Menu

Mode Gelap

Life Style

Memencet Jerawat di ‘Segitiga Kematian’ Bisa Akibatkan Kehilangan Nyawa

badge-check


					Wajah merot dan bengkak akibat pencet jerawat Perbesar

Wajah merot dan bengkak akibat pencet jerawat

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Jerawat memang menjengkelkan namun jangan asal pencet karena emencet jerawat di ‘Segitiga Kematian’, area segitiga di wajah Anda antara pangkal hidung dan sudut mulut, dapat menyebabkan komplikasi medis serius dan bahkan kematian.

Lish Marie, seorang ibu muda dengan tiga anak, baru-baru ini menjadi viral di TikTok setelah mengunggah video tentang bagaimana memencet jerawat di bawah wajahnya menyebabkan peradangan ekstrem dan kelumpuhan wajah yang membutuhkan perawatan medis.

Lish mencoba memencet jerawat tepat di bawah lubang hidung kirinya menggunakan kukunya, tetapi dalam beberapa jam, dia tahu ada yang tidak beres. Sisi kiri wajahnya menjadi sangat bengkak sehingga ketika dia mencoba tersenyum, rasanya sakit, dan hanya sudut mulutnya yang terangkat membentuk seringai.

Setelah sekitar empat jam, dia pergi ke UGD, di mana dokter segera memberinya empat obat – termasuk antibiotik dan steroid – untuk mengobati infeksi yang diduga telah memasuki aliran darah melalui jerawat.

Kasus Lish bukanlah kasus yang unik. Setelah TikTok-nya viral, New York Post melaporkan kasus serupa di mana orang-orang memencet jerawat di area wajah yang sama dengan konsekuensi yang fatal.

Seorang perempuan mengaku bahwa, dalam kasusnya, hal itu menyebabkan infeksi staph “yang lebih parah daripada melahirkan” yang meninggalkan bekas luka, dan seorang ibu mengenang putrinya yang dirawat di rumah sakit selama seminggu dan harus menjalani operasi wajah setelah jerawat yang terinfeksi menyebar.

Dokter memperingatkan bahwa karena struktur anatomi area wajah ini, yang disebut Segitiga Kematian, bahkan memencet jerawat terkecil pun dapat menyebabkan komplikasi.

Wilayah berbahaya di wajah

“Tidak ada mekanisme katup di area ini untuk mencegah aliran darah retrograde,” ujar dokter kulit dr. Vishakha Dhorde kepada NDTV. “Jika bakteri dari jerawat yang terinfeksi memasuki pembuluh darah ini, mereka dapat mencapai otak dan menyebabkan infeksi parah seperti trombosis sinus kavernosus septik, yang berpotensi menyebabkan kehilangan penglihatan, stroke, kelumpuhan, atau bahkan kematian.”

“Karena jalur anatomi ini, infeksi di zona ini, dalam kasus yang jarang terjadi, dapat menyebar dari wajah ke otak tanpa penyaringan pelindung dari bagian lain sistem peredaran darah,” ujar rekan dokter kulit dr. Ajay Rana.

Pada dasarnya, ketika Anda memencet jerawat di Segitiga Kematian, Anda menciptakan luka terbuka yang memungkinkan bakteri berbahaya memasuki aliran darah dan menyebabkan infeksi yang dapat mencapai otak Anda. Kasus-kasus seperti yang disebutkan di atas jarang terjadi, jika tidak, jutaan remaja akan berakhir di rumah sakit setiap tahunnya, tetapi dokter memperingatkan bahwa, sekecil apa pun, risikonya perlu dipertimbangkan.

“Saya rasa saya tertular dengan sangat cepat, dalam beberapa jam, jadi saya minum banyak obat,” kata Lish di TikTok, menambahkan bahwa senyumnya miring selama sekitar 24 jam. Dia kembali 100% normal dalam tiga hari.

Yang lain tidak seberuntung itu, karena bakteri seperti Staphylococcus atau Streptococcus sangat sulit diatasi setelah memasuki aliran darah. Peradangan juga bisa menjadi masalah, karena menekan jerawat di Segitiga Kematian terlalu keras dapat menyebabkan peradangan menyebar ke sinus kavernosus dan menekan saraf optik atau organ sensitif lainnya yang dekat dengan otak.

“Saya hampir mati karena ini. Ini bukan lelucon, saya dirawat di rumah sakit selama satu setengah minggu dan menjalani operasi,” komentar seseorang di video Lish Marie.

Dokter menyarankan, jika Anda benar-benar harus memencet jerawat di Segitiga Kematian, pastikan Anda mencuci muka dan tangan, gunakan kapas atau alat pemencet yang didesinfeksi, bukan kuku, dan apa pun yang Anda lakukan, jangan terlalu menekan agar tidak menyebabkan peradangan.***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Yang Harus Diperhatikan Saat Diet Tinggi Protein, Apa Risiko dan Cara Menerapkannya?

27 Agustus 2025 - 19:24 WIB

Kekayaan Bersih Travis Kelce dan Taylor Swift 1,7 Miliar Dolar

27 Agustus 2025 - 11:56 WIB

Sudah Sewindu Sara Wijayanto Masih Dikirim Serangan Santet

27 Agustus 2025 - 10:49 WIB

Aktris Hong Kong Carman Lee: Saya Tidak Tertarik Berkencan

25 Agustus 2025 - 21:23 WIB

Wamenkes Tawarkan Pankreas Buatan untuk Solusi Diabetes, Begini Cara Kerjanya

25 Agustus 2025 - 19:30 WIB

Resmi Cerai, Zize Hapus Semua Foto Pratama Arhan

25 Agustus 2025 - 18:55 WIB

Pratama Arhan Gugat Cerai Azizah Salsha, Apa Penyebabnya

25 Agustus 2025 - 14:13 WIB

Pratama Arhan gugat cerai Zize

600 Warga Desa Mejoyolosari Aksi Karnaval Teaterical, Kades Supaat Banjiri Saweran dan Hadiah

25 Agustus 2025 - 12:57 WIB

Anggota DPRD Jakarta Disemprot Warganet, Flexing Liburan ke Italia

24 Agustus 2025 - 20:00 WIB

Trending di Life Style