Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Polisi Meringkus ASN Pemkab Gresik Pelaku Pelempar Bus Trans Jatim, karena Emosi Hampir Terserempet

badge-check


					Polisi mernangka[ seorang pria berinisial SD, 30, sebagai tersangka pelaku pelemparan bus Trans Jatim. Dia seorang ASN di Pemkab Gresk. Foto: dok/ polres gresik Perbesar

Polisi mernangka[ seorang pria berinisial SD, 30, sebagai tersangka pelaku pelemparan bus Trans Jatim. Dia seorang ASN di Pemkab Gresk. Foto: dok/ polres gresik

Penulis: Sanny    |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, GRESIK– Polisi Resor Gresik berhasil menangkap tersangka pelemparan batu ke bus Trans Jatim Koridor IV di wilayah Manyar pada 15 Januari 2026.

Pelaku adalah oknum ASN berinisial SD (49-50 tahun), PNS di Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Pemkab Gresik, warga Kecamatan Sidayu.

Rilis lanjutan muncul pada 16-17 Januari 2026, termasuk motif dan status hukum, melalui wawancara Kanit Resmob Ipda Andi Muh. Asyraf Gunawan.

Polisi Resor Gresik berhasil meringkus tersangka pelemparan batu ke bus Trans Jatim dalam waktu kurang dari 12 jam berkat kerja cepat Unit Resmob Satreskrim.

Tim yang dipimpin Kanit Resmob Ipda Andi Muh. Asyraf Gunawan langsung olah TKP usai laporan sopir bus sekitar pukul 06.30 WIB pada 15 Januari 2026.

Mereka telusuri rekaman CCTV sekitar Jalan Raya Daendels Manyar serta dashcam internal bus Trans Jatim JTM 404, yang terekam jelas aksi pelaku.

Dari footage, polisi lakukan profiling kendaraan: motor Honda Stylo hijau nopol W-3662-FQ, helm SHEL, dan jaket merah pelaku. Kasatreskrim AKP Arya Widjaya konfirmasi identifikasi ini memungkinkan penelusuran cepat ke pemilik motor di Sidayu.

Sekitar pukul 16.20 WIB hari yang sama, tim amankan pelaku tanpa perlawanan di kantor Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Pemkab Gresik tempat ia bekerja sebagai ASN inisial SD.

Insiden terjadi sekitar pukul 06.00-06.16 WIB di Jalan Raya Daendels, Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, sebelum Jembatan Gladak Manyar.
Saat berkendara motor Honda Stylo (nopol W-3662-FQ) dari Sidayu ke Gresik, pelaku merasa hampir tertabrak bus Trans Jatim JTM 404 (arah Gresik-Lamongan, angkut 18 penumpang) yang menyalip dan memakan jalur.
Emosi, ia lempar batu yang sudah dibawa dari rumah, sehingga kaca samping kanan bus pecah dan penumpang panik, meski tak ada luka.

Proses Penangkapan

Polres Gresik via Unit Resmob Satreskrim identifikasi pelaku lewat CCTV TKP, dashcam bus, dan profiling kendaraan dalam hitungan jam. Pelaku ditangkap pukul 16.20 WIB di tempat kerjanya tanpa perlawanan, kurang dari 12 jam pasca-laporan.

Pelaku SD mengaku kesal karena sering “dipepet” bus serupa sebelumnya. Barang bukti disita: motor Honda Stylo hijau, helm SHEL, jaket merah, dan batu.

Dijerat Pasal 521 KUHP UU No. 1/2023 tentang perusakan barang orang lain yang membahayakan keselamatan umum. Kini disidik di Mapolres Gresik; polisi imbau hindari main hakim sendiri di jalan.

Pelaku hanya diidentifikasi dengan inisial SD, usia 49-50 tahun, warga Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Gresik. Ia bekerja sebagai PNS di Dinas Penanaman Modal dan Perizinan (DPMP) Pemkab Gresik.

Kronologi 

Berikut urutan peristiwa secara point-to-point berdasarkan laporan polisi dan media pada 15-16 Januari 2026:

  1. Pagi hari, ~06.00-06.16 WIB (15/1/2026): Pelaku (inisial SD, 49-50 tahun) naik motor Honda Stylo (nopol W-3662-FQ) dari Sidayu menuju Gresik kota.

  2. Lokasi TKP: Jalan Raya Daendels, Desa Banyuwangi, Kec. Manyar, Gresik (sebelum Jembatan Gladak Manyar/JIIPE).

  3. Kontak awal: Bus Trans Jatim Koridor IV (kode JTM 404, arah Gresik-Lamongan Paciran, angkut 18 penumpang) menyalip kendaraan lain hingga memakan jalur pelaku.

  4. Reaksi pelaku: Merasa hampir tertabrak bus ugal-ugalan, pelaku emosi dan lempar batu (sudah dibawa dari rumah) ke kaca samping kanan bus.

  5. Dampak langsung: Kaca bus pecah, penumpang panik tapi tak ada korban luka; bus lanjut perjalanan.

  6. ~06.30 WIB: Sopir bus lapor ke Polres Gresik; Unit Resmob Satreskrim olah TKP, cek CCTV sekitar dan dashcam bus.

  7. Siang-sore (15/1): Polisi identifikasi pelaku via profiling motor, CCTV, dan dashcam dalam hitungan jam.

  8. 16.20 WIB (15/1 atau 16/1): Pelaku ditangkap tanpa perlawanan di kantor DPMP Pemkab Gresik.

  9. Barang bukti disita: Motor hijau, helm SHEL, jaket merah, batu.

  10. Pengakuan: Pelaku akui kesal karena sering “dipepet” bus serupa; kini disidik Pasal 521 KUHP (perusakan membahayakan keselamatan). **

En lien
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menteri PKP Pastikan Tak Ada Kenaikan Bunga KPR Subsidi Meski BI-Rate Naik

19 Juni 2026 - 21:37 WIB

Listrik Sebagian Jawa Padam Lagi, PLN Singgung Kendala Pembangkit

19 Juni 2026 - 21:18 WIB

Diskon Tarif 30% Kereta Ekonomi Berlaku Mulai Besok

19 Juni 2026 - 20:58 WIB

Kasus Korupsi di BGN, Pengacara Krisna Murti: Sony Sanjaya Prosedural, selalu Lapor dan Dibawah Pengawasan NSD

19 Juni 2026 - 17:05 WIB

Bantuan 9 Paket Senilai Rp1,48 M untuk Pengembangan Ayam Petelur Jombang

19 Juni 2026 - 13:29 WIB

Menelisik Akar Terorisme (21): Penjahat Jadi Simbol Perlawanan Rakyat

19 Juni 2026 - 12:43 WIB

Polisi Tahan Oknum Guru SMK di Pare, Pakai Akun Cewek untuk Berbuat Cabul kepada Siswanya

19 Juni 2026 - 05:40 WIB

Kiai Said dan Kiai Imjaz Serukan Pesantren Sudah Saatnya Menjadi Top of the Mind Masa Depan

19 Juni 2026 - 05:14 WIB

Tour de Mawil-4, 50 Aktivis Lingkungan Bersihkan Pesisir Taman Penyu Tatar Sepang Sumbawa Barat

18 Juni 2026 - 21:01 WIB

Trending di News