Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, ITALIA– Kapal induk Incrociatore Tecnologico Scelto (ITS) Giuseppe Garibaldi, ITS berarti “Cruiser Teknologi Terpilih” dalam bahasa Italia, dilaporkan sudah selesai menjalani up-grade, dan sedang dalam tahap akhir persiapan di Pelabuhan Taranto, Italia, segera dikirim ke Indonesia guna memperkuat TNI Angkatan Laut.
Indonesia telah memfinalisasi kesepakatan pembelian kapal induk ringan Giuseppe Garibaldi (C-551) sejak September 2025, dengan persetujuan pembiayaan hingga 450 juta dolar AS dari Kementerian PPN/Bappenas.
Kapal legendaris ini dipensiunkan Italia pada 2024 setelah 40 tahun bertugas dan kini menjalani upgrade khusus untuk kebutuhan Indonesia, termasuk transformasi di stasiun Angkatan Laut Mar Grande, Taranto.
Postingan terbaru dari komunitas dan Angkatan Laut Italia (Marina Militare) menyebut kapal sedang “menunggu keberangkatan ke Asia Tenggara” untuk penyerahan akhir kepada TNI AL, dengan laporan Februari 2026 mengonfirmasi kesiapan berlayar. Belum ada konfirmasi resmi dari Kementerian Pertahanan RI atau TNI AL terkait jadwal kedatangan.
KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali menyatakan minat awal untuk OMSP seperti bantuan kemanusiaan, pengawasan maritim, dan logistik laut di wilayah laut Indonesia yang luas, sejalan dengan langkah menuju blue water navy. Kapal ini dilengkapi rudal dan memiliki sisa operasional 15-20 tahun pasca-perbaikan oleh Fincantieri.
Spessifikasi
- Kapal memiliki panjang 180,2 meter, lebar 33,4 meter, dan draft 7,4 meter. Perpindahan standar 9.968 ton, penuh 14.000 ton, dengan dek penerbangan off-axis sepanjang 174 meter dan lebar 30,4 meter plus ski-jump 6,5 derajat untuk STOVL.
- Ditenagai 4 turbin gas LM2500 (CODAG), menghasilkan 81.000 hp pada dua poros. Kecepatan maksimum 30 knot (56 km/jam), jarak jelajah 7.000 mil laut pada 20 knot.
- Mampu angkut 16 AV-8B Harrier II plus 2 helikopter SAR, atau hingga 18 helikopter (Agusta). Hanggar muat 6-8 pesawat atau 8-12 helikopter; total kru sekitar 830 personel (550 kapal, 180 udara, 100 staf).*
- Rudal Aspide/RIM-7 Sea Sparrow (8 peluncur), 4 meriam Oto Melara 40 mm DARDO CIWS, 6 tabung torpedo 324 mm (Otomat Mk 2). Dilengkapi radar udara, navigasi, sonar ASW, dan sistem peperangan elektronik. **







