Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Kebutuhan Donor Kornea Masih Minim, Emil dan Menko PMK Serukan Penguatan Bank Mata

badge-check


					WaGub Jatim Emil Dardak, sumber Bumas Prov Perbesar

WaGub Jatim Emil Dardak, sumber Bumas Prov

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM,SURABAYA– Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai donor kornea sebagai upaya membantu warga dengan gangguan penglihatan.

Ia mengaku baru memahami secara menyeluruh proses donor kornea setelah mengikuti forum pengembangan bank mata.

Emil menjelaskan bahwa persoalan donor kornea berbeda dari isu katarak yang selama ini lebih dikenal publik melalui berbagai gerakan sosial. Kepada RRI Surabaya, Senin (24/11/2025), ia mengatakan bahwa donor kornea merupakan solusi yang perlu semakin dipahami masyarakat.

Ia menilai Surabaya Eye Bank Forum 2025 menunjukkan bahwa penguatan bank mata tidak hanya menyangkut aspek teknis, tetapi juga faktor kultural.

Emil berharap gaung forum tersebut mendorong lebih banyak orang memahami bahwa setelah meninggal, seseorang tetap dapat memberi manfaat melalui donor kornea.

Menurut Emil, pemahaman publik menjadi kunci agar keputusan donor dapat diterima keluarga. Ia menambahkan bahwa pengambilan kornea tidak harus dilakukan di rumah sakit, melainkan bisa juga di rumah duka dan berlangsung relatif cepat. Karena itu, penting bagi keluarga untuk mengetahui dan menghormati keputusan almarhum.

Wagub menegaskan perlunya edukasi berkelanjutan agar masyarakat tidak ragu mempertimbangkan donor kornea. Diskusi mengenai isu sensitif ini, katanya, harus dilakukan bertahap dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Ia menekankan bahwa berbagai pertanyaan publik terkait donor perlu dijawab bersama melalui edukasi yang konsisten.

Pemerintah, lanjut Emil, akan memperkuat koordinasi lintas sektor guna meningkatkan pemahaman serta kesiapan masyarakat.

Ia menyebut pemerintah tengah menyiapkan task force bersama Kementerian Kesehatan dan Kemenko PMK untuk memperbaiki proses terkait donor kornea.

Sebelumnya, Menko PMK Pratikno menyoroti urgensi memperkuat bank mata nasional sebagai strategi menekan angka kebutaan akibat kerusakan kornea. Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi pembicara kunci dalam Surabaya Eye Bank Forum 2025 di Vasa Hotel Surabaya, Sabtu (22/11/2025).

Pada forum yang mempertemukan jejaring bank mata, fasilitas kesehatan, akademisi, dan pembuat kebijakan itu, Pratikno mengungkapkan bahwa kebutuhan donor kornea di Indonesia masih jauh dari tercukupi. Saat ini, pasokan nasional baru memenuhi sekitar separuh kebutuhan, sehingga Indonesia masih mengandalkan donor dari luar negeri.

Ia menjelaskan bahwa kebutaan kornea tidak hanya menghambat kemampuan melihat, tetapi juga membawa dampak sosial dan ekonomi bagi penderita serta keluarganya. Karena itu, peningkatan kapasitas dan jejaring bank mata dipandang sebagai kebutuhan mendesak.

Pratikno menambahkan bahwa penguatan bank mata tidak boleh dipandang semata-mata sebagai isu medis. Menurutnya, aspek sosial, budaya, keagamaan, dan literasi publik ikut menentukan keberhasilan program ini. Pemerintah, tegasnya, siap mendorong sinergi lintas bank mata untuk membangun ekosistem donor kornea yang lebih kuat.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik

24 September 2026 - 19:48 WIB

Sekolah Negeri Bakal Digratiskan, Mendikdasmen: Dimulai dari TK hingga Kuliah

23 September 2026 - 20:43 WIB

Warga RI Usia 17 Tahun Bakal Dapat Rp 50 Ribu, Pemerintah Siapkan Rp 3,8 T

23 September 2026 - 19:59 WIB

Pastikan Sesuai Spek, LSM Seven Gab Bersama Dinas PU Sidoarjo Pantau Proyek Jalan Bluru

23 September 2026 - 10:27 WIB

PHK Massal Bayangi Industri Keramik Jatim Imbas Pasokan Gas Terbatas

22 September 2026 - 20:36 WIB

Pemprov Jatim Amankan 411 Aset Idle dari Ancaman Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:07 WIB

Arahan Prabowo, Bahlil Godok Strategi Konversi Batu Bara Jadi BBM

21 September 2026 - 19:12 WIB

Beras di Ritel Modern Kosong Imbas Fortifikasi Disetop, Mentan Buka Suara

21 September 2026 - 19:02 WIB

Trending di Nasional