Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Segini Ancar-ancar Harga Motor Listrik Nasional

badge-check


					Motor Listrik Nasional Perbesar

Motor Listrik Nasional

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Pemerintah memberi sinyal harga Motor Listrik Nasional (Molinas) dapat berada di kisaran Rp18 juta per unit, seiring pembahasan skema pengembangan dan insentif untuk program tersebut.

Asisten Deputi Pengembangan Industri Kemenko Perekonomian Atong Soekirman mengatakan simulasi harga Molinas telah mengarah ke angka Rp18 juta per unit dengan target produksi mencapai 1 juta unit per tahun.

“Nanti [akan] menjelaskan tadi angkanya, exercise angka Rp20 juta jadi Rp18 juta, 1 juta unit per tahun,” ujar Atong dalam paparannya di Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Namun, angka tersebut belum menjadi harga final. Pemerintah masih membahas skema insentif dan menghitung kemampuan fiskal sebelum menentukan besaran dukungan yang akan diberikan.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan pemerintah masih menghitung kapasitas fiskal untuk menentukan skema insentif motor listrik. Dia menyebut kisaran Rp18 juta masih menjadi gambaran dalam pembahasan.

“Masih menghitung kapasitas fiskal, teman-teman. Kurang lebih niatnya akan seperti itu,” ujar Susiwijono saat ditemui di Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Menurut Susiwijono, pemerintah tetap perlu mempertimbangkan kemampuan fiskal karena terdapat sejumlah prioritas lain yang juga harus dipenuhi. Meski demikian, pemerintah menilai insentif untuk motor listrik penting untuk mendorong pertumbuhan industri.

“Cuma sekali lagi, harus dihitung. Jangan sampai kemampuan fiskal kita. Kita tahu ini penting, tapi kita juga harus mempertimbangkan banyak hal prioritas yang lain. Tetapi tetap akan kita perjuangkan,” katanya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menteri Sosial Ungkap Warga RI yang Kebagian HP Gratis dari Pemerintah

15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU Surabaya

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Bantuan Pangan Oktober-Desember Mulai Disalurkan Via Kopdes

14 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Akibat Modifikasi, KM Feronia Tak Tahan Digempur Hukum Fisika

14 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Mentan Siapkan Rp3 T Bangun Pusat Pengembangan Bibit Ayam di Malang

13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Pengusaha Buka Suara Soal Pembatasan Gas Industri

13 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Restitusi Macet Jadi Ancaman UMKM

13 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Meski Putusan MA Inkrah, Pengasuh Ponpes Mahdiy Sidoarjo Resmi Laporkan Dugaan Keterangan Palsu ke Polisi

10 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Penerimaan Cukai Rokok Elektrik Tembus Rp1,7 Triliun hingga Kuartal III/2026

9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Trending di Nasional