Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JATIM– Dua buruh tani di Jombang, Jawa Timur, menjadi korban sambaran petir saat bekerja di sawah. Satu korban meninggal dunia, sementara yang satu lagi dirawat di rumah sakit.
Insiden terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026, sekitar pukul 15.00 WIB di area persawahan Dusun Ngemprak, Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Jombang.
Korban sedang memanen dan mengangkut padi saat hujan deras mengguyur, diikuti sambaran petir yang mengenai mereka.
Korban meninggal berinisial Joni, 40 , warga Dusun Sini, Desa Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan. Rekannya, Slamet, 50, warga Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, mengalami luka bakar dan kehilangan kesadaran, tapi kini dirawat di RSUD Jombang.
Kapolsek Kesamben, AKP Niswan, memperingatkan masyarakat untuk waspada terhadap cuaca ekstrem, terutama di lahan terbuka. Jenazah korban J sudah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan, sementara pemeriksaan dilakukan oleh polisi dan tenaga kesehatan.
Kronologi kejadian sambaran petir di Jombang terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026, pukul 15.00 WIB, di persawahan Dusun Ngemprak, Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben.
Dua buruh tani, berinisial J (36) dan S, sedang memanen serta mengangkut padi secara borongan di lahan milik warga bernama Sholin. Aktivitas sempat terhenti karena hujan deras, tapi dilanjutkan setelah cuaca reda.
Tak lama kemudian, petir menyambar area sawah dan mengenai keduanya. J langsung meninggal di tempat akibat luka bakar parah, sementara Slamet dikabarkan dalam kondisi stabil, dalam perawatan medis di RSUD Jombang untuk perawatan. **







