Penulis: Agus Raka | Editor: Gandung Kardiyono
KREDONEWS.COM, SINGAPURA – Telok Kurau Studios Gallery, Singapura, resmi membuka pameran internasional bertajuk Inter/Act (7–22 Maret 2026).
Ajang ini menjadi ruang pertemuan lintas budaya antara seniman kontemporer Indonesia dan Singapura, merayakan kreativitas sekaligus memperkuat jejaring seni regional.
Diselenggarakan oleh Modern Art Society Singapura (MASS) bersama Kotak Art Collective Indonesia, Inter/Act lahir dari serangkaian kolaborasi artistik di dua kota.
Misinya memperluas cakrawala seni Asia Tenggara dan membangun jembatan antar seniman.

Pameran Inter/Act, mempertemukan seniman kontemporer Indonesia dan Singapura. Foto: Ist
Dari Indonesia, sembilan nama besar turut hadir, termasuk Nasirun, Ugo Untoro, Budi Ubrux, dan Agus Baqul Purnomo.
Sementara dari Singapura tampil Abu Jalal Sarimon, Ezzam Rahman, Yeo Shin Yun, serta sejumlah seniman lain.
Karya yang dipamerkan mencakup lukisan, instalasi, patung, media campuran, hingga eksperimen kontemporer menciptakan lanskap seni yang kaya, berlapis, dan penuh dialog.
“Melalui pameran ini, kami ingin memperluas jaringan dengan seniman internasional, terutama dengan galeri dan seniman di Singapura,” ujar Agus Baqul Purnomo.
Selepas Singapura, Inter/Act akan berlanjut di Yogyakarta (17–28 Juni 2026).
Galeri Jogja akan menjadi tuan rumah bagi pertemuan budaya yang lebih luas, menegaskan posisi Yogyakarta sebagai jantung ekosistem seni Indonesia sekaligus memperkaya pertukaran budaya Asia Tenggara.**










