Menu

Mode Gelap

News

Gudang Berisi 300 Ton Tembakau Terbakar Habis di Candijati Jember, Prediksi Kerugian Rp 9-15 Miliar

badge-check


					Pasukan Damkar Jember berjibaku memadamkan kebakaran besar menimpa sebuah gudang berisi 300 toin tembakau, terjadi di desa Candijati, Arjasa, Jember, yang baru bisa dipadamkan Minggu pagi 1 Februari 2026. Foto: Instagram@damkarjember Perbesar

Pasukan Damkar Jember berjibaku memadamkan kebakaran besar menimpa sebuah gudang berisi 300 toin tembakau, terjadi di desa Candijati, Arjasa, Jember, yang baru bisa dipadamkan Minggu pagi 1 Februari 2026. Foto: Instagram@damkarjember

Penulis: Sri Muryanto  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MALANG – Kebakaran gudang 300 ton tembakau terjadi  di Candijati, Jember, 31 Januari 2026 tengah malam di Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember. Diprediksi kerugian mencapai Rp 9-15 miliar.

Pasukan Damkar Jember itu baru bisa dituntaskan 1 Februari 2026. Kobaran yang cepat membesar karena material gudang mudah terbakar dan tumpukan daun tembakau kering di dalamnya. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) dari Jember langsung sigap dikerahkan ke lokasi.

Gudang berada di wilayah Candijati, Arjasa, yang dekat dengan area perkebunan tembakau di Jember. Tidak ada korban jiwa dilaporkan, tetapi seluruh isi gudang hangus, menyebabkan kerugian material signifikan. Upaya pemadaman dilakukan secara intensif oleh tim Damkar setempat.

Penyebab pasti masih diselidiki, tapi mirip kasus serupa di Jember sebelumnya, kemungkinan konsleting listrik atau faktor mudah terbakar seperti angin kencang. Polisi dan tim Inafis kemungkinan akan olah TKP untuk konfirmasi.

Gudang tembakau yang terbakar di Candijati, Jember, tidak disebutkan pemiliknya secara eksplisit dalam laporan berita terkini. Informasi dari sumber lokal hanya menyebutkan lokasi di Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, dan proses penyelidikan yang sedang berlangsung.

Beberapa laporan menyebut gudang serupa di wilayah Jember terkait perusahaan seperti ITC atau penyimpanan tembakau umum, tapi tidak ada konfirmasi nama pemilik untuk kasus Candijati ini. Penyelidikan polisi dan Damkar masih dilakukan untuk aspek kerugian dan penyebab, termasuk identifikasi pemilik.

Hingga 1 Februari 2026, belum ada pernyataan resmi dari pemilik atau otoritas terkait identitasnya. Kerugian diperkirakan miliaran rupiah karena 2.000 m² gudang dan tembakau kering hangus.

Kerugian akibat kebakaran gudang tembakau di Candijati, Jember, belum dirinci secara pasti dalam laporan terkini. Seluruh gudang beserta 300 ton tembakau hangus terbakar, tapi estimasi belum diumumkan resmi.

Kasus serupa di Jember sebelumnya menunjukkan kerugian ratusan juta hingga miliaran rupiah, tergantung luas dan isi gudang. Untuk insiden 31 Januari 2026 ini, proses inventarisasi masih dilakukan oleh polisi dan pemilik setelah pendinginan lokasi.

Aris Setiawan dari Damkar Pemkab Jember memberikan keterangan terkait kebakaran gudang tembakau di Candijati. Ia menjelaskan kronologi penanganan, termasuk waktu kedatangan tim dan tantangan pemadaman.

Aris Setiawan, anggota Mako A Damkarkat Pemkab Jember, mengonfirmasi bahwa dua gudang seluas 2.000 m² hangus terbakar akibat tembakau kering yang mudah menyala.

Tim mengerahkan 14 personel dan tiga unit armada, dengan pemadaman berlangsung lebih dari enam jam hingga pukul 06.45 WIB.

Ia menyatakan tidak ada korban jiwa atau luka, meski kerugian material diperkirakan miliaran rupiah dan masih dihitung bersama polisi. Penyelidikan penyebab terus dilakukan oleh Damkar dan kepolisian.

Timeline Kronologi

  • 00.00 WIB: Kobaran api pertama kali terlihat di gudang seluas 2.000 m² di Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, kemungkinan bermula dari sisi belakang.

  • Segera setelahnya: Warga melaporkan kejadian; tim Damkar Jember dikerahkan dengan 14 personel dan 3 unit armada.

  • 00.30-06.45 WIB: Proses pemadaman intensif berlangsung lebih dari 6 jam karena tembakau kering mudah menyala; api berhasil dikendalikan pagi hari.

  • Setelah pendinginan: Polisi dan Damkar olah TKP; Aris Setiawan (Damkar Pemkab Jember) beri keterangan soal kronologi dan tidak ada korban jiwa.​ **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menkes: Setiap Dua Menit, Satu Orang Meninggal Karena Kanker

4 Februari 2026 - 15:55 WIB

Siklon Tropis Ternyata Punya Manfaat bagi Bumi

4 Februari 2026 - 15:07 WIB

Guru Honorer Blitar Unggah Gaji Rp144 Ribu, Viral di Instagram

4 Februari 2026 - 12:07 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Saham Gorengan PT MML

4 Februari 2026 - 11:06 WIB

Terjadi Gejolak Pasar, Pegadaian Punya Aplikasi Tring Solusi Digital Investasi Emas

4 Februari 2026 - 10:01 WIB

Langkah Baru Bansos: Mojokerto Jadi Kota Pilot Project

4 Februari 2026 - 08:59 WIB

Child Grooming Sewa Pacar 1 Jam, Polisi Tasikmalaya Tahan Konten Kreator Shandy Logay

3 Februari 2026 - 21:19 WIB

Perintah Presiden Prabowo Cespleng: 2.600 Orang Bergerak Bersihkan Sampah di Pantai Kuta dan Kedonganan Bali

3 Februari 2026 - 20:43 WIB

Ini Daftar Diskon Lebaran 2026: Pesawat, Kereta, Kapal hingga Tol

3 Februari 2026 - 20:22 WIB

Trending di Nasional