Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Semeru Ngamuk Lagi Erupsi Semburkan Awan 2.000 M Hindari Radius 5 KM

badge-check


					Rekaman erupsi Gunung Semeru, Jumat 9 Januari 2026. Terjadi semburan awan panas, hingga 2.000. Bupati Lumajang, menyatakan radius 5 km masih aman, warga masyarakat terus diimbau waspada. Foto: PMVBG-BG-KE-ESDM Perbesar

Rekaman erupsi Gunung Semeru, Jumat 9 Januari 2026. Terjadi semburan awan panas, hingga 2.000. Bupati Lumajang, menyatakan radius 5 km masih aman, warga masyarakat terus diimbau waspada. Foto: PMVBG-BG-KE-ESDM

Penulis: Sri Muryanto   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWW.COM, LUMAJANG– Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi signifikan pada Jumat, 9 Januari 2026, pukul 15.13 WIB, dengan awan panas guguran (APG) meluncur sejauh 2.000 meter.​

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat kolom abu mencapai ±2.000 meter di atas puncak (total ±5.676 mdpl), berwarna kelabu tebal, dan mengarah ke utara serta timur laut.

Bupati Lumajang Indah Amperawati menyatakan bahwa luncuran awan panas dari erupsi Gunung Semeru pada 9 Januari 2026 masih aman dan jauh dari permukiman warga.​

Indah Amperawati menegaskan jarak luncur hingga 5 km tetap dalam radius aman, sehingga tidak mengancam pemukiman penduduk. Ia meminta masyarakat tetap tenang namun waspada, serta memantau informasi dari Pos Pantau Gunung Api Semeru.​

Bupati menyoroti kesiapsiagaan warga lereng Semeru yang sudah memahami langkah mitigasi bencana, seperti pada erupsi sebelumnya. BPBD Lumajang telah mengosongkan zona merah di Desa Supitur dan menyiagakan tim reaksi cepat untuk antisipasi awan panas susulan atau lahar.​

Erupsi terekam seismogram dengan amplitudo maks 22 mm dan durasi ±19 menit 52 detik. Beberapa laporan menyebut jarak luncur APG hingga 5 km ke sektor tenggara.​

Pada hari yang sama, terjadi erupsi lain pukul 17.17 WIB dengan kolom abu ±800 meter di atas puncak, serta erupsi dini hari pukul 00.58 WIB dengan tinggi 1.000 meter. Sepanjang 9 Januari, gunung meletus hingga 35 kali, termasuk gempa APG berdurasi 3.698 detik.​

Gunung Semeru berada di Level III (Siaga); warga diminta menjauhi radius aman 13 km sepanjang Besuk Kobokan di sektor tenggara. Penambang pasir di sungai disarankan mengosongkan area.

Erupsi Gunung Semeru pada 9 Januari 2026 menghasilkan dampak langsung berupa luncuran awan panas guguran (APG) hingga 5 km ke sektor tenggara, memaksa penambang pasir mengosongkan aliran sungai di sekitar Besuk Kobokan.​

Dampak Fisik

Aktivitas vulkanik ini mencatat amplitudo seismik maksimum 22 mm selama 19 menit, dengan potensi guguran lava dan lahar hujan di lembah-lembah hulu gunung, meskipun belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan infrastruktur signifikan hingga kini.

Kolom abu setinggi 2.000 meter mengarah utara-timur laut, berpotensi mengganggu kualitas udara dan visibilitas di Lumajang serta sekitarnya.​

PVMBG mempertahankan status Level III (Siaga), menganjurkan warga menjauhi radius 13 km sepanjang Besuk Kobokan dan menghindari aktivitas di aliran sungai untuk antisipasi APG lanjutan.

Petugas terus memantau CCTV dan seismograf, sementara bupati setempat memastikan situasi terkendali dalam radius aman.​

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hakim Fitrizal Lahirkan Yurisprudensi Baru: Yogi Mentawai Divonis Bersalah, tetapi Dimaafkan

15 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Menteri Sosial Ungkap Warga RI yang Kebagian HP Gratis dari Pemerintah

15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU Surabaya

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Menelisik Akar Terorisme (69): Kekaisaran yang Tidak Terlihat

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Nekad Gadaikan Motor Teman, Pria Dukuhklopo Diringkus Polisi

15 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Panitia Jor Joran Mancing Jombang 2026: Ini 10 Larangan yang Tidak Boleh Dilanggar

15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Ringin Contong Carnival 2026 Acara Spektakuler 17 Oktober, Simak Rekayasa Arus Lantas

15 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Durian Madu Milik Lukman Juara I Kontes Durian Wonosalam, Bupati Warsubi: Upaya Gali Potensi Jombang

15 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Pemakzulan Disetujui, Mendagri Copot Bupati Gowa, Sitti Husniah: Saya Lawan Lewat PTUN

15 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Trending di News