Menu

Mode Gelap

Headline

34 Calon Haji Jombang Wafat sebelum Perlunasan BIPIH, Bisa Digantikan Ahli Waris

badge-check


					Hingga akhir 2025, sebanyak 34 calon haji telah wafat sebelum melakukan perluanasan Biaya Perjalanan Ibdaha Haji). Foto: Dok/ elok apriyanto Perbesar

Hingga akhir 2025, sebanyak 34 calon haji telah wafat sebelum melakukan perluanasan Biaya Perjalanan Ibdaha Haji). Foto: Dok/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto   |   Edit: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG-  Hingga akhir tahun 2025 ini, sebanyak 34  calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Jombang, Jawa Timur dilaporkan wafat sebelum menuntaskan proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun haji 2026.

Meski demikian, hak porsi haji para jemaah yang meninggal dunia tidak hangus dan dapat dialihkan kepada ahli waris sesuai ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan data Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, tercatat 34 calon jemaah haji meninggal dunia dari total 1.190 jemaah yang masuk dalam kuota pelunasan Bipih tahap pertama. Tahap pertama pelunasan resmi ditutup pada Selasa, 23 Desember 2025.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, mengatakan seluruh CJH yang wafat tersebut sebenarnya telah dijadwalkan mengikuti pelunasan tahap pertama.

Namun, sambung Ilham, karena meninggal dunia sebelum proses pelunasan selesai, hak porsi haji dapat diajukan pelimpahan kepada ahli waris.

“Bagi jemaah yang meninggal dunia, porsinya bisa digantikan melalui mekanisme pengajuan pelimpahan porsi kepada ahli waris,” ujar Ilham Rohim, Senin 29 Desember 2025.

Ilham menjelaskan, proses pengajuan pelimpahan porsi dilakukan melalui Kantor Pelayanan Haji dan Umrah Kementerian Agama.

Hingga kini, sebagian ahli waris dari 34 CJH yang wafat telah menyelesaikan administrasi, sementara sisanya masih dalam tahap melengkapi dokumen.

“Untuk yang administrasinya sudah selesai, ada yang sudah melakukan pelunasan. Sedangkan yang masih terkendala sistem, masih memiliki kesempatan mengikuti pelunasan tahap kedua,” jelasnya.

Sebagai informasi, pelunasan Bipih tahap kedua dijadwalkan berlangsung pada 2 Januari hingga 9 Januari 2026.

Tahap ini diperuntukkan bagi jemaah yang belum melunasi pada tahap pertama, pendamping jemaah lanjut usia, jemaah penyandang disabilitas beserta pendampingnya, jemaah terpisah dari mahram, serta jemaah cadangan.

“Kami terus melakukan pendampingan agar seluruh jemaah maupun ahli waris dapat menyelesaikan seluruh tahapan tepat waktu,” pungkas Ilham.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Iran Klaim Sedikitnya Tembak Lima Pesawat Amerika F-15E dan F-16CJ, A-10 Warthog dan Helikopter Black Hawk

5 April 2026 - 23:14 WIB

Benda Bercahaya di Langit, Jatuh di Samudera bukan di Gedung Aji DPRD Tulang Bawang

5 April 2026 - 12:22 WIB

KPK Panggil Muhammad Suryo Bos Rokok HS dan Kargo Pesawat Fly Jaya, Tidak Hadir Tanpa Penjelasan

5 April 2026 - 10:44 WIB

Pesawat F-15E dan A-10 Warthog Milik AS Tertembak Jatuh, Muncul Video dan Foto Iran Menahan Pria Berpakaian Pilot

5 April 2026 - 09:45 WIB

Rumah Gedek Kebakaran di Jetis Mojokerto, Wanita Penghuni Penderita Stroke Tewas

5 April 2026 - 07:37 WIB

Penghormatan Terakhir 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Presiden Mencium Bayi Serka Nur Ichwan

4 April 2026 - 21:49 WIB

PBB Percepat Investigasi Forensik Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon

4 April 2026 - 20:02 WIB

Mulai 6 April 2026 Jembatan Buk Wedi Ditutup, Ubah Arus Lalu Lintas di Jalur Pantura Via Pasuruan

4 April 2026 - 19:21 WIB

Aksi Peduli Dhuafa HUT ke-125, PT Pegadaian Bagikan Paket 560 Anak Yatim Piatu se-Jatim

4 April 2026 - 17:04 WIB

Trending di News