Menu

Mode Gelap

Life Style

Pria Tiongkok Kena Penyakit Pemakan Daging setelah Minum Coca-Cola Setiap Hari

badge-check


					Minum Coke perlu pembatasan Perbesar

Minum Coke perlu pembatasan

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Seorang pria berusia 31 tahun di Guangzhou yang minum tiga kaleng Coke sehari selama bertahun-tahun hampir kehilangan kakinya setelah asam urat yang tidak diobati memicu infeksi pemakan daging.

Pria yang hanya diidentifikasi dengan nama belakangnya Wu ini memang gemar minum minuman manis sejak kecil. Saat dewasa, menenggak Coca-Cola menjadi kebiasaan, meskipun kesehatannya mulai menunjukkan tanda-tanda peringatan. Di usia 20 tahun, ia didiagnosis menderita asam urat tinggi dan gout, suatu bentuk artritis yang disebabkan oleh kristal asam urat berlebih dalam darah. Namun, ia mengabaikan saran medis dan tetap mengonsumsi soda setiap hari, lapor Mothership .

Seiring waktu, kondisinya memburuk. Benjolan keras kristal asam urat, yang dikenal sebagai tofi, terbentuk di persendiannya, termasuk tangan dan kakinya. Meskipun terlihat, Wu mengatakan benjolan tersebut tidak menimbulkan rasa sakit dan tidak mengganggu kehidupan sehari-harinya, sehingga ia memilih untuk tidak berobat, lapor Guangzhou Daily .

Kepuasan diri itu terbukti berbahaya. Baru-baru ini, tofi di tangan dan kaki kanannya pecah, menimbulkan borok yang menyakitkan. Situasi semakin memburuk ketika tulang di jari kaki kanannya menembus kulit, membuka jalan bagi necrotising fasciitis: infeksi bakteri langka dan agresif yang lebih dikenal sebagai penyakit pemakan daging.

Dokter di Pusat Perawatan Luka Langka dan Sulit di Rumah Sakit Palang Merah Guangzhou mengatakan kondisi Wu kritis, dan kaki kanannya berisiko diamputasi untuk mencegah penyebaran infeksi. Ia dirawat untuk operasi darurat dan perawatan intensif.

Setelah 27 hari perawatan, yang meliputi pengendalian infeksi bakteri, pembedahan untuk mengangkat tophi dan memberikan Wu diet rendah purin yang ketat untuk menurunkan kadar asam urat, dokter berhasil menyelamatkan kakinya.

Menurut Sistem Kesehatan Universitas Nasional Singapura, asam urat biasanya dimulai dengan artritis mendadak yang nyeri pada tungkai bawah, yang menyebabkan sendi menjadi bengkak, merah, dan nyeri. Pada tahap awal, asam urat memengaruhi satu sendi, tetapi jika tidak diobati, dapat menyebar ke beberapa sendi dan menyebabkan kerusakan permanen.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:40 WIB

Kupeluk Kamu Selamanya, Kisah Keluarga yang Menyentuh dan Menggugah Empati

24 April 2026 - 19:38 WIB

KPJ Sabah Specialist Hospital, Pusat Perawatan Kesehatan yang Makin Mendunia Pilihan Pasien Indonesia

22 April 2026 - 11:39 WIB

Setelah Membuat Tato, Perempuan Alami Nyeri dan Mata Kanan Kabur

20 April 2026 - 21:12 WIB

no na, Menyatukan Akar Lokal dan Musik Global

19 April 2026 - 20:30 WIB

Jennie Masuk Daftar 100 Orang Paling Berpengaruh di Tahun 2026

17 April 2026 - 20:31 WIB

Manis yang Terkendali: Rekomendasi Konsumsi Gula Berdasarkan Usia

15 April 2026 - 17:23 WIB

1 Juta Akun TikTok di RI Diblokir, Menkomdigi: Ini Adalah Kemenangan

14 April 2026 - 20:31 WIB

Tantangan Maudy Ayunda Menari Roh Hewan di Film Para Perasuk

12 April 2026 - 20:17 WIB

Trending di Life Style