Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Dewan Energi Nasional: Stok BBM Aman Jelang Lebaran

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-M. Kholid Syeirazi anggota Dewan Energi Nasional (DEN) menyampaikan bahwa pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional saat ini masih stabil dan mencukupi.

Cadangan 20 – 23 hari yang disebut sebelumnya, merupakan cadangan operasional yang disediakan badan usaha seperti Pertamina, bukan berarti setelah itu BBM akan habis di pasaran.

“Untuk itu, masyarakat diminta tenang, tidak panik dan tidak melakukan penimbunan karena justru berdampak buruk terhadap ekonomi,” ujar Kholid dikutip dari Antara, Minggu (8/3/2026).

Kholid mengatakan, terdapat tiga jenis cadangan energi yaitu cadangan strategis, cadangan penyangga energi, dan cadangan operasional. Untuk cadangan operasional merupakan cadangan stok yang disediakan oleh badan usaha dalam hal ini Pertamina yang sifatnya sirkuler sehingga kalau terpakai disediakan stok untuk dipasok lagi dari sumber-sumber impor.

Sementara cadangan penyangga energi bersifat mandatori yang harus disediakan pemerintah sesuai keuangan negara. Ketentuan tersebut diatur melalui Perpres Nomor 96 tahun 2024 tentang Cadangan Penyangga Energi (CPE) yang harus disediakan oleh pemerintah.

Oleh karena itu masyarakat dihimbau agar tidak panik karena karena Pertamina akan tetap menjaga ketersediaan cadangan BBM dan terus melakukan stabilisasi stok. Serta kondisi BBM saat ini dipastikan terus tersedia hingga menjelang Lebaran 2026.

”Jadi saya mengimbau kepada masyarakat tidak perlu panik. Yang disebut sekitar 20 hari itu stok sirkuler. Jadi keluar masuk. Begitu ada barang keluar, ada barang yang masuk,” kata Kholid.

Apalagi Pertamina saat ini masih menghasilkan minyak melalui pengeboran ataupun eksplorasi serta terus melakukan penambahan cadangan.

Sementara itu, Komaidi Notonegoro Direktur Eksekutif ReforMiner Institute menegaskan kembali bahwa cadangan 20 hari yang dimaksud merupakan bagian dari cadangan operasional, yakni stok yang tersimpan dalam fasilitas penyimpanan.

”Masyarakat tidak perlu khawatir. Karena yang namanya 20 hari, tidak kemudian 20 hari ke depan habis. Tapi ketika dijual, katakanlah hari ini dijual seribu, Pertamina akan mendatangkan juga seribu, bahkan lebih. Karena mereka berkepentingan, bisnis mereka running terus,” tegasnya.

Bahkan menurutnya cadangan tersebut justru memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan beberapa negara lain seperti Vietnam 15 hari cadangan operasionalnya dan Laos hanya 10 hari.

Untuk itu Komaidi mengharapkan masyarakat saat ini agar merasa tenang karena Pertamina tentunya sudah mempersiapkan pendistribusian dengan baik melalui Satgas Ramadhan dan Idul Fitri. Lebih lanjut ia juga menyebut ketersediaan di masing-masing wilayah pun aman.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Cabai Rawit Merah Rp109.000 per Kg, Telur Ayam di Rp29.500 per Kg

29 September 2026 - 21:08 WIB

Urai Macet Ketapang-Gilimanuk, Jatim Revitalisasi Dermaga Bulusan Rp6 Miliar

29 September 2026 - 20:14 WIB

Paradoks Durian RI: Menang Berat Buah, Keok Nilai Rupiah

28 September 2026 - 19:08 WIB

Gerbang Ekspor Terbuka, Durian Indonesia Siap Menjadi Kekuatan Baru di Pasar China

28 September 2026 - 18:56 WIB

Subsidi LPG 3 Kg Tahun 2027 Dipangkas Jadi Rp 103,05 Triliun, Volume Penyaluran Turun

28 September 2026 - 18:44 WIB

Kejar Target FLPP, Pemerintah Siapkan Akad Massal 71.000 Rumah Subsidi

27 September 2026 - 19:29 WIB

Beban Kontraktor Bertambah, Harga Semen dan Besi Beton di Jatim Terus Menanjak

27 September 2026 - 18:50 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Beras Masih di Atas HET, Cabai Naik

27 September 2026 - 18:38 WIB

ESDM Tegaskan Isu Pertalite Naik Hoaks, Harga Tak Berubah

25 September 2026 - 21:29 WIB

Trending di Nasional