Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Diduga Keracunan Makanan MBG, Siswa TKA Tlanakan Pamekasan Dibawa ke Puskesmas

badge-check


					Puluhan siswa TKA Al-Falah, Tlanakan , Pemekasan, Madura, dirawat puskesmas, diduga kercaunan setelah makan makanan dari MBG, Selasa, 9 September 2026. Foto: tangkap layar video Youtube@Metro TV Perbesar

Puluhan siswa TKA Al-Falah, Tlanakan , Pemekasan, Madura, dirawat puskesmas, diduga kercaunan setelah makan makanan dari MBG, Selasa, 9 September 2026. Foto: tangkap layar video Youtube@Metro TV

Penulis: Saifudin | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PAMEKASAN – Puluhan siswa TK Al-Falah, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Madura,  diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Selasa 9 September 2025.

Menyikapi hal ini, pihak pengelola dapur menyampaikan permohonan maaf. Syaiful Arif, perwakilan mitra dapur SPPG Larangan Tokol, menyatakan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

“Atas nama SPPG dan mitra, kami dengan tulus memohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak sekolah dan anak-anak yang diduga terkena keracunan,” ujarnya.

Syaiful menjelaskan bahwa seluruh tim dapur sudah melakukan briefing guna memaksimalkan peran masing-masing dan mengantisipasi kemungkinan dampak yang timbul. Evaluasi terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak sekolah, Koramil, Kodim, serta instansi terkait lainnya. Keputusan selanjutnya akan diambil secara bersama-sama agar tidak parsial, melainkan melalui musyawarah,” tambahnya.

Ia menegaskan komitmen pihaknya untuk memperbaiki standar operasional dan bertanggung jawab secara moral terhadap para siswa yang terdampak.

“Harapan kami, peristiwa ini menjadi bahan evaluasi demi peningkatan kualitas pelayanan di masa mendatang. Kami berkomitmen untuk memperbaiki setiap aspek dalam SOP dapur MBG,” pungkas Syaiful.

Pernyataan Kadisdik

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pamekasan, Saifudin, menyatakan bahwa benar ada delapan siswa yang saat ini sedang dirawat di beberapa fasilitas kesehatan akibat dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Ia memastikan pihaknya terus memantau kondisi para siswa dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani peristiwa ini dengan serius.

Saifudin juga menegaskan bahwa investigasi terhadap penyebab keracunan ini terus dilakukan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Siswa TK Al-Falah dan beberapa santri di Pamekasan diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi nasi goreng yang merupakan bagian dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Makanan tersebut berisi irisan telur dan ayam suwir. Gejala yang dialami para siswa antara lain mual, muntah, dan diare. Setelah kejadian itu, sekitar 20 siswa dilarikan ke Puskesmas Tlanakan untuk mendapat perawatan, dengan tiga siswa masih menjalani perawatan intensif hingga kini. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kandang Ayam Seharga Rp 2 Miliar Ludes Terbakar di Peterongan Jombang

4 Juni 2026 - 22:04 WIB

Curanmor di Jombang Kembali Marak, Sekali Beraksi Pelaku Gondol 2 Motor

4 Juni 2026 - 18:49 WIB

Titik Nol Peringati Hari Lahir ke-124 Bung Karno, Masfiin: Sajikan Jenang Pelok dan Sego Ploso

4 Juni 2026 - 18:19 WIB

Bocah 7 Tahun Korban Penculikan Tewas, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

4 Juni 2026 - 15:38 WIB

Pancasila Mengejawantahkan Bumi Nurani Manusia

4 Juni 2026 - 13:06 WIB

Presiden Prabowo: Jangan Ada yang Ganggu Proses Hukum terhadap Pimpinan BGN

4 Juni 2026 - 11:43 WIB

Pelantikan APINDO Jombang: Sinergi Pemkab dan Pengusaha Genjot Investasi & Perluas Lapangan Kerja

4 Juni 2026 - 10:55 WIB

Ketua DPK APINDO Jombang, Drs Fathurahman mengibarkan pataka APINDO, saat pelantikan di pendopo Pemkab Jombang, Kamis, 4 Juni 2026. Foto: ist

12 Jam Diperiksa, Kejaksaan Agung Langsung Menahan Dadan, Lodewyk dan Sony

3 Juni 2026 - 20:13 WIB

3 Warga Jombang Tewas Tersengat Listrik di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Duka Rp 50 Juta/ Orang

3 Juni 2026 - 16:16 WIB

Trending di News