Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Mantan Agen John Kirakou: CIA Mampu Sadap Smart TV meskipun Kondisi Mati

badge-check


					John Kiriakou, amntan mata-mata CIA. Dia membocakran kepada maysarkat bahwa lembaga CAI, mampu menyadap Smart TV meskioun dalam kondisis edang off alias mati. Foto: darkgeangreezy Perbesar

John Kiriakou, amntan mata-mata CIA. Dia membocakran kepada maysarkat bahwa lembaga CAI, mampu menyadap Smart TV meskioun dalam kondisis edang off alias mati. Foto: darkgeangreezy

Penulis: Jacobus E. Lato    |    Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, AMERIKA-  Mantan perwira CIA John Kiriakou memicu kontroversi besar ketika ia mengklaim bahwa badan intelijen tersebut dapat mengakses secara jarak jauh sejumlah smart TV tertentu dan mengubah speaker bawaan mereka menjadi mikrofon darurat — bahkan ketika TV tampak dalam keadaan mati.

John Kiriakou, mantan perwira CIA yang pernah dipenjara, karena membocorkan informasi rahasia, baru-baru ini memicu kontroversi dengan klaim bahwa CIA bisa mengakses smart TV secara jarak jauh dan mengubah speaker-nya menjadi mikrofon meski TV tampak mati.

Pernyataan ini muncul di media sosial sekitar awal Desember 2025, memicu perdebatan tentang privasi digital dan pengawasan pemerintah.​

Kiriakou dikenal sebagai whistleblower CIA yang mengungkap program interogasi “enhanced” pada 2007, tapi justru dipenjara 30 bulan pada 2012-2015 karena membocorkan identitas agen. Ia menjadi satu-satunya pejabat CIA yang dihukum atas kebocoran terkait program tersebut.​

Detail Klaim

Klaimnya menyebut CIA bisa mengaktifkan hardware internal smart TV tertentu via remote access, memanfaatkan speaker sebagai mikrofon darurat bahkan saat standby. Ini sejalan dengan dokumen bocoran lama seperti Snowden yang ungkap eksploitasi perangkat konsumen.​

Perusahaan teknologi membantah akses langsung ke agen, tapi pakar keamanan bilang perangkat internet-connected rentan jika ada celah. Klaim ini bangkitkan kekhawatiran soal pengawasan tanpa pengawasan, dorong saran matikan koneksi internet TV atau gunakan mode offline.

Untuk memeriksa apakah smart TV Anda disusupi, perhatikan tanda-tanda mencurigakan seperti aktivitas aneh, pop-up tak dikenal, atau penurunan performa.

Langkah awal termasuk memeriksa pengaturan jaringan dan menjalankan scan virus bawaan jika tersedia, serta memutus koneksi internet sementara.​

Tanda-tanda Penyusupan
  • Muncul iklan atau pesan tak biasa di layar, bahkan saat tidak streaming.​

  • TV menyala sendiri, berubah channel otomatis, atau suara aneh terdengar.​

  • Koneksi data melonjak tanpa alasan atau aplikasi baru muncul tanpa diinstal.​

Langkah Pemeriksaan
  • Buka menu pengaturan TV (misalnya Samsung: Pengaturan > Umum > Manajer Sistem untuk scan virus) dan periksa daftar aplikasi serta log jaringan.​

  • Periksa router WiFi untuk perangkat tak dikenal terhubung ke TV via alamat IP.​

  • Nonaktifkan fitur pelacakan seperti ACR: Samsung (Pengaturan > Dukungan > Syarat & Kebijakan), Vizio (Sistem > Reset > Nonaktifkan data).​

Lakukan reset pabrik untuk hapus data mencurigakan, ganti password WiFi, dan gunakan VPN router untuk enkripsi. Hindari koneksi internet pada TV jika tidak perlu, atau gunakan mode offline sepenuhnya. **​

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Elon Musk Pamer Mobil yang Bisa Terbang

16 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penutupan Jombang Fest, Bupati Warsubi Bagikan Penghargaan Juara dan Santunan untuk Yatim Piatu

16 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Bupati Warsubi dan Danrem 082 Tinjau Operasi 8 Gerai KDKMP di Mojoagung dan Mojowarno

16 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Tibatiba Angin Berbalik Arah, Empat Relawan Tewas Terbakar Saat Padamkan Kebakaran Hutan Bromo

16 Oktober 2026 - 14:15 WIB

OTT ke 23 KPK Ringkus Bupati Klaten, Wajar Ismoyo: Warga Masyarakat Saya Mohon Maaf

16 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Terlibat Kasus OTT ATR/BTN Bogor, Hercules Serahkan Rp800 Juta kepada KPK

16 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Lantik Empat Wamen Baru, Kabinet Prabowo 112 Orang tapi Kabinet Dwikora Bung Karno Sebanyak132 Orang

15 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hakim Fitrizal Lahirkan Yurisprudensi Baru: Yogi Mentawai Divonis Bersalah, tetapi Dimaafkan

15 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Kardinal Pietro Parolin Gantikan sementara Tugas Paus Leo XIV

15 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Trending di Internasional