Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

badge-check


					Suguhan pertandingan sepakbola Piala Dunia melahirkam acara nonton bareng di Indonesia. Melahirkan perputaran ekonomi langsung Rp5 triliun. Foto: ist Perbesar

Suguhan pertandingan sepakbola Piala Dunia melahirkam acara nonton bareng di Indonesia. Melahirkan perputaran ekonomi langsung Rp5 triliun. Foto: ist

Penulis: Sri Miryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWA.COM, JAKARTA – Ajang Piala Dunia FIFA 2026 ternyata tidak hanya menghadirkan hiburan semata, tapi juga mendorong perputaran ekonomi bagi masyarakat.

Berdasarkan kajian KADIN Indonesia, total dampak ekonomi langsung dan tidak langsung yang dihasilkan mencapai Rp5,03 triliun selama rangkaian turnamen berlangsung.

Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Pemberdayaan Ekonomi Daerah, Kukrit Suryo Wicaksono, menyebut manfaat ini merata ke berbagai lapisan, mulai dari perusahaan besar hingga pelaku UMKM.

“Tidak hanya sponsor atau iklan, hotel, restoran, kafe, pedagang makanan, hingga komunitas nonton bareng semuanya merasakan dampaknya,” ujarnya.

Rinciannya, sekitar Rp1,76 triliun berasal dari aktivitas iklan dan promosi penyiaran; Rp850 miliar dari kegiatan komersial luar siaran; dan penyumbang terbesar justru datang dari sektor HOREKA serta beragam acara rakyat yang mencapai Rp2,4 triliun.

Dampak ini juga diperkuat data pertumbuhan sektor akomodasi, makanan dan minuman yang naik 13,14% secara tahunan pada Triwulan I 2026.

Partisipasi masyarakat menjadi kunci bergeraknya roda ekonomi ini. Survei Lokadata terhadap 1.176 responden menunjukkan 78,1% warga mengikuti nonton bareng setidaknya satu kali, dengan rata-rata belanja Rp51 ribu sekali acara atau total sekitar Rp145 ribu sepanjang turnamen.

Uang itu sebagian besar mengalir ke belanja makanan, minuman, dan kebutuhan pendukung lain yang dikelola pelaku usaha kecil.

Masyarakat pun memuji peran TVRI sebagai penyiar resmi. Sebanyak 79,9% memberikan penilaian positif, dan 73% menyatakan rasa bangga.

Akses gratis, jeda iklan terbatas, serta jangkauan luas membuat momen ini menjadi milik bersama sekaligus penggerak ekonomi riil.

Rp5 Triliun
Direktur Utama TVRI Fiki Satari menyampaikan, keberhasilan ini adalah hasil kerja sama banyak pihak.

“Kami hanya menjaga amanah agar semua bisa menikmati pertandingan, dan dampak ekonomi yang muncul adalah bukti sinergi publik, pemerintah, dan dunia usaha,” ucapnya.

KADIN menilai, angka Rp5 triliun itu hanyalah dampak langsung. Masih ada efek lanjutan berupa peningkatan investasi peralatan elektronik, renovasi tempat usaha, hingga peluang ekonomi baru yang terbuka setelah ajang ini usai.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Agustiar Sabran Pamit dan Tidak Kembali, Massa Aksi Demo Segel Kantor Gubernur Kalteng

19 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Kartiyono 12 Tahun di Bapemperda Jombang: Pastikan Perda Sesuai Kebutuhan dan Hidup di Masyarakat!

19 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Diduga Bakar Lahan 800 M2, Warga Bareng Tangkap Pengamen dan Diikat di Tiang Listrik

19 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Menelisik Akar Terorisme (70): KKK Punya 4 Juta Anggota

19 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Kapolres Jombang Pantau Langsung Ketersediaan BBM di SPBU

19 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Kapolres Jombang, AKBP Yanto Mulyanto saat memantau langsung ketersediaan BBM di salah satu SPBU

Jombang Bersarung Empat Hari 19-22 Oktober, Peringati Hari Santri

19 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Empat Suporter PSS Sleman Tewas Kecelakaan di Tol Madiun

19 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Arab Saudi Umumkan Perpanjangan Penutupan Bandara Riyadh

19 Oktober 2026 - 00:09 WIB

Damkar Bergerak Lagi Atasi Kebakaran Usaha Sol Sepatu Karobelah Mojoagung

18 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Trending di News