Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Rismaluh Bersama BPP Tembelang, Much Rony Turun ke Desa Janji akan Tambah Irpom

badge-check


					Kadipertan Pemkab Jombang Ir Much. Ronny bersama BPP Tembelang melakukan Rismaluh (sehari bersama penyuluh)  di desa- desa pertanian wilayah Tembelang, Selasa, 17 Juni 2025. Foto: Instagram@kadispertanjombang Perbesar

Kadipertan Pemkab Jombang Ir Much. Ronny bersama BPP Tembelang melakukan Rismaluh (sehari bersama penyuluh) di desa- desa pertanian wilayah Tembelang, Selasa, 17 Juni 2025. Foto: Instagram@kadispertanjombang

Penuli:  Arief Hendro Soesatyo   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Kepala Dinas Pertanian Jombang, Ir Much. Rony pimpin langsung terjun lapangan dalam aksi Rismaluh (Sehari Bersama Penyuluh) bersama rim Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Tembelang,  kecamatan Tembelang.

Kegiatan sehari bersama penyuluh pertanian yang dilakukan dengan metode penyuluhan dan demonstrasi teknik budidaya, untuk meningkatkan kapasitas penyuluh, petani, serta mengembangkan pertanian di wilayah Jombang.

Lokasi pertama yang didatangi adalah irigasi perpompaan (Irpom) Kelompok Tani (Poktan) dusun Medeleg, desa Tampingmojo, kecamatan  Tembelang, Selasa,  17 Juni 2025.

Di lokasi itu Much, Rony bersama penyuluh Himawan SSt dan Febrianti DI, A.md, menemui ketua Pokta Medeleg. Rony melakukan pemeriksaan penggunaan pompa air tenaga listrik itu untuk pengairan di sawah di Medeleg.

Ia berpesan kepada ketua Poktan, agar Irpom bantuan ini dipelihara sebaiknya-baiknya, “Kedua adalah pengelolaan, misalnya harus beli token (listrik), service-service! Agar bisa termafaatkan secara maksiml,”  tutur Rony.

Meneyluh kep irigasi perpomaan (Ipom) Medeleg, Kadispertan Jombang Ir. Much. Ronny minta agar bantuan pemerintah ini diperlihara secara baik agar bermanfaatn. Foto: Instagram@dispertanjombang

“Kita ini punya program pangan nasional, maka sekiranya nanti airnya sudah cukupo bisa dialirkan ke lahan yang semula bukan padi, bisa dijadikan sawah padi,” kata dia kepada Abdul Rochim, ketua Poktan Medeleg.

Sebagai info tambahan, luas lahan sawah padi di dusun Medeleg, Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang adalah sekitar 141 hektar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jombang lahan sawah seluas 141 hektar dengan rata-rata produksi padi sekitar 7,62 ton per hektar.

Acara dilanjutkan dalam penyuluhan budi daya tanaman sehat pengedalian hama terpadu di Poktan Kalak, desa Kalikejambon, sekaligus anjangasana ke kantor desa pemdes Kalikejambon.

 

Rony mengatakan bahwa Irpom Swadaya ini dibangun secara mandiri oleh Poktan setempat, “Ini adalah contoh yang baik,  karena memang ada kebutuhan. Tetapi pemerintah akan segera membangun Irpom tambahan lagi di sana,” kata Ronny.

Ronny menegaskan dengan adanya kecukupan air, dengan cara budidaya yang baik, akan memberikan hasil penan baik terutama dalam mencukup pangan setempat maupun nasional.

Perjalanan Rismaluh dilanjutkan ke pada kelompok tani (Poktan) Pulorejo, didampingi penyuluh Asyar B, S.Pt, mereka mendapatkan infomasi dari penyuluh dan Kadispertan Jombang. Juga ke lokasi Gabungan Kelompok Pertani (Gabpoktan) yang memroduksi bokashi bersama penyuluh Himawan SST

Bokashi adalah metode pembuatan pupuk organik dengan cara fermentasi bahan organik menggunakan mikroorganisme efektif (EM), biasanya dalam kondisi tertutup tanpa udara (anaerob).

Istilah “bokashi” berasal dari bahasa Jepang yang berarti “bahan organik yang difermentasi” atau “perubahan secara bertahap” dalam bahan organik.

Di okasi Gabungan Kelompok Pertani (Gabpoktan) yang memroduksi bokashi bersama penyuluh Himawan SST. Foto: Instagram@dispertanjombang

Proses ini menghasilkan pupuk organik yang kaya nutrisi dan mikroorganisme yang bermanfaat untuk tanah dan tanaman, dan biasanya lebih cepat selesai dibandingkan pengomposan konvensional.

Bokashi adalah pupuk organik yang dibuat dengan fermentasi cepat menggunakan mikroorganisme khusus, yang membantu memperbaiki kualitas tanah dan meningkatkan kesuburan tanaman.

Di desa Kepuhdoko, PPL Enis Z, SP membawa Kadispertan ke lokasi lahan kedelai, berlanjut ke desa Jaiwayes. Perjalanan diakhiri kunjungan langsung kemitraan dengan PT Wahana- Afco. **

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PMI Warga Jombang Meninggal Dunia di Warsawa Polandia, Jenazah Terancam Dikremasi

18 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hadapi Sesar Aktif Kendeng dan Banjir Rob, Eri Cahyadi Pasang Sistem Peringatan Dini di Surabaya

18 Oktober 2026 - 09:29 WIB

182 Personel SAR Gabungan Sukses Evakuasi 110 Pendaki G. Arjuno yang Terbakar Hebat

18 Oktober 2026 - 03:20 WIB

Asap Karhutla, NEA Singapura Beri Surat Pencegahan kepada Tujuh Perusahaan Konsesi Hutan di RI

17 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Nyekar Makam Gus Dur, Kapolri Suyudi: Utamakan Kerukunan dan Toleransi

17 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Dari Halaman Polres Jombang Kapolri Resmikan Desk Ketenagakerjaan: 7-8 Hari Selesai Secara Adil

17 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Dipanggil ke KPK, Nusron Wahid Malah Pergi Malaysia Ada Apa?

17 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Soto Ayam Golkar Rp10.000 Laris Manis, Agus Karim 8 Tahun Menggelar Jumat Legi Berkah Makan Gratis

17 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Praktek Goreng Saham, OJK Jatuhkan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun kepada DSSA, BREN dan CUAN

17 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Trending di News