi Massa

31 Agustus 2025 - 14:49 WIB

Didampingi Pangdam Mayjen Rudy Saladin Temui Massa, Khofifah Minta Polisi Bebaskan 41 Orang Pendemo

31 Agustus 2025 - 11:59 WIB

Bella Shofie Ajukan Mundur dari DPRD Buru, Nasdem Belum Tanggapi

31 Agustus 2025 - 11:36 WIB

Pemprov Jatim Keluarkan SE: ASN Masuk Kerja tanpa Seragam dan Tidak Bawa Mobil Dinas

31 Agustus 2025 - 10:50 WIB

Massa Mendobrak dan Menjarah Rumah Nafa Urbach, Sehari setelah Meminta Maaf ke Masyarakat

31 Agustus 2025 - 10:16 WIB

Massa Menjarah Rumah Pribadi Sri Mulyani di Bintaro Minggu Dinihari

31 Agustus 2025 - 09:33 WIB

Trending di Nasional