Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Apel Hari Desa Nasional, Teguh Narutomo: 20 Persen Pagu Dana Desa untuk Ketahanan Pangan

badge-check


					Pj Bupati Jombang, Teguh Narutomo mewajibkan 20 persen dana desa untuk alokasi ketahanan pangan, saat apel upacara peringatan hari Desa Nasional 15 Januari 202r di lapangan agro wisata Gondomanis, kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, Rabu 15 Januari 2025. tankap layar video instagram@wargajombang Perbesar

Pj Bupati Jombang, Teguh Narutomo mewajibkan 20 persen dana desa untuk alokasi ketahanan pangan, saat apel upacara peringatan hari Desa Nasional 15 Januari 202r di lapangan agro wisata Gondomanis, kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, Rabu 15 Januari 2025. tankap layar video instagram@wargajombang

Penulis: Wibisono  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWSCOM, JOMBANG– Pemkab Jombang, Jawa Timur,  menggelar apel peringatan Hari Desa Nasional 2025 di lapangan Agro Wisata desa Gondangmanis, kecamatan Bandarkedungmulyo, Rabu pagi, 15 Januari 2025.

Apel dipimpin langsung oleh Pj Bupati Jombang, Teguh Narutomo dan dihadiri oleh Kepala OPD terkait lingkup pemkab Jombang, camat, serta kepala desa beserta perangkat desa se-kabupaten Jombang.

Peringatan ini menandai pertama kalinya Hari Desa Nasional dirayakan secara resmi, menyusul penetapan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2024 yang menetapkan tanggal 15 Januari sebagai Hari Desa Nasional.

Dalam sambutannya Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo menyampaikan bahwa momentum bersejarah ini mengusung tema nasional “Ketahanan Pangan Nasional Dimulai Dari Desa Swasembada Pangan” dengan tagline “Bangun Desa, Bangun Indonesia”.

Tema ini dipilih sebagai respons terhadap isu krusial terkait krisis pangan dan kelaparan yang berpotensi mengancam kesehatan masyarakat, termasuk dalam pemenuhan gizi yang berdampak pada angka stunting.

Dalam sambutannya Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo menyampaikan bahwa momentum bersejarah ini mengusung tema nasional “Ketahanan Pangan Nasional Dimulai Dari Desa Swasembada Pangan” dengan tagline “Bangun Desa, Bangun Indonesia”.

Tema ini dipilih sebagai respons terhadap isu krusial terkait krisis pangan dan kelaparan yang berpotensi mengancam kesehatan masyarakat, termasuk dalam pemenuhan gizi yang berdampak pada angka stunting.

Peringatan Hari Desa Nasional bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian seluruh pihak terhadap peran penting desa sebagai subjek pembangunan, pemberdayaan masyarakat, pusat pertumbuhan ekonomi dan kebudayaan daerah, serta sarana mempublikasikan kemajuan desa.

Pemerintah kabupaten Jombang menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat melalui penyelarasan prioritas pembangunan daerah dengan delapan program prioritas Asta Cita.

“Salah satu prioritas utama tersebut adalah “meningkatkan kemandirian desa serta mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis”.

Komitmen ini diwujudkan melalui program unggulan “Desa Mantra” (Desa Maju dan Sejahtera), sebuah inisiatif yang mengintegrasikan kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam rangka percepatan pembangunan, pemberdayaan masyarakat, dan pemenuhan kebutuhan masyarakat desa”, tuturnya.

Sebagai implementasi tema ketahanan pangan, pemerintah mencanangkan gerakan menanam tanaman pangan di desa yang dikenal dengan “Gema Tandan Desa”.

Selain itu, sebagai langkah konkret, setiap desa diwajibkan mengalokasikan minimal 20% dari pagu Dana Desa untuk kegiatan ketahanan pangan.

Alokasi dana ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan dari hasil produksi lokal dan lumbung desa, meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan yang terjangkau, serta mendorong konsumsi pangan yang beragam, bergizi, aman, dan berbasis pada potensi lokal.

Upaya ini juga mengintegrasikan nilai-nilai agama, keyakinan, dan budaya masyarakat untuk menciptakan sistem pangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Untuk memperkuat ketahanan pangan di kabupaten Jombang, pemerintah daerah menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara seluruh pihak.

Beberapa program strategis telah disiapkan, antara lain optimalisasi penyediaan dan penyaluran pupuk subsidi, bantuan sarana produksi pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan, peningkatan pembangunan jaringan irigasi dan jalan usaha tani, pengembangan lumbung desa dan dana talangan untuk petani, penguatan petugas penyuluh lapangan, pengembangan kawasan pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan serta pangan sehat, serta pemasyarakatan pupuk organik.

Melalui program-program tersebut, pemerintah kabupaten Jombang berharap seluruh desa di wilayahnya dapat mencapai swasembada pangan.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi fondasi yang kuat bagi ketahanan pangan nasional, sejalan dengan semangat Hari Desa Nasional, yaitu membangun Indonesia dari desa.

Peringatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera.

Di akhir sambutannya, Pj Bupati Jombang berharap segala upaya yang dilakukan dapat membawa berkah bagi semua pihak dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa. Semangat kebersamaan dan gotong royong diharapkan terus terjaga dalam membangun desa dan mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

Usai apel, Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Purwanto, MKP dan Kepala DPMD Kabupaten Jombang Sholahuddin menyerahkan apresiasi kepada Kecamatan dengan Penetapan APBDes tercepat Bandarkedungmulyo, Bareng, Ngoro, Gudo dan Kudu.

Serta melaksanakan penanaman bibit cabe secara simbolis yang diikuti Kecamatan dan Desa se Kabupaten Jombang. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ESDM Akui Ada Antrean BBM di Jatim, Target Tuntas Maksimal 2 Hari

20 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Berada di Zona Hijau, IHSG Kembali ke Level 5.000an hingga Jeda Siang Perdagangan

20 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Karhutla Mengancam hingga 2027, Ambil Langkah Konkret

20 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Arumi Bachin Jalan Kaki 1,5 Km di Terik Matahari, Kunjungi 3 Rumah Manik di Plumbon Gambang

20 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Polres Jombang Kedepankan Pelayanan Humanis

20 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Berdialog, Kapolres Jombang Ajak Mahasiswa Jaga Kamtibmas

20 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Hari Purnomo: Koperasi di Jombang Tumbuh Jadi 1.020 Unit Volume Usaha Rp500 M, 168 UMK Naik Kelas

20 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Agustiar Sabran Pamit dan Tidak Kembali, Massa Aksi Demo Segel Kantor Gubernur Kalteng

19 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Karhutla Gambut Bisa Diprediksi Secara Sains

19 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Trending di Nasional