Menu

Mode Gelap

Headline

KPU Surabaya Gelar Audiensi dengan Demokrat Surabaya, Ini Isu Krusialnya

badge-check


					Kunjungan KPU Surabaya ke Partai Demokrat Surabaya Perbesar

Kunjungan KPU Surabaya ke Partai Demokrat Surabaya

Penulis: Ganjar | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, SURABAYA– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya menggelar audiensi dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Surabaya pada Kamis, 23 Oktober 2045.

Audiensi KPU ini adalah untuk yang pertama kali dilakukan dan merupakan bagian dari program kunjungan resmi KPU Surabaya ke partai-partai politik peserta pemilu.

Kunjungan KPU ke Partai Demokrat Surabaya adalah kunjungan ke 14 sesuai nomor urut partai.

Ketua DPC Demokrat Surabaya, Dra. Lucy Kurniasari, menyampaikan sejumlah poin penting dalam pertemuan tersebut.

“Setelah melakukan kajian kompilasi dapil, kami sepakat untuk pemekaran dapil dari lima menjadi tujuh dapil,” ujarnya.

Lucy menegaskan, pembahasan pemekaran itu akan melibatkan stakeholder, akademisi, serta seluruh partai politik melalui mekanisme public hearing.

Audiensi KPU Surabaya bersama Demokrat Surabaya

Selain pemekaran Lucy juga menyebut perlunya penambahan kursi karena penduduknya sudah meningkat, ” Jadi jumlahnya diposisi 55 kursi.” imbuhnya

Ia juga menyoroti perlunya pembaruan sistem aplikasi Sirekap agar tidak mengulang kesalahan pada pemilu sebelumnya.

“Sirekap dulu sering error sehingga berpotensi memunculkan kecurangan. Kami ingin sistem yang benar-benar sempurna agar tidak menimbulkan stigma negatif di masyarakat,” kata Lucy.

Selain itu, Demokrat meminta agar pemutakhiran data pemilih dilakukan lebih akurat, termasuk pembersihan data warga yang telah meninggal dunia.

Lucy Kurniasari menutup audiensi dengan harapan agar KPU Surabaya,
tetap menjadi penyelenggara pemilu yang jujur, adil, berintegritas, dan bermartabat.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Surabaya, Soeprayitno, menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan upaya menjaga hubungan setara dengan seluruh partai politik.

Ia menjelaskan, mayoritas masukan dari partai berkaitan dengan penataan daerah pemilihan.

“Masukan yang paling banyak adalah disparitas atau jarak antar kecamatan di dapil lima, seperti antara Pakal dan Karangpilang yang cukup jauh,” ungkapnya.

Terkait wacana pemekaran dapil menjadi enam atau tujuh, KPU Surabaya masih menunggu instruksi dari KPU RI.

“Kami akan menindaklanjuti sesuai regulasi yang berlaku dan tetap berpegang pada prinsip keadilan representasi,” pungkasnya.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jelang Tahun Baru Imlek 2026, Produksi Dupa Gaharu Jombang Melonjak 100 Persen

12 Februari 2026 - 11:11 WIB

Satu Anggota Koramil Gugur Dua Prajurit Luka-luka Diserang OPM di Tembagapura

12 Februari 2026 - 10:54 WIB

Tim Awal Berhasil Evakuasi Jenazah Dua Pilot Smart Air yang Tewas Dieksekusi OPM di Korowai

12 Februari 2026 - 09:44 WIB

Selesai Upgrade, Kapal Induk Ringan ITS Giuseppe Garibaldi segera Dikirim ke Indonesia

11 Februari 2026 - 21:21 WIB

TNI AU Berhasil Lakukan Uji Coba Take Off-Landing Pesawat Super Tucano dan F-16 di Tol Kayu Agung Lampung

11 Februari 2026 - 18:37 WIB

PO Sumber Selamat Hantam Minibus di Jalan Raya Gelagah Perak, Sopir Espass Terjepit Pingsan Luka Berat

11 Februari 2026 - 12:42 WIB

Panggilan Kedua Khofifah ke Pengadilan Tipikor, Cak Sholeh: Jika Tidak Hadir Lagi Lakukan Upaya Paksa

11 Februari 2026 - 12:00 WIB

159 Siswa HKBP Sidikalang Dirawat di RSUD, Kepala BGN Sumut Tutup Sementara SPPG Pemasok

11 Februari 2026 - 10:51 WIB

Negara Rugi Rp 74,3 Miliar, Kajati Menahan Dji Lie Alianto Bos Distribusi Utama Semen Baturaja Sumsel

11 Februari 2026 - 10:15 WIB

Trending di Headline