Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Dugaan Korupsi Baru, KPK Periksa Mantan Petinggi Telkom soal Proyek Digitalisasi di PT Pertamina

badge-check


					Sebuah SPBU penjual bahan bakar eesmi dari PT Pertamina, semua menggunakan sistem digital. Foto: monitorindonesia.com Perbesar

Sebuah SPBU penjual bahan bakar eesmi dari PT Pertamina, semua menggunakan sistem digital. Foto: monitorindonesia.com

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor:  Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menyidikan  dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek Digitalisasi SPBU PT Pertamina (Persero) yang telah berlangsung lima tahun antara tahun 2018 hingga 2023.

Pada tanggal 24 Januari 2025, KPK memeriksa sepuluh saksi untuk mendalami proses pengadaan proyek tersebut, termasuk peran masing-masing saksi dalam proyek yang diduga terjadi praktik korupsi.

Sementara itu, ada juga estimasi yang lebih spesifik mengenai kerugian, di mana beberapa sumber menyebutkan angka sekitar Rp280 miliar terkait dengan penyimpangan dalam proyek ini. Namun, angka triliunan rupiah lebih mencerminkan keseluruhan dampak dari dugaan korupsi yang terjadi selama periode 2018 hingga 2023.

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan bahwa nilai kerugian ini berasal dari akumulasi pelaksanaan proyek dan implementasi digitalisasi yang tidak berjalan sesuai rencana, sehingga anggaran dan manfaat ekonomi proyek mengalir ke pihak-pihak tertentu, bukan untuk masyarakat.

Sementara itu, ada juga estimasi yang lebih spesifik mengenai kerugian, di mana beberapa sumber menyebutkan angka sekitar Rp280 miliar terkait dengan penyimpangan dalam proyek ini. Namun, angka triliunan rupiah lebih mencerminkan keseluruhan dampak dari dugaan korupsi yang terjadi selama periode 2018 – 2023.

Beberapa saksi yang diperiksa termasuk:

  • Otong IIP: Direktur Utama PT Multimedia Nusantara (Telkommetra) periode 2016-2019.
  • Revi Guspa: GM Procurement PT PINS Indonesia periode 2017-2018.
  • Reza Prakasa: Senior Account Manager PT Telkom periode 2018-2023.
  • Saleh: GM Energy Resource Service PT Telkom periode 2018-2023.
  • Sihmirmo Adi: EGM Information Technology PT Telkom dan Direktur Enterprise & Business Solution PT Sigma Cipta Caraka periode 2018.

Juru bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, menyatakan bahwa pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK dan bertujuan untuk mengumpulkan bukti-bukti yang dapat menguatkan dugaan korupsi dalam proyek ini.

Kasus ini telah memasuki tahap penyidikan sejak September 2024, dan KPK telah menetapkan beberapa tersangka, meskipun identitas mereka masih dirahasiakan.

Proyek Digitalisasi SPBU ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia, namun pelaksanaannya diduga sarat dengan penyimpangan yang berpotensi merugikan negara.  **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sempat Kabur, Maling Motor Tak Berkutik Diringkus Polisi

4 Agustus 2026 - 14:06 WIB

RI Tangkap 10 Pilot Malaysia 2021-2026, Dimanfaatkan Kartel Jadi Kurir Narkoba

4 Agustus 2026 - 09:04 WIB

Lolos dari Negara Asal, Kopilot Malaysia Tertangkap Bawa 12,7 Kg Narkoba di Bandara Soeta

4 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mantan Ketum HIPMI Akbar Himawan Penerima Rp3,5 M, Kasus Gratifikasi DJKA Sumut

3 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Pajak Marketplace Diprotes, Ditjen Pajak Janji Evaluasi

3 Agustus 2026 - 18:48 WIB

Kemenhub Evaluasi Tarif Penerbangan, Fuel Surcharge Maksimal 30%

3 Agustus 2026 - 18:39 WIB

Menelisik Akar Terorisme (44): Eropa Rancang Perbudakan Manusia

3 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Update Kebakaran KM Mutiara 2: Lima Orang Meninggal 41 Hilang, 225 Selamat

2 Agustus 2026 - 20:32 WIB

KM Mutiara 2 Terbakar di Perairan Sapudi, 136 Selamat 7 Orang Luka Ringan

2 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Trending di News