Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

40 Gempa dan Erupsi Semeru hingga 1.200 M, Terjadi Banjir Bandang Lagi Pkl 14.00 WIB

badge-check


					Musim hujan erus mendera, pada saat gunung Semeru rerus erupsi hingga puluhan kali, menyebabkan 40 kali gempa, serta banjir bandang, Minggu 21 Desember 2025. Foto: Instagram@informasijatim Perbesar

Musim hujan erus mendera, pada saat gunung Semeru rerus erupsi hingga puluhan kali, menyebabkan 40 kali gempa, serta banjir bandang, Minggu 21 Desember 2025. Foto: Instagram@informasijatim

Penulis: Yoli Andi Soesatyo   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, LUMAJANG- Aktivitas banjir lahar kembali terjadi di kawasan Gunung Semeru. Informasi awal diterima pada Minggu, 21 Desember 2025, sekitar pukul 14.21 WIB, berdasarkan laporan yang masuk melalui grup WhatsApp Relawan Siaga Utara (RESITA)

Banjir lahar kembali melanda kawasan Gunung Semeru pada Minggu, 21 Desember 2025, pukul 14.21 WIB, berdasarkan laporan awal dari grup WhatsApp Relawan Siaga Utara (RESITA). Aktivitas ini dipicu oleh hujan deras yang memicu aliran lahar panas melewati jalur sungai, sesuai video terbaru yang beredar.

Gunung Semeru mengalami erupsi signifikan pada pukul 00.26 WIB dan 05.46 WIB hari yang sama, dengan kolom abu mencapai 500-1.200 meter di atas puncak. Tingkat aktivitas gunung tetap Level III (Siaga), dengan 40 gempa letusan tercatat hingga pukul 23.59 WIB.

Warga diimbau menjauhi zona berbahaya seperti sungai Besuk Kobokan, Bang, Kembar, dan Sat, mengingat potensi lahar sekunder dari material erupsi. Banjir lahar sebelumnya pada November 2025 telah mengisolir ribuan KK, menunjukkan risiko berulang di musim hujan. PVMBG dan BPBD Lumajang memantau ketat untuk evakuasi dini.

Kondisi evakuasi di kawasan Gunung Semeru akibat banjir lahar pada 21 Desember 2025 masih dalam tahap peringatan dini, dengan fokus pada evakuasi mandiri warga di zona berbahaya.

Belum ada laporan korban jiwa atau evakuasi massal besar-besaran hingga pukul 15:19 WIB, meskipun BPBD Lumajang dan PVMBG mendorong warga segera menjauh dari sungai-sungai rawan.

Status Evakuasi

Tim relawan RESITA dan BPBD Lumajang telah mengaktifkan posko pengungsian sementara di desa-desa terdampak seperti Sumberwuluh dan Candipuro. Warga di Besuk Kobokan, Bang, Kembar, dan Sat diimbau evakuasi ke titik kumpul aman seperti lapangan terbuka atau gedung tinggi, dengan bantuan kendaraan dinas jika diperlukan.

  • Hindari jalur sungai dan lereng gunung; pilih rute darat menuju utara atau timur ke Pos Pantau Gn. Semeru atau desa Pronojiwo.

  • Titik aman utama: Balai Desa Sumberwuluh, lapangan Lumajang, atau masjid besar di ketinggian minimal 50 meter dari alur lahar.

  • Pantau update via radio BNPB atau WhatsApp RESITA untuk jalur real-time bebas hambatan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perlawanan/ Eksepsi atas Dugaan Penipuan Rp5 Miliar, Tuding Dakwaan Jaksa Kabur dan Minta Hakim Bebaskan Terdakwa

6 Juli 2026 - 22:43 WIB

Black Out Enam Provinsi di Sumatera Negara Rugi Rp5 Triliun, Diduga Efek Pasokan Batubara Mutu Rendah

6 Juli 2026 - 21:36 WIB

2 Tewas 14 Luka-luka Sugeng Rahayu VS Truk di Paron Nganjuk, Aipda Sutrisno Selamatkan Ibu dan Bayinya

6 Juli 2026 - 20:11 WIB

40 Orang Gardupapak Aksi Unjuk Rasa di Kantor DPRD Jombang, Jl. Hasyim Asy’ari Tetap Zona Kuning

6 Juli 2026 - 19:24 WIB

Polsek Perak Tindak Tegas Pelaku Balap Liar

6 Juli 2026 - 19:17 WIB

Pemprov Jatim Resmi Usulkan 2.100 Formasi CPNS-PPPK Tahun Ini

6 Juli 2026 - 19:00 WIB

Penyebab Harga Ayam dan Telur di Peternak Loyo

6 Juli 2026 - 18:49 WIB

Berangkat Naik Ojol, Nadira Az- Zahra Mahasiswi Telkom University Bandung Belum Ditemukan

6 Juli 2026 - 16:22 WIB

Menelisik Akar Terorisme (32): Diktator Kaum Proletariat

6 Juli 2026 - 15:07 WIB

Trending di News