Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Sepanjang 2026 Semeru Catatkan Letusan ke-1924, Termasuk Hari Ini

badge-check


					Semeru erupsi Perbesar

Semeru erupsi

Penuli: Yoli Andi Purnoma | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM. PASURUAN-Aktivitas vulkanik Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, terus menunjukkan tren peningkatan yang signifikan.

Pada Selasa (6/10/2026) pagi, gunung api tertinggi di Pulau Jawa tersebut kembali mengalami rentetan erupsi beruntun dengan tinggi kolom abu mencapai 900 meter di atas puncak.
Berdasarkan data resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Melalui aplikasi MAGMA Indonesia, letusan utama pagi ini tercatat terjadi pada pukul 05.29 WIB. Kolom abu vulkanik teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong mengarah ke timur laut.

Tak lama berselang, letusan susulan kembali terekam pada pukul 07.42 WIB dengan tinggi kolom abu berkisar 800 meter.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, melaporkan bahwa sepanjang dini hari hingga pagi hari (periode 00.00–06.00 WIB) saja, pos pemantauan telah merekam sedikitnya 22 kali gempa letusan/erupsi.

Jika diakumulasikan dengan aktivitas intens sejak awal bulan, Gunung Semeru tercatat telah mengalami lebih dari 50 kali letusan dalam kurun waktu kurang dari sepekan di bulan Oktober ini.Secara nasional, peristiwa vulkanik pada Selasa pagi ini tercatat resmi sebagai erupsi ke-1.924 bagi Gunung Semeru sepanjang tahun 2026.

Angka ini sekaligus mengukuhkan status Gunung Semeru sebagai gunung api paling aktif dengan jumlah letusan tertinggi di Indonesia sepanjang tahun ini.

Hingga saat ini, status Gunung Semeru masih bertahan di Level III (Siaga). PVMBG mengeluarkan rekomendasi tegas bagi masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari pusat erupsi.

Masyarakat juga diimbau menjauhi sempadan sungai dalam radius 500 meter di sepanjang aliran sungai karena adanya potensi perluasan awan panas guguran dan banjir lahar dingin yang dapat menjangkau hingga jarak 17 kilometer.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mendag Ungkap Penyebab Harga Kedelai Mahal

6 Oktober 2026 - 21:04 WIB

Menanti Kehadiran Nusron Wahid di Meja Saksi KPK Pekan Ini

6 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Tarif Listrik Q4 2026 Akan Ada Penyesuaian? Ini Kata Bahlil

5 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Cabai Mahal dan Harga Ayam Hidup Anjlok, Begini Jawaban Mentan

5 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Harga Ayam di Kandang Anjlok Lagi

4 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Komitmen Investasi Rp2,3 Triliun Masuk ke Kawasan Industri Sidoarjo

4 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Laporan Knight Frank 2026: Laju Pertumbuhan Orang Super-Kaya Indonesia Nomor Satu Dunia

4 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Harga Pertamax Oktober Tetap Rp 15.950, Wamen ESDM Bilang Begini

2 Oktober 2026 - 20:07 WIB

TPK Hotel di Kota Malang Turun Jadi 42,68% pada Agustus

2 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Trending di Nasional