Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Mensos Saifullah Tinjau Pasuruan, Korban Banjir Rejoso Dibantu Rp 900 Juta

badge-check


					Menteri Sosial Saifullah Tusuf meninjau banjir di Rejoso Pasuruan, menyatakan akan bantu korban banjir Rjoso sebesar Rp 900 juta. instagram@pasuruan.kekinian Perbesar

Menteri Sosial Saifullah Tusuf meninjau banjir di Rejoso Pasuruan, menyatakan akan bantu korban banjir Rjoso sebesar Rp 900 juta. [email protected]

KREDONEWS.COM, PASURUAN– Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia Syaifullah Yusuf menyatakan menyiapkan anggaran bantuan sosial senilai Rp461 miliar bagi wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur untuk tahun anggaran 2025.

Dia menegaskan bahwa bantuan sosial tersebut diterima oleh 143.000 lebih Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dan program bantuan sosial lain.

“Untuk Kabupaten Pasuruan, Kemensos telah menyiapkan Rp461 miliar untuk 143 ribu KPM,” katanya di sela kunjungan ke posko banjir di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Minggu, 7 Desember saat meninjau banjir di wilayah itu.

Hal ini merupakan langkah Kemensos untuk membantu masyarakat Pasuruan yang berkekurangan untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Dalam kunjungan tersebut, ia mengatakan Kemensos turut menggelontorkan bantuan logistik senilai hampir Rp900 juta untuk korban banjir di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

“Untuk wilayah Kecamatan Rejoso dan sekitar yang terdampak, Kemensos memberikan bantuan senilai Rp900 juta untuk logistik bagi korban banjir,” ujarnya.

Syaifullah menjelaskan bantuan tersebut merupakan bantuan tahap awal yang disiapkan Kemensos selama masa kedaruratan di wilayah tersebut.

Dari data yang disampaikan Mensos, terdapat sekitar 200 kepala keluarga yang berada di posko pengungsian di Kecamatan Rejoso.

Keseluruhan pengungsi yang berada di sana merupakan warga Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.

Ia menekankan bahwa Kemensos akan memonitor bencana banjir tersebut hingga memasuki masa pasca-bencana.

Ia memastikan nantinya Kemensos membantu warga membangun infrastruktur yang rusak akibat terdampak banjir tersebut jika sudah memasuki masa pasca-bencana atau masa rehabilitasi.

“Kita akan lakukan asesmen terhadap warga yang rumahnya terdampak, baik yang kerusakannya parah maupun menengah, akan kami beri bantuan untuk membangun kembali infrastruktur,” kata Syaifullah.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (59): Masyarakat Rahasia Tiongkok

21 September 2026 - 22:40 WIB

Jaksa Tuntut 8 Tahun 6 Bulan, Pendukung Sudewo Ngamuk di PN Tipikor Jakarta

21 September 2026 - 22:16 WIB

Valuta Asing Rp2,8 M Disimpan di Plafon Rumah Madyopura Malang, Jejak Gatot Heroe Pejabat Dirjen Bea Cukai

21 September 2026 - 20:46 WIB

Arahan Prabowo, Bahlil Godok Strategi Konversi Batu Bara Jadi BBM

21 September 2026 - 19:12 WIB

Beras di Ritel Modern Kosong Imbas Fortifikasi Disetop, Mentan Buka Suara

21 September 2026 - 19:02 WIB

5 Kepsek SDN Tebingtinggi Dicopot, Gegara Tolak Serahkan Revitalisasi Rp2,44 M yang Ditunjuk Diknas

21 September 2026 - 18:04 WIB

PT Annisa Ahmada Diduga Pakai Sistem Ponzi: Rekrut 4.000 Pendaftar Umrah, Taksir Kerugian Rp120 M

21 September 2026 - 10:24 WIB

Pidato KH Hasan Abdullah Sahal: Kami Tidak Cari Muka, Pak Presiden Kami Tetap Pilih Pendidikan

20 September 2026 - 23:36 WIB

“Demam Ube” Menggila: Filipina Stop Eksport, Peluang Emas Ubi Ungu Indonesia Mendunia

20 September 2026 - 18:28 WIB

Trending di Nasional