Menu

Mode Gelap

Life Style

Maudy Koesnaedi Ungkap Serunya Perankan Nyi Ageng Serang di Panggung Teater

badge-check


					Aktris Maudy Koesnaedi saat menghadiri konferensi pers untuk pertunjukan Monoplay Melati Pertiwi di Gedung Kesenian Jakarta, Senin (17/11/2025)(Kompas.com/Disya Shaliha)

Sumber: https://www.kompas.com/hype/read/2025/11/17/161511366/maudy-koesnaedi-ungkap-tantangan-perankan-tokoh-pahlawan-di-monoplay-melati.


Membership: https://kmp.im/plus6
Download aplikasi: https://kmp.im/app6 Perbesar

Aktris Maudy Koesnaedi saat menghadiri konferensi pers untuk pertunjukan Monoplay Melati Pertiwi di Gedung Kesenian Jakarta, Senin (17/11/2025)(Kompas.com/Disya Shaliha) Sumber: https://www.kompas.com/hype/read/2025/11/17/161511366/maudy-koesnaedi-ungkap-tantangan-perankan-tokoh-pahlawan-di-monoplay-melati. Membership: https://kmp.im/plus6 Download aplikasi: https://kmp.im/app6

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Aktris senior Maudy Koesnaedi kembali mencuri perhatian publik lewat pengalamannya memerankan panglima perempuan asal Jawa Tengah, Nyi Ageng Serang, dalam teater Monoplay Melati Pertiwi: Merajut Jejak Sejarah Perjalanan Bangsa yang digelar di Gedung Kesenian Jakarta, Senin (17/11/2025).

Maudy mengaku sempat salah kaprah mengenai asal-usul sang pahlawan. “Saya pikir Nyi Ageng Serang itu dari Banten, karena ada wilayah Serang di Banten. Bukan, ternyata dari Jawa Tengah. Sejak saat itu saya langsung belajar tentang siapa beliau dan bagaimana asal-usulnya,” ungkapnya.

Maudy menjalani latihan selama dua bulan untuk mendalami karakter Nyi Ageng Serang.

Ia menyebut waktu tersebut terasa sangat singkat, apalagi proses pemilihan pemeran sudah berlangsung lama sebelum dirinya bergabung.

“Saya baru gabung saat mereka sudah mulai latihan,” ujarnya.

Maudy berharap perannya bisa membuka mata publik tentang besarnya perjuangan sang panglima perempuan. Menurutnya, nama Nyi Ageng Serang yang kerap ditemui di berbagai ruang publik seharusnya menjadi dorongan bagi masyarakat untuk lebih mengenal sosok tersebut.

“Pementasan ini memang menargetkan Gen Z agar lebih mengenal pahlawan, tapi sebenarnya penting juga untuk masyarakat luas,” katanya penuh harap.

Hana Malasan Jadi Ratu Kalinyamat
Selain Maudy, aktris Hana Malasan turut tampil dengan peran menantang sebagai Ratu Kalinyamat. Ia mengaku proses penghayatan peran tidak mudah karena literatur tentang tokoh ini sangat terbatas.

Hana menekankan bahwa Ratu Kalinyamat bukan hanya pemimpin besar, tetapi juga perempuan yang memilih untuk tidak menyerah meski hidup menuntutnya demikian. “Saya melihat Ratu Kalinyamat ini bukan hanya berani, tapi juga penuh ketulusan dan keberanian,” ujarnya.

Pementasan ini menghadirkan nuansa hiburan sekaligus edukasi sejarah, mengajak penonton untuk lebih dekat dengan sosok-sosok perempuan tangguh Nusantara.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BPOM Umumkan 11 Kosmetik Berbahaya

7 Mei 2026 - 19:59 WIB

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:40 WIB

Kupeluk Kamu Selamanya, Kisah Keluarga yang Menyentuh dan Menggugah Empati

24 April 2026 - 19:38 WIB

KPJ Sabah Specialist Hospital, Pusat Perawatan Kesehatan yang Makin Mendunia Pilihan Pasien Indonesia

22 April 2026 - 11:39 WIB

Setelah Membuat Tato, Perempuan Alami Nyeri dan Mata Kanan Kabur

20 April 2026 - 21:12 WIB

no na, Menyatukan Akar Lokal dan Musik Global

19 April 2026 - 20:30 WIB

Jennie Masuk Daftar 100 Orang Paling Berpengaruh di Tahun 2026

17 April 2026 - 20:31 WIB

Manis yang Terkendali: Rekomendasi Konsumsi Gula Berdasarkan Usia

15 April 2026 - 17:23 WIB

1 Juta Akun TikTok di RI Diblokir, Menkomdigi: Ini Adalah Kemenangan

14 April 2026 - 20:31 WIB

Trending di Life Style