Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya
KREDONEWS.COM, SIDOARJO-Bupati Sidoarjo H. Subandi melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap progres revitalisasi Alun-alun Sidoarjo pada Jumat (5/12). Proyek dengan nilai anggaran Rp24,6 miliar tersebut masih belum menunjukkan hasil yang maksimal, sementara masa kontrak kerja akan segera berakhir pada 15 Desember 2025.
Dalam sidak yang turut didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo, Bahrul Amig, Bupati Subandi menyampaikan rasa kecewa atas lambatnya progres pengerjaan. Ia menilai pekerjaan yang dilakukan kontraktor belum sesuai dengan target yang diharapkan.
“Waktu tinggal sepuluh hari, tapi kondisi di lapangan masih terlihat belum rapi. Saya minta pengawasan lebih ketat agar hasilnya tidak mengecewakan masyarakat,” ujarnya.
Bupati menekankan bahwa revitalisasi Alun-alun Sidoarjo sangat dinantikan warga sebagai ruang publik utama untuk beraktivitas. Oleh karena itu, ia meminta agar pengerjaan dilakukan dengan sungguh-sungguh dan sesuai aturan.
“Alun-alun ini milik masyarakat Sidoarjo. Jangan sampai anggaran besar yang sudah digelontorkan tidak sebanding dengan hasil yang diterima warga,” tambahnya.
Lebih lanjut, Subandi menyampaikan bahwa proyek ini juga mendapat perhatian dari Inspektorat pusat. Ia menegaskan tidak akan segan melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) bila ditemukan indikasi pelanggaran dalam pelaksanaan proyek.
“Silakan aparat masuk dan memeriksa bila ada hal yang tidak sesuai aturan. Saya ingin proyek ini berjalan transparan dan tidak ada permainan,” tegasnya.
Hasan selaku pelaksana proyek Alun-alun kami akan evaluasi dan secepatnya mengejar kekurangan. “Insya Allah proyek ini akan selesai tepat waktu dengan baik,” katanya.****








