Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

OJK dan BEI Suspen Perdagangan 38 Saham, Ini Daftar Lengkapnya

badge-check


					Rentetan pengaruh MSCI terhadap pasar modal Indonesia, sejak 1 Feberuari 2026, OJK dan BEI melakukan suspen terhadap perdaganagn 38 macam saham di bursa BEI. Foto: Instagram@ngomonginuang Perbesar

Rentetan pengaruh MSCI terhadap pasar modal Indonesia, sejak 1 Feberuari 2026, OJK dan BEI melakukan suspen terhadap perdaganagn 38 macam saham di bursa BEI. Foto: Instagram@ngomonginuang

Penulis: Tanasyafira Libas Tirani  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di bawah Plt Ketua Frederica Widyasari Dewi dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumcan penindakan tegas terhadap praktik saham gorengan untuk menjaga integritas pasar modal Indonesia.

Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung merespons dengan menangguhkan perdagangan 38 saham emiten yang gagal memenuhi ketentuan free float per 31 Desember 2025.

Suspensi saham berarti penghentian sementara perdagangan saham tertentu oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), sehingga investor tidak dapat membeli atau menjualnya hingga status dicabut.

Penangguhan 38 saham oleh BEI akibat pelanggaran aturan free float mulai berlaku efektif pada sesi I tanggal 1 Februari 2026, setelah pengumuman resmi pada 31 Januari 2026.​​

Penangguhan diberlakukan sementara hingga emiten memenuhi ketentuan free float atau dievaluasi ulang oleh BEI, disertai Peringatan Tertulis III dan denda Rp50 juta per emiten. Hingga 3 Februari 2026, suspensi masih aktif tanpa pengumuman penabutan massal.​

Tindakan ini merupakan bagian dari kampanye OJK dan Menko Perekonomian untuk anggota saham gorengan, dengan pemantauan ketat sejak akhir Januari 2026. BEI menegaskan suspensi bukan semata-mata terkait “gorengan” tetapi mematuhi free float per 31 Desember 2025.​

OJK memulai penyelidikan besar-besaran terhadap manipulasi harga saham, termasuk peran pengaruh, menyusul anjloknya IHSG pada akhir Januari 2026 yang memicu dugaan saham gorengan. Menko Perekonomian menegaskan dukungan penuh pemerintah, termasuk transparansi kepemilikan saham dan penegakan hukum ketat. Langkah ini juga didukung rencana investigasi pidana oleh Bareskrim Polri.​

Alasan Suspensi BEI

Penangguhan diberlakukan karena emiten tidak memenuhi ketentuan V.1.1 dan/atau V.1.2 Peraturan Bursa Nomor IA tentang Pencatatan Saham terkait free float (saham publik). BEI juga menjatuhkan Peringatan Tertulis III dan denda Rp50 juta per emiten; penangguhan berlaku hingga perusahaan memenuhi syarat atau evaluasi berikutnya. Sebanyak 23 saham disuspensi di seluruuh pasar, sisanya diregulasi dan taunai.​

Daftar 38 Saham Tersuspensi

Kode Saham Nama Perusahaan Cakupan Suspensi
ALMI PT Alumindo Industri Logam Ringan Tbk Seluruh pasar​
CBMF PT Cahaya Bintang Medan Tbk Seluruh pasar​
BIARAWAN PT Cowell Development Tbk Seluruh pasar​
KESEPAKATAN PT Dewata Freightinternational Tbk Reguler dan tunai​
BEBEK PT Jaya Bersama Indo Tbk Seluruh pasar​
ETWA PT Eterindo Wahanatama Tbk Seluruh pasar​
FASW PT Fajar Surya Wisesa Tbk Reguler dan tunai​
GAMA PT Aksara Global Development Tbk Reguler dan tunai​
HKMU PT HK Metals Utama Tbk Seluruh pasar​
JSKY PT Sky Energy Indonesia Tbk Reguler dan tunai​
KAYU PT Darmi Ber saudara Tbk Seluruh pasar​
KBRI PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk Seluruh pasar​
KIAS PT Keramika Indonesia Asosiasi Tbk Reguler dan tunai​
LCGP PT Eureka Prima Jakarta Tbk Seluruh pasar​
LMSH PT Lionmesh Prima Tbk Reguler dan tunai​
MABA PT Marga Abhinaya Abadi Tbk Seluruh pasar​
MAGP PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk Reguler dan tunai​
MFMI PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk Reguler dan tunai​
MTRA PT Mitra Pemuda Tbk Seluruh pasar​
MTM PT Metro Realty Tbk Reguler dan tunai​
MYTX PT Asia Pacific Investama Tbk Reguler dan tunai​
NUSA PT Sinergi Megah Internusa Tbk Reguler dan tunai​
PIRING PT Polaris Investama Tbk Seluruh pasar​
PLIN PT Plaza Indonesia Realty Tbk Reguler dan tunai​
RIMO PT Rimo Internasional Lestari Tbk Seluruh pasar​
RSGK PT Kedoya Adyaraya Tbk Reguler dan tunai​
SBAT PT Sejahtera Bintang Abadi Tekstil Tbk Seluruh pasar​
SIMA PT Siwani Makmur Tbk Seluruh pasar​
SKYB PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk Reguler dan tunai​
SMCB PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Reguler dan tunai​
SUGI PT Sugih Energy Tbk Seluruh pasar​
SUPR PT Solusi Tunas Pratama Tbk Reguler dan tunai​
TEKNOLOGI PT Indosterling Technomedia Tbk Seluruh pasar​
MAINAN PT Sunindo Adipersada Tbk Seluruh pasar​
TRIL PT Trivina Insanlestari Tbk Seluruh pasar​
TRIO PT Trikomsel Oke Tbk Seluruh pasar​
SATUAN PT Nusantara Inti Corpora Tbk Seluruh pasar​
WICO PT Wicaksana Luar Negeri Internasional Tbk Reguler dan tunai​
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tibatiba Angin Berbalik Arah, Empat Relawan Tewas Terbakar Saat Padamkan Kebakaran Hutan Bromo

16 Oktober 2026 - 14:15 WIB

OTT ke 23 KPK Ringkus Bupati Klaten, Wajar Ismoyo: Warga Masyarakat Saya Mohon Maaf

16 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Terlibat Kasus OTT ATR/BTN Bogor, Hercules Serahkan Rp800 Juta kepada KPK

16 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Lantik Empat Wamen Baru, Kabinet Prabowo 112 Orang tapi Kabinet Dwikora Bung Karno Sebanyak132 Orang

15 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hakim Fitrizal Lahirkan Yurisprudensi Baru: Yogi Mentawai Divonis Bersalah, tetapi Dimaafkan

15 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Menteri Sosial Ungkap Warga RI yang Kebagian HP Gratis dari Pemerintah

15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU Surabaya

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Menelisik Akar Terorisme (69): Kekaisaran yang Tidak Terlihat

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Nekad Gadaikan Motor Teman, Pria Dukuhklopo Diringkus Polisi

15 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Trending di News