Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Surabaya Siap Wujudkan Jalur Rel Modern

badge-check


					Dubes Jerman saat tinjau Pasar Turi (suarasurabaya.net) Perbesar

Dubes Jerman saat tinjau Pasar Turi (suarasurabaya.net)

Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM SURABAYA-Surabaya semakin menegaskan langkahnya menuju kota dengan sistem transportasi massal modern. Jumat (9/1/2026), Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste, bersama delegasi Uni Eropa, KfW (Bank Pembangunan Jerman), Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya, serta KAI Daop 8 Surabaya meninjau langsung progres pembangunan Surabaya Regional Railway Line (SRRL) Fase I-B di Stasiun Surabaya Pasarturi.

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting, menandai dukungan internasional terhadap proyek ambisius yang diharapkan mampu mengurai kemacetan kota. Sebelum turun ke lapangan, rombongan lebih dulu bertemu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi untuk membahas kesiapan daerah dalam mendukung pembangunan transportasi berbasis rel.

Selain meninjau Stasiun Pasarturi dan terowongan mall, tim juga memeriksa persimpangan jalur di Pos Segitigamesigit, titik krusial yang menghubungkan jalur menuju Stasiun Kalimas dan Stasiun Surabaya Gubeng. Pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan tidak ada hambatan teknis yang dapat mengganggu kelancaran proyek.

Kepala BTP Kelas I Surabaya, Denny Michels Adlan, menegaskan bahwa pengerjaan SRRL tetap berjalan sesuai jadwal. Ia menekankan bahwa proyek ini sejalan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Surabaya, terutama dalam menghadapi kepadatan lalu lintas di kawasan utama kota. Menurutnya, konsep angkutan massal cepat berbasis rel akan menjadi solusi nyata bagi beban jalan raya, khususnya di jalur padat seperti Jalan Darmo hingga Bundaran Waru.

“Surabaya sudah sangat membutuhkan ini. Kami siap mendukung dan menyelesaikan pekerjaan jalur ganda lintas selatan Jawa segmen Wonokromo–Sepanjang untuk mendukung SRRL juga,” ujar Denny seperti dikutip suarasurabaya.net.

Dengan dukungan pemerintah daerah, lembaga internasional, dan komitmen teknis dari BTP, proyek SRRL diharapkan menjadi tonggak baru bagi wajah transportasi perkotaan Surabaya. Kehadirannya bukan hanya sekadar infrastruktur, melainkan simbol transformasi kota menuju mobilitas modern yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik

24 September 2026 - 19:48 WIB

Sekolah Negeri Bakal Digratiskan, Mendikdasmen: Dimulai dari TK hingga Kuliah

23 September 2026 - 20:43 WIB

Warga RI Usia 17 Tahun Bakal Dapat Rp 50 Ribu, Pemerintah Siapkan Rp 3,8 T

23 September 2026 - 19:59 WIB

Pastikan Sesuai Spek, LSM Seven Gab Bersama Dinas PU Sidoarjo Pantau Proyek Jalan Bluru

23 September 2026 - 10:27 WIB

PHK Massal Bayangi Industri Keramik Jatim Imbas Pasokan Gas Terbatas

22 September 2026 - 20:36 WIB

Pemprov Jatim Amankan 411 Aset Idle dari Ancaman Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:07 WIB

Arahan Prabowo, Bahlil Godok Strategi Konversi Batu Bara Jadi BBM

21 September 2026 - 19:12 WIB

Beras di Ritel Modern Kosong Imbas Fortifikasi Disetop, Mentan Buka Suara

21 September 2026 - 19:02 WIB

Trending di Nasional