Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Tiba di Bandara Supadio Ketua Koperasi Arafah Diamuk Jamaah Umrah

badge-check


					Setelah bertemu  Iqbal Setya Pratama di Bandara Supadio Pontianak, 1 November 2025, para calon jamaah umrah yang gagal berangkat mengepung dan menuntut penjelasan darinya terkait keberangkatan dan pengembalian dana. Namun tidak ada sepatah kata pun keluar pernyataan dari Ketua Koperasi Berkah Bersama Arafah. Foto: Instagram@klikwartaku Perbesar

Setelah bertemu Iqbal Setya Pratama di Bandara Supadio Pontianak, 1 November 2025, para calon jamaah umrah yang gagal berangkat mengepung dan menuntut penjelasan darinya terkait keberangkatan dan pengembalian dana. Namun tidak ada sepatah kata pun keluar pernyataan dari Ketua Koperasi Berkah Bersama Arafah. Foto: Instagram@klikwartaku

Penulis: Saifudin    |    Editor:  Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SURABAYA– Ketua Koperasi Berkah Bersama Arafah, Iqbal Setya Pratama tiba di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Sabtu sore, 1 November 2025, dan disambut dengan amarah oleh ratusan calon jamaah umrah yang trlantar di Surabaya.

Para jamaah ini gagal diberangkatkan karena koperasi tersebut belum melakukan pelunasan pembayaran kepada pihak travel, sehingga travel tidak bisa memproses keberangkatan mereka.

Pihak travel justru menyatakan bahwa koperasi yang belum menyelesaikan pembayaran, sementara koperasi menuding para jamaah memaksa untuk berangkat.

Akibatnya, para jamaah yang dijanjikan akan diberangkatkan dari Surabaya akhirnya terlantar dan terpaksa pulang ke Pontianak dengan biaya sendiri.

Hingga saat ini, pihak Koperasi Jasa Berkah Bersama Arafah belum memberikan klarifikasi atau bertanggung jawab atas masalah tersebut, yang menimbulkan kecurigaan dan kemarahan di kalangan calon jamaah umrah.

Setelah bertemu dengan Iqbal Setya Pratama di Bandara Supadio Pontianak pada 1 November 2025, para calon jamaah umrah yang gagal berangkat mengepung dan menuntut penjelasan darinya terkait keberangkatan dan pengembalian dana.

Para jamaah tampak emosional dan mendesak pertanggungjawaban atas nasib mereka yang terlantar. Namun Iqbal Setya Pratama memilih bungkam dan tidak memberikan keterangan apapun di lokasi, sehingga situasi menjadi tegang namun masih bisa dikendalikan berkat pengamanan petugas bandara.

Para jamaah tetap menuntut kejelasan dan penyelesaian dari pihak koperasi karena hingga saat itu belum ada solusi terkait keberangkatan maupun pengembalian dana mereka

Kronologi

Kronologi Kasus Koperasi Berkah Bersama Arafah yang mengakibatkan ratusan calon jamaah umrah asal Pontianak dan sekitarnya gagal berangkat ke Tanah Suci adalah sebagai berikut:

  • Awal Oktober 2025, Koperasi Berkah Bersama Arafah menawarkan paket umrah dengan biaya Rp35 juta hingga Rp38 juta per orang disertai janji keberangkatan pasti dan visa yang dijamin.

  • Para calon jamaah mengikuti arahan koperasi, mulai dengan keberangkatan dari Pontianak menuju Surabaya.

  • Pada 27 Oktober 2025 pagi, rombongan jamaah dari Terentang, Kabupaten Kubu Raya, tiba di Dermaga Sungai Durian Pontianak, dijemput perwakilan koperasi, lalu ditampung di penginapan.

  • Keesokan harinya, 28 Oktober pukul 05.30 WIB, jamaah diterbangkan dari Bandara Supadio Pontianak ke Surabaya.

  • Setibanya di Surabaya, jamaah tidak diberangkatkan ke Tanah Suci sesuai janji, melainkan dibawa ke penginapan tanpa penjelasan lanjutan.

  • Pihak travel menjelaskan dana pelunasan keberangkatan hanya diserahkan untuk 43 jamaah dari total 230-an, sisanya belum dibayar koperasi.

  • Karena belum dilunasi oleh koperasi, travel tidak dapat memproses keberangkatan jamaah lainnya, sehingga jamaah terlantar di Surabaya dan terpaksa pulang ke Pontianak sendiri.

  • Pada 1 November 2025, Ketua Koperasi Berkah Bersama Arafah, Iqbal Setya Pratama, tiba di Bandara Supadio Pontianak dan disambut amarah calon jamaah yang menuntut pertanggungjawaban.

  • Iqbal Setya Pratama tidak memberikan klarifikasi di lokasi, sementara jamaah menuntut pengembalian dana atau kejelasan status keberangkatan.

  • Kasus ini menjadi sorotan publik karena hingga kini belum ada penyelesaian, pengembalian dana, atau kejelasan dari pihak koperasi.​

Jadi, inti masalah adalah dugaan penggelapan dana oleh pengurus koperasi yang menyebabkan ratusan jamaah gagal diberangkatkan, terlantar di Surabaya, dan mengalami kerugian materiil dan emosional. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Lantik Empat Wamen Baru, Kabinet Prabowo 112 Orang tapi Kabinet Dwikora Bung Karno Sebanyak132 Orang

15 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hakim Fitrizal Lahirkan Yurisprudensi Baru: Yogi Mentawai Divonis Bersalah, tetapi Dimaafkan

15 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Menteri Sosial Ungkap Warga RI yang Kebagian HP Gratis dari Pemerintah

15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU Surabaya

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Menelisik Akar Terorisme (69): Kekaisaran yang Tidak Terlihat

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Nekad Gadaikan Motor Teman, Pria Dukuhklopo Diringkus Polisi

15 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Panitia Jor Joran Mancing Jombang 2026: Ini 10 Larangan yang Tidak Boleh Dilanggar

15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Ringin Contong Carnival 2026 Acara Spektakuler 17 Oktober, Simak Rekayasa Arus Lantas

15 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Durian Madu Milik Lukman Juara I Kontes Durian Wonosalam, Bupati Warsubi: Upaya Gali Potensi Jombang

15 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Trending di News