Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Gempa Mag 5.7 di Lepas Pantai Sukabumi, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami Lokasi 209 Km

badge-check


					Gempa Mag 5.7 di Lepas Pantai Sukabumi, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami Lokasi 209 Km Perbesar

Penulis: Mayang K. Mahardhika  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDINEWS.COM, SUKABUMI — BMKG mengonfirmasi telah terjadi mempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,7 mengguncang wilayah selatan Jawa Barat pada Minggu pagi, 11 Oktober 2026 pukul 10.30.20 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan pusat gempa berada di laut, sekitar 209 kilometer Barat Daya Kabupaten Sukabumi, bukan di wilayah Pangandaran.

Meski demikian, guncangan terasa nyata di sejumlah wilayah pesisir selatan, termasuk Pangandaran.

Data Gempa

  • Waktu Kejadian 11 Oktober 2026, pukul 10.30.20 WIB
  • Magnitudo M 5,7
  • Kedalaman 10 kilometer (gempa dangkal)
  • Lokasi Pusat Gempa 8,87 LS — 106,41 BT, di laut, 209 km Barat Daya Sukabumi, Jawa Barat
  • Tidak berpotensi tsunami

Penyebab

Gempa ini merupakan gempa bumi tektonik akibat aktivitas zona subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia, dengan mekanisme pergerakan naik bercampur geser (oblique-thrust fault).

Karena kedalamannya yang dangkal, guncangan terasa cukup kuat di wilayah terdekat episenter.

Guncangan dilaporkan dirasakan dengan intensitas III MMI di wilayah Surade, Cibitung, dan Tegalbuleud — artinya getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seakan-akan ada truk besar melintas.

Warga di Pangandaran juga melaporkan merasakan guncangan singkat, namun tidak ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa.

Imbauan

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab.

“Hindari bangunan yang terlihat retak akibat gempa sebelumnya, dan selalu pantau informasi hanya melalui saluran resmi BMKG,” demikian rilis peringatannya.

Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan signifikan di wilayah terdampak.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rudal Houthi Jatuh Lagi di Bandara King Khalid 12 Orang Tewas 309 Lukaluka, Saksi: Mirip Gempa!

11 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Hujan Hidrometeorologi Timpa Kota Padang: Terjadi 21 Titik Banjir Bandang dan Longsor

11 Oktober 2026 - 12:03 WIB

Pawai Karnaval Bersih Desa Sidowarek Ngoro: 13 Sound Horek Bikin ‘Gempa’ Jalur Wonorejo-Gerdu Laut

10 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Tiga Gelombang Rudal Houthi Sasar Bandara Riyadh: Tiga Orang Tewas, 31 Lukaluka, Pesawat 320 Rusak Berat

9 Oktober 2026 - 17:58 WIB

KM Virgo 8 Tenggelam: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, 108 Selamat, 82 Tewas, 53 Hilang

9 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Tingkatkan Sinergitas, Kapolres Jombang Sambangi Bupati

9 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Polisi Gerebek Judol di Kompleks Cijantung, KSAD Jenderal Maruli: Ada Laporan Pasti Kita Tindak Tegas!

9 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Massa Segel Pintu Gerbang PT JPN, Efek Limbah Bau Busuk Ganggu Siswa SMPN 4 Banjardowo Jombang

9 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Plafon SDN 2 Cempoko Sragen Ambrol, Dua Wanita Guru Alami Lukaluka

9 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Trending di News