Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya
KREDONEWS.COM, JAKARTA-Aktris senior Maudy Koesnaedi kembali mencuri perhatian publik lewat pengalamannya memerankan panglima perempuan asal Jawa Tengah, Nyi Ageng Serang, dalam teater Monoplay Melati Pertiwi: Merajut Jejak Sejarah Perjalanan Bangsa yang digelar di Gedung Kesenian Jakarta, Senin (17/11/2025).
Maudy mengaku sempat salah kaprah mengenai asal-usul sang pahlawan. “Saya pikir Nyi Ageng Serang itu dari Banten, karena ada wilayah Serang di Banten. Bukan, ternyata dari Jawa Tengah. Sejak saat itu saya langsung belajar tentang siapa beliau dan bagaimana asal-usulnya,” ungkapnya.
Maudy menjalani latihan selama dua bulan untuk mendalami karakter Nyi Ageng Serang.
Ia menyebut waktu tersebut terasa sangat singkat, apalagi proses pemilihan pemeran sudah berlangsung lama sebelum dirinya bergabung.
“Saya baru gabung saat mereka sudah mulai latihan,” ujarnya.
Maudy berharap perannya bisa membuka mata publik tentang besarnya perjuangan sang panglima perempuan. Menurutnya, nama Nyi Ageng Serang yang kerap ditemui di berbagai ruang publik seharusnya menjadi dorongan bagi masyarakat untuk lebih mengenal sosok tersebut.
“Pementasan ini memang menargetkan Gen Z agar lebih mengenal pahlawan, tapi sebenarnya penting juga untuk masyarakat luas,” katanya penuh harap.
Hana Malasan Jadi Ratu Kalinyamat
Selain Maudy, aktris Hana Malasan turut tampil dengan peran menantang sebagai Ratu Kalinyamat. Ia mengaku proses penghayatan peran tidak mudah karena literatur tentang tokoh ini sangat terbatas.
Hana menekankan bahwa Ratu Kalinyamat bukan hanya pemimpin besar, tetapi juga perempuan yang memilih untuk tidak menyerah meski hidup menuntutnya demikian. “Saya melihat Ratu Kalinyamat ini bukan hanya berani, tapi juga penuh ketulusan dan keberanian,” ujarnya.
Pementasan ini menghadirkan nuansa hiburan sekaligus edukasi sejarah, mengajak penonton untuk lebih dekat dengan sosok-sosok perempuan tangguh Nusantara.***











