Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Okupansi Hotel di Kawasan Bromo Anjlok Dampak Kebakaran

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, PASURUAN-Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo yang telah memasuki hari ke-10, mulai berdampak pada sektor pariwisata. Salah satunya terlihat dari penurunan tingkat hunian hotel di sekitar pintu masuk Cemoro Lawang, Kabupaten Probolinggo.

Okupansi sejumlah hotel dilaporkan turun hingga 20 persen. Kondisi ini terjadi setelah sebagian wisatawan membatalkan atau menunda kunjungan lantaran akses menuju kawasan kawah Bromo masih ditutup akibat kebakaran.

Meski demikian, minat wisatawan mancanegara untuk tetap datang ke kawasan Bromo belum sepenuhnya surut. Sejumlah turis, terutama dari negara-negara Eropa, masih memilih menginap di hotel-hotel kawasan Cemoro Lawang.

Salah satunya Hotel Yoschi yang masih menerima kunjungan wisatawan asing. Meski tidak dapat turun ke kaldera maupun mendaki ke kawah Bromo, para wisatawan tetap diarahkan menikmati sejumlah destinasi alternatif di kawasan penyangga.

Agen perjalanan pun mengalihkan kunjungan wisatawan ke beberapa lokasi, seperti Seruni Point, Bromo Sky Bridge atau Jembatan Kaca, serta Air Terjun Madakaripura. Pengalihan ini dilakukan agar wisatawan tetap dapat menikmati panorama alam sekitar Bromo selama kawasan utama masih ditutup.

Salah satu wisatawan asal Italia, Rebecca, mengaku sempat kecewa karena tidak bisa mengunjungi kawah Bromo. Namun, ia tetap menikmati perjalanannya setelah mendapat informasi mengenai destinasi alternatif yang aman dikunjungi.

“Sempat kecewa karena tidak bisa masuk dan menikmati dan melihat kawah Gunung Bromo dari dekat, namun masih bisa menikmati wisata alternatif yang masih bisa kita kunjungi” kata Rebecca, menggunakan bahasa Inggris.

Sementara itu, pemilik Hotel Yoschi, Digdoyo Jamaludin mengatakan, penurunan okupansi memang terjadi akibat pembatalan kunjungan. Namun, wisatawan mancanegara masih terus berdatangan.

Menurut Digdo, kondisi tersebut tidak lepas dari peran agen wisata yang menawarkan berbagai destinasi alternatif selama akses ke Bromo ditutup.

Ia menilai, kawasan penyangga Bromo memiliki potensi wisata besar dan bisa menjadi pilihan utama saat destinasi utama tidak dapat diakses.

“Fasilitas di destinasi alternatif perlu terus ditingkatkan agar wisatawan tetap nyaman dan tidak membatalkan perjalanan ke Probolinggo,” ujarnya, Rabu (12/8/2026).

Hingga Rabu siang, kepulan asap masih terlihat dari sejumlah titik di kawasan Dingklik, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Sementara itu, akses wisatawan menuju kawah Bromo masih ditutup.

Wisatawan yang datang sementara diarahkan ke sejumlah destinasi penyangga, di antaranya Seruni Point, Bromo Sky Bridge, dan Air Terjun Madakaripura. Upaya ini dilakukan untuk menjaga aktivitas pariwisata di sekitar Bromo tetap berjalan di tengah penanganan kebakaran yang masih berlangsung.****

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Paradoks Durian RI: Menang Berat Buah, Keok Nilai Rupiah

28 September 2026 - 19:08 WIB

Gerbang Ekspor Terbuka, Durian Indonesia Siap Menjadi Kekuatan Baru di Pasar China

28 September 2026 - 18:56 WIB

Subsidi LPG 3 Kg Tahun 2027 Dipangkas Jadi Rp 103,05 Triliun, Volume Penyaluran Turun

28 September 2026 - 18:44 WIB

Kejar Target FLPP, Pemerintah Siapkan Akad Massal 71.000 Rumah Subsidi

27 September 2026 - 19:29 WIB

Beban Kontraktor Bertambah, Harga Semen dan Besi Beton di Jatim Terus Menanjak

27 September 2026 - 18:50 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Beras Masih di Atas HET, Cabai Naik

27 September 2026 - 18:38 WIB

ESDM Tegaskan Isu Pertalite Naik Hoaks, Harga Tak Berubah

25 September 2026 - 21:29 WIB

Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Beredar, Komdigi Buka Suara

25 September 2026 - 21:17 WIB

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Trending di Nasional