Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

KPK Sita Barang Mewah Milik Dokter Yunus Mahatma, Kelanjutan OTT Bupati Ponorogo

badge-check


					Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah pribadi dr Yunus Mahatma, Direktur RSUD dr Harjono Ponorogo, di Jalan Sumatera Nomor 17, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Kamis malam, 13 November 2025. Foto: Instagram@berita_madiun Perbesar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah pribadi dr Yunus Mahatma, Direktur RSUD dr Harjono Ponorogo, di Jalan Sumatera Nomor 17, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Kamis malam, 13 November 2025. Foto: Instagram@berita_madiun

Penulis: Bambang Tjuk Winarno  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MADIUN– Pada Kamis malam, 13 November 2025, petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah pribadi dr Yunus Mahatma, Direktur RSUD dr Harjono Ponorogo, yang beralamat di Jalan Sumatera Nomor 17, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Dalam penggeledahan tersebut, KPK menyita sejumlah barang mewah berupa dua mobil, yaitu Jeep Rubicon warna merah dan Sedan BMW putih, serta 25 sepeda bermerek ternama yang terdiri dari sepeda balap dan olahraga. Barang-barang ini diduga merupakan aset milik dr Yunus.

Penggeledahan dan penyitaan dilakukan sebagai bagian dari penyidikan kasus suap dan gratifikasi yang menjerat dr Yunus Mahatma serta beberapa pejabat lainnya di Ponorogo.

Kasus ini berkaitan dengan dugaan suap agar Yunus tetap menjabat sebagai direktur RSUD dan adanya fee proyek pekerjaan di RSUD senilai miliaran rupiah yang juga melibatkan pejabat lainnya. Pelayanan di RSUD tetap berjalan normal meskipun direkturnya ditetapkan tersangka oleh KPK.​

OTT di Ponorogo
Kronologi kasus korupsi yang menjerat dr Yunus Mahatma, Direktur RSUD dr Harjono Ponorogo, bermula pada awal 2025 ketika ada kabar bahwa dirinya akan dicopot dari jabatan direktur oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.
Khawatir kehilangan jabatan, Yunus menghubungi Sekretaris Daerah Ponorogo, Agus Pramono, dan mulai menyiapkan uang suap agar posisinya tidak diganti.

Pada Februari 2025, Yunus menyerahkan uang sebesar Rp 400 juta kepada Bupati Sugiri melalui ajudan. Berikutnya, antara April sampai Agustus 2025, Yunus menyerahkan Rp 325 juta kepada Sekda Agus Pramono. Pada 3 November 2025, Bupati Sugiri kembali meminta uang Rp 1,5 miliar kepada Yunus, dan menagihnya pada 6 November.

Pada 7 November 2025, teman dekat Yunus, Indah Bekti Pratiwi, berkoordinasi dengan pegawai Bank Jatim untuk mencairkan uang Rp 500 juta yang kemudian diserahkan kepada Bupati Sugiri melalui kerabatnya. Kasus ini tercium oleh KPK yang kemudian melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada 7 November 2025 di lingkungan Pemkab Ponorogo.

Selanjutnya, pada 13 November 2025, KPK menggeledah rumah Yunus di Madiun dan menyita sejumlah barang mewah, termasuk dua mobil dan 25 sepeda mewah, sebagai bagian dari penyidikan lebih lanjut.

Total uang yang sudah dikeluarkan Yunus sebagai suap agar tidak dicopot dari jabatan Direktur RSUD mencapai Rp 1,25 miliar, yang terdiri dari Rp 900 juta untuk Bupati Sugiri dan Rp 325 juta untuk Sekda Agus Pramono. Kasus ini juga melibatkan beberapa pejabat lainnya dan berkaitan dengan dugaan suap jabatan dan proyek di RSUD Ponorogo.​​ **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (76): Mafia, Gangster Berbasis Kekuarga

1 November 2026 - 10:43 WIB

Legislatif-Eksekutif Bahas RAPBD 2027, Hadi Atmaji: Pintu Masuk Masa Depan Jombang

1 November 2026 - 09:48 WIB

APINDO Jombang Siap Bangun Rumah Janda Sulasih Warga Sambong Duran dalam Tempo Satu Bulan

31 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Menelisik Akar Terorisme (75): Martin Luther King Korban Keganasan Klan

31 Oktober 2026 - 06:20 WIB

Truk Angkut Bunga Angrek Terbakar, BPBD Jombang Puji Bantuan Warga Plumbon Gambang

31 Oktober 2026 - 05:40 WIB

PIHPS Catat Harga Cabai di Jatim Turun Tajam, Rawit Merah Kini Rp45 Ribu per Kg

30 Oktober 2026 - 19:22 WIB

BMKG Ungkap Musim Hujan di Jawa Timur akan Berlangsung Selama Empat Bulan Saja

30 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Gubernur Khofifah Buka 4.807 Lowongan Kerja di Job Fair Inklusif 2026

29 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Pemerintah Siapkan Hadiah Rp1 Triliun bagi Pemprov dan Pemkab/ Pemkot Pendukung MBG Terbaik

29 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Trending di News