Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Sampah Menumpuk di Kawasan Telaga Ngebel Ponorogo, Dua Minggu Sekali Diambil Petugas

badge-check


					Sampah dibiarkan menumpuk di temat wisata Telaga Ngebel Ponorogo. Perbesar

Sampah dibiarkan menumpuk di temat wisata Telaga Ngebel Ponorogo.

KREDONEWS.COM – Kondisi ini seharusnya tidak perlu terjadi adanya penumpukan sampah yang dibiarkan berhari-hari seperti yang terjadi di kawasan wisata Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo.

Penumpukan sampah terlalu lama akan menimbulkan bau busuk yang menyengat dan membuat tidak nyaman para pengunjung yang berwisata di kawasan ini.

Sampah juga bisa membuat citra dari sebuah kawasan menjadi buruk, apalagi sebuah kawasan wisata di daerah udara dingin Telaga Ngebel Ponorogo ini.

Seperti kita ketahui di kawasan Terminal Sahang, sekitar wisata Telaga Ngebel terdapat tumpukan sampah yang busuk, bau dan kotor yang mengganggu kenyamanan wisatawan.

Alih-alih penumpukan sampah ini karena memang tidak rutin diambil, namun sengaja dibiarkan menumpuk dan baru 2 minggu sampah baru diambil.

Menurut penjaga tiket masuk ke Telaga Ngebel seperti dilansir Radio Gemasurya Ponorogi sampah yang menumpuk ini hanya bersifat sementara saja.

“Pasalnya 2 minggu sekali dinas lingkungan hidup akan mengambil sampah tersebut lalu di buang ke TPA,” kata Suwanti.

Suwandi mengungkapkan sebenarnya di sekitar lokasi ada pengolahan sampah, tapi karena informasi mesinnya rusak sehingga belum bisa beroperasi.

Lebih lanjut Suwandi menjelaskan sepengetahuannya sampah akan di ambil hari Selasa dan Jumat.

Sampah tersebut tidak berserakan di pinggir jalan, namun dikumpulkan jadi satu di bagian dalam Terminal Sahang.

Sehingga kata Suwandi mengklaim tidak akan mengganggu pengunjung yang datang ke wisata Telaga Ngebel. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ESDM Tegaskan Isu Pertalite Naik Hoaks, Harga Tak Berubah

25 September 2026 - 21:29 WIB

Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Beredar, Komdigi Buka Suara

25 September 2026 - 21:17 WIB

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik

24 September 2026 - 19:48 WIB

Sekolah Negeri Bakal Digratiskan, Mendikdasmen: Dimulai dari TK hingga Kuliah

23 September 2026 - 20:43 WIB

Warga RI Usia 17 Tahun Bakal Dapat Rp 50 Ribu, Pemerintah Siapkan Rp 3,8 T

23 September 2026 - 19:59 WIB

Pastikan Sesuai Spek, LSM Seven Gab Bersama Dinas PU Sidoarjo Pantau Proyek Jalan Bluru

23 September 2026 - 10:27 WIB

PHK Massal Bayangi Industri Keramik Jatim Imbas Pasokan Gas Terbatas

22 September 2026 - 20:36 WIB

Pemprov Jatim Amankan 411 Aset Idle dari Ancaman Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:07 WIB

Trending di Nasional