Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Internasional

Netanyahu Setuju Gencatan Senjata dengan Iran, Manut Usulan Trump

badge-check


					PM Israel Benyamin Netanyahu Perbesar

PM Israel Benyamin Netanyahu

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan sepakat gencatan senjata dengan Iran pada Selasa (24/6).

Pernyataan Netanyahu ini baru muncul setelah Presiden Amerika serikat Donald Trump mengeklaim kedua negara sepakat gencatan beberapa jam sebelumnya.

Melalui pernyataan yang dirilis kantor Perdana Menteri Israel, Netanyahu mengatakan telah menyepakati gencatan senjata yang digagas Trump.

“Dengan mempertimbangkan tercapainya tujuan operasi, dan dalam koordinasi penuh dengan Presiden Trump, Israel telah menyetujui usulan presiden untuk gencatan senjata bilateral,” bunyi pernyataan kantor Netanyahu seperti dikutip Al Jazeera.

“Israel akan merespons dengan keras terhadap setiap pelanggaran gencatan senjata.”

Dikutip Reuters, Netanyahu mengeklaim menyetujui gencatan senjata karena tujuan utama Israel untuk memusnahkan ancaman nuklir dan rudal balistik Iran telah berhasil.

Kantor Perdana Menteri menyatakan gencatan ini disepakati setelah Netanyahu mengadakan pertemuan dengan kabinetnya bersama Menteri Pertahanan dan Kepala Mossad pada malam sebelumnya “untuk melaporkan bahwa Israel telah mencapai seluruh tujuan Operasi Rising Lion, bahkan lebih dari itu.”

“Israel telah menghilangkan dua ancaman eksistensial langsung sekaligus – baik di bidang nuklir maupun rudal balistik,” kata kantor Netanyahu.

“Militer Israel berhasil menguasai penuh wilayah udara di atas Tehran, menghancurkan infrastruktur kepemimpinan militer, dan menghantam puluhan target utama pemerintahan Iran,” bunyi pernyataan itu menambahkan.

Sebelumnya, Trump mengeklaim berhasil membuat Israel-Iran gencatan senjata. Melalui unggahan di media sosialnya pada Senin (23/6) waktu AS, Trump mengumumkan “gencatan senjata penuh dan total” antara Israel dan Iran yang ia harap akan menjadi permanen.

Menurut Trump, gencatan senjata ini dijadwalkan akan dimulai dalam waktu sekitar enam jam.

“Telah disepakati sepenuhnya antara Israel dan Iran bahwa akan ada GENCATAN SENJATA PENUH DAN TOTAL (dalam sekitar 6 jam dari sekarang, setelah Israel dan Iran menyelesaikan misi akhir mereka yang sedang berlangsung!), selama 12 jam, dan setelah itu perang akan dianggap SELESAI,” tulis Trump di media sosial.

Namun, saat itu Iran masih membantah bahwa belum ada kesepakatan apa pun soal gencatan senjata sampai Israel menghentikan serangannya.

Sementara itu, pengumuman Israel setuju gencatan ini juga muncul kala sejumlah wilayahnya baru saja menghadapi rentetan serangan rudal balistik Iran. Terlihat sejumlah gedung hancur imbas gempuran rudal Iran.

Iran mengeklaim gempuran udara terakhir sebelum gencatan disebut berjalan itu telah menewaskan sedikitnya sembilan orang di wilayah utara Israel. Sementara itu, otoritas Israel melaporkan sejauh ini baru ada empat orang yang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya terluka imbas serangan terbaru Iran.

Menurut tim SAR Israel, jumlah korban masih kemungkinan bertambah menyusul petugas masih mencari kemungkinan korban lainnya yang terjebak reruntuhan bangunan.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Google Lakukan Ribuan Perubahan Sistem Setiap Tahun, Siapa Diuntungkan?

3 September 2026 - 19:28 WIB

Bill Gates Peringatkan, AI Dapat Membuat Bencana Ekonomi

28 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Ratu Suthida Bikin Sejarah, Jalani Latihan Solo dengan Jet Tempur JAS 39 Gripen

27 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Era Baru Robotika: Ketika Kecepatan Lari Robot Salip Rekor Usain Bolt

23 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Ilmuwan Tiongkok Menciptakan Berlian yang Tak Bisa Dihancurkan

19 Agustus 2026 - 21:42 WIB

KPJ Damansara Specialist Hospital 2, Rumah Sakit Layaknya Hotel

18 Agustus 2026 - 07:39 WIB

Kereta Cepat Tiongkok Pecahkan Rekor Akselerasi dari 0 hingga 800 km/jam dalam 5 detik

16 Agustus 2026 - 18:47 WIB

PM Australia Minta Maaf karena Mengatakan Akan ‘Berhubungan Seks’ dengan Kylie Minogue

7 Juli 2026 - 19:22 WIB

Dr Lee Woo Guan: Robot dan Kecanggihan Teknologi Hanya Membantu, Peran Dokter Tetap Nomor Satu

28 Juni 2026 - 12:29 WIB

Trending di Headline