Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Ratusan Motor Mogok di Bojonegoro, Tuban dan Lamongan Diduga Pertalite Campuran

badge-check


					Sejumlah motor mogok menumpuk di sebuah lokasi bengkel motor, akibat mesin mogok tidak mau distart. Foto: Instgaram@inijawatimur Perbesar

Sejumlah motor mogok menumpuk di sebuah lokasi bengkel motor, akibat mesin mogok tidak mau distart. Foto: Instgaram@inijawatimur

Penulis: Saifudin   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BOJONEGORO– Banyak pengendara motor di Tuban, Bojonegoro, Lamongan beberapa wilayah Jawa Timur melaporkan motor mereka mendadak brebet atau tersendat setelah mengisi BBM jenis Pertalite, terutama sejak Sabtu – Senin, 25 – 27 Oktober 2025.

Keluhan ini meliputi hilangnya tenaga mesin, brebet, bahkan motor sampai mati mendadak. Banyak motor yang dibawa ke bengkel untuk diperbaiki dengan perbaikan umum seperti mengganti busi dan membersihkan throttle body.

Mekanik dan pemilik bengkel mencium bau aneh dari Pertalite yang dicurigai sebagai penyebab, seperti bau buah pepaya busuk.

Fenomena ini juga dilaporkan viral di media sosial dan menjadi perbincangan luas. Beberapa pengendara melaporkan bahwa motor yang sebelumnya normal tiba-tiba bermasalah setelah keluar dari SPBU resmi yang menjual Pertalite.

Dugaan sementara dari beberapa laporan adalah kualitas Pertalite yang diduga tidak standar atau dicampur dengan zat lain (seperti etanol), yang kemudian menyebabkan masalah mesin.

Pihak SPBU dan Pertamina hingga laporan ini belum memberikan penjelasan resmi terkait keluhan tersebut. Pengujian bahan bakar oleh pihak kepolisian dan laboratorium sedang dilakukan untuk memastikan penyebab pasti.

Jika Anda mengalami masalah serupa, solusi sementara yang disarankan oleh beberapa mekanik adalah beralih menggunakan Pertamax atau melakukan servis cepat seperti pembersihan throttle body dan penggantian busi untuk mengatasi brebet mesin sementara waktu.​

Respon Pertamina
Pertamina sudah memberikan pernyataan resmi terkait keluhan masyarakat soal motor yang brebet setelah mengisi Pertalite.  Roberth MV Dumatubun, yang merupakan Pelaksana Tugas Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga.
Mereka menyatakan bahwa seluruh produk BBM, termasuk Pertalite dengan RON 90, yang disalurkan ke konsumen telah memenuhi standar dan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah.
Dia menyatakan secara resmi bahwa Pertalite (BBM RON 90) yang beredar di SPBU adalah produk bensin yang dihasilkan dari campuran hidrokarbon eks kilang tanpa penambahan etanol.
Roberth membantah klaim ada etanol dalam Pertalite dan menjelaskan bahwa percobaan mencampur Pertalite dengan air menghasilkan dua lapisan tidak bisa dijadikan bukti adanya etanol, melainkan merupakan fenomena kimiawi alami bensin yang nonpolar tidak bisa bercampur dengan air yang polar.
Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai dan menyebarkan informasi yang belum diverifikasi. Pernyataan ini disampaikan Roberth dalam beberapa keterangan resmi pada Oktober 2025 sebagai respons terhadap isu yang beredar di media sosial.

Namun, Pertamina juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami konsumen jika ada kendala teknis, dan menjelaskan sedang melakukan pengecekan dan investigasi untuk memastikan kualitas BBM tetap terjaga.

Beberapa laporan keluhan motor brebet ini juga memicu permintaan investigasi lebih lanjut dari pihak terkait dan masyarakat agar masalah ini segera ditangani dengan transparan.​

Jadi, meski ada keluhan dan isu di lapangan, hingga kini pihak Pertamina menegaskan bahwa mereka tetap berkomitmen pada standar kualitas dan melakukan tindak lanjut terkait laporan tersebut.

Untuk masalah motor brebet, masyarakat dianjurkan tetap membawa motor ke bengkel untuk dilakukan pengecekan serta menghindari potensi kerusakan lebih lanjut. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

OTT ke 23 KPK Ringkus Bupati Klaten, Wajar Ismoyo: Warga Masyarakat Saya Mohon Maaf

16 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Terlibat Kasus OTT ATR/BTN Bogor, Hercules Serahkan Rp800 Juta kepada KPK

16 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Lantik Empat Wamen Baru, Kabinet Prabowo 112 Orang tapi Kabinet Dwikora Bung Karno Sebanyak132 Orang

15 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hakim Fitrizal Lahirkan Yurisprudensi Baru: Yogi Mentawai Divonis Bersalah, tetapi Dimaafkan

15 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Menteri Sosial Ungkap Warga RI yang Kebagian HP Gratis dari Pemerintah

15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU Surabaya

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Menelisik Akar Terorisme (69): Kekaisaran yang Tidak Terlihat

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Nekad Gadaikan Motor Teman, Pria Dukuhklopo Diringkus Polisi

15 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Panitia Jor Joran Mancing Jombang 2026: Ini 10 Larangan yang Tidak Boleh Dilanggar

15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Trending di News