Penulis: Arief Hendro Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JOMBANG- Potensi Car Free Day (CFD) di Jalan Veteran Kecamatan Mojoagung menjadi sorotan utama saat Komisi A DPRD Kabupaten Jombang menggelar hearing di Ruang Rapat Komisi A, Senin 13 April 2026.
Agenda utama dalam dengan pendapat itu pengawasan ini melibatkan Karang Taruna Mojoagung, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satpol PP, membahas relokasi jalan serta pengembangan CFD untuk mengatasi jalan rusak, minim penerangan, dan lalu lintas padat tanpa pengamanan memadai.
Usulan CFD dinilai mampu mendorong UMKM lokal sambil menciptakan ruang rekreasi masyarakat. Komisi A menekankan kajian mendalam, koordinasi lintas OPD, serta konsep matang agar tidak memicu masalah baru di lalu lintas, keamanan, dan ketertiban umum.
Sebagai pembanding, CFD di Jombang lain telah terbukti sukses: di Kecamatan Diwek (setiap Minggu pagi sejak 2024), partisipasi mencapai 500-1.000 orang dengan 20+ pedagang UMKM aktif, tingkatkan omzet 30% (data Dishub Jombang Q1 2026).
Sementara di Kabupaten Mojoanyar (bulanan sejak 2025), CFD kurangi kemacetan 15% dan libatkan 15 UMKM, meski tantangan penerangan diatasi via sponsorship (laporan Satpol PP 2026).
Lokasi CFD
-
Ploso: CFD Utara Brantas di Jl. Panglima Sudirman, dirintis 2025 dan rutin tiap Minggu untuk dorong UMKM.
-
Mojoagung: CFD tingkat desa di Tanggalrejo, fokus pasar ramadan dan rekreasi lokal.
-
Tembelang: Kegiatan CFD terkait posyandu sehat di Puskesmas Jatiwates.
CFD di pusat kota Jombang (KH Wahid Hasyim) pernah rutin tapi sempat dihentikan; wilayah utara Brantas jadi yang terbaru. Data ini dari laporan Pemkab dan media lokal, tapi belum ada daftar resmi lengkap semua kecamatan.
Agenda kedua, Komisi A menerima silaturahmi Yayasan Jiwa Pelopor Reclassering Suhada Abdi untuk sinergi dengan Pemkab Jombang.
Yayasan paparkan program pendampingan hukum, pemberdayaan UMKM, dan penguatan nilai sosial-budaya, soroti isu narkoba, kenakalan remaja, serta lonjakan perceraian di Jombang.
Komisi A menyambut positif yayasan sebagai mitra strategis. DPRD tekankan regulasi daerah siap pakai, dengan penguatan koordinasi OPD untuk optimalisasi program sosial. **







