Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Banjir Bandang di Keerom Papua, Jembatan Utama Sungai Pas Putus Sama Sekali

badge-check


					Detik-detik banjir bandang meluap di Sungai Pas, wilayah distrik Keroom, kabupaten Keerom, papua, 17 Desember 2025. menyebabkan jembatan utamja di distrik itu terputus sama sekali. Foto: Instagram@hitamputih.daily Perbesar

Detik-detik banjir bandang meluap di Sungai Pas, wilayah distrik Keroom, kabupaten Keerom, papua, 17 Desember 2025. menyebabkan jembatan utamja di distrik itu terputus sama sekali. Foto: [email protected]

Penulis: Mulawarman   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, KEROOM PAPUA-  Warga Distrik Keerom, Provinsi Papua, mengalami kejadian tak biasa ketika tumpukan kayu gelondongan besar hanyut terbawa arus Sungai Pas pada Rabu, 17 Desember 2025.​

Aktivitas penebangan pohon di wilayah hulu sungai memicu kayu-kayu tersebut mengalir deras dan menerjang pemukiman warga. Arus sungai yang kuat membawa material dalam jumlah besar, menciptakan dampak signifikan terhadap lingkungan sekitar.​

Insiden ini merusak jembatan penghubung antarwilayah, menyebabkan akses transportasi putus total dan mengganggu mobilitas warga. Beberapa kayu tersangkut di kawasan permukiman, menimbulkan kekhawatiran tambahan bagi penduduk setempat.​

Pemerintah daerah berupaya mencari solusi alternatif untuk memulihkan akses transportasi yang terputus. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi kiriman kayu susulan karena fluktuasi arus sungai yang masih tinggi.

​​Polda Papua mengungkap tambang emas tanpa izin di Kali Pur, Km 30, Distrik Senggi, Keerom, sejak Mei 2025 hingga Juli 2025, melibatkan WNI dan WNA China yang memproduksi 257 gram emas. Operasi ini menggunakan alat berat dan menyebabkan kerusakan lingkungan hutan hulu.​​

Aktivitas tambang ilegal tersebut mencakup penebangan pohon secara besar-besaran untuk akses lahan, yang berpotensi memicu longsor dan hanyutan kayu gelondongan seperti kejadian 17 Desember 2025.​​​

Bupati Keerom Piter Gusbager saat ini menjabat sebagai pejabat utama daerah yang bertanggung jawab atas respons bencana seperti insiden kayu gelondongan di Sungai Pas.​

Piter Gusbager, S.Hut.MUP., menjabat Bupati Keerom sejak 2021 dan petahana hingga 2030, termasuk menangani isu infrastruktur dan bencana. Sekda Keerom Trisiswanda Indra N, S.Pt., turut mendukung koordinasi penanganan di tingkat kabupaten.​

Kepala Pusat Data BNPB Abdul Muhari, Ph.D., memberikan imbauan umum terkait kesiapsiagaan banjir dan luapan sungai di Papua. Belum ada pernyataan spesifik dari Bupati Gusbager terkait kejadian 17 Desember 2025 yang tercatat secara publik. **​

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Nekad Gadaikan Motor Teman, Pria Dukuhklopo Diringkus Polisi

15 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Panitia Jor Joran Mancing Jombang 2026: Ini 10 Larangan yang Tidak Boleh Dilanggar

15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Ringin Contong Carnival 2026 Acara Spektakuler 17 Oktober, Simak Rekayasa Arus Lantas

15 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Durian Madu Milik Lukman Juara I Kontes Durian Wonosalam, Bupati Warsubi: Upaya Gali Potensi Jombang

15 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Pemakzulan Disetujui, Mendagri Copot Bupati Gowa, Sitti Husniah: Saya Lawan Lewat PTUN

15 Oktober 2026 - 10:23 WIB

63 Siswa SMA dan SD di Konawe Keracunan MBG, Korban Dirawat Puskesmas Angata

14 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Menelisik Akar Terorisme (68): 550.000 Penunggang Kuda Berwajah Pucat

14 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Kapal Turis KM Feronia Terbalik Dihantam Ombak, 29 Orang Selamat Veronica Beatrix Hilang

14 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Polisi Bersama Petani Desa Cek Pertanian Jagung

14 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Trending di News