Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Target Stunting Turun 3 % 2025 di Jombang, Dr Hexawan: Tidak Mudah Harus Sinergi

badge-check


					Target Stunting Turun 3 % 2025 di Jombang, Dr Hexawan: Tidak Mudah Harus Sinergi Perbesar

Penulis: Arief Hendro Soesatyo   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG– “Persoalan stunting tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah semata, namun membutuhkan sinergi seluruh elemen. Mulai dari tingkat kabupaten hingga ke desa dan keluarga,” tegas Ny Yuliarti Nugrahani, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jombang.

Pernyataan itu disampaikan saat Yuliarti  membuka rapat pelaksanaan Gerakan Cegah Stunting yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, Selasa, 17 Juni 2025.

“PKK memiliki peran strategis dalam pencegahan stunting melalui edukasi, penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan keluarga,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan dasar kesehatan. Kader Posyandu, menurutnya, harus didorong aktif memobilisasi balita agar rutin datang ke Posyandu serta memberikan edukasi tentang gizi dan pola asuh sehat.

Sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 dan Keputusan Ketua Umum TP PKK Nomor 15/KEP/PKK.PST/VIII/2021, upaya pencegahan stunting menjadi bagian dari 10 Program Pokok PKK, khususnya Pokja IV yang membidangi kesehatan.

“Isu strategis seperti belum optimalnya pola asuh anak, pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan, serta konsumsi makanan bergizi lokal menjadi perhatian serius,” ungkapnya.

Istri Bupati Jombang ini juga menekankan peran penting Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari bidan, kader PKK, dan penyuluh KB dalam mendampingi keluarga berisiko stunting.

Mereka ini, lanjut dia, bertugas memastikan calon pengantin mendapat edukasi pra nikah, ibu hamil menjalani pemeriksaan rutin, balita mendapatkan asupan gizi yang cukup dan imunisasi lengkap, hingga memfasilitasi rujukan dan bantuan sosial.

“Saya mengajak seluruh kader PKK, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun desa untuk meningkatkan kepedulian dan kebersamaan dalam mencegah stunting. Karena pencegahan stunting adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Komitmen Dinkes
Bupati Jombang targetkan penurunan angka stunting 3% di 2025, merespon tantangan ini Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, dr Hexawan Tjahja Widada mengatakan target penurunan angka stunting hingga 3% pada akhir tahun 2025 adalah bentuk komitmen serius kami dalam menjawab arahan dan amanah Bupati Jombang, H Warsubi.

“Kami menyadari angka tersebut bukanlah sesuatu yang mudah dicapai, namun dengan kerja kolektif, intervensi yang tepat sasaran, dan partisipasi aktif masyarakat, kami optimis hal ini bisa terwujud.”

Ia menambahkan, Dinas Kesehatan telah merancang langkah strategis yang menyentuh akar permasalahan stunting, mulai dari deteksi dini kondisi gizi, pemberian makanan tambahan bergizi bagi balita, hingga pemantauan pertumbuhan anak secara berkala.

“Tak kalah penting adalah edukasi kepada keluarga menjadi sangat krusial, karena pola asuh dan pengetahuan tentang gizi masih menjadi tantangan di lapangan,” imbuhnya.

Menurutnya, seperti yang disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani, upaya penanganan stunting harus dilakukan secara terintegrasi.

“Seperti yang disampaikan Ibu tadi. Kami butuh sinergi lintas sektor, baik dari unsur pemerintah, swasta, maupun masyarakat. Ini untuk memastikan setiap anak di Jombang tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang cerah,” pungkasnya.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Berdialog, Kapolres Jombang Ajak Mahasiswa Jaga Kamtibmas

20 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Hari Purnomo: Koperasi Tumbuh Jadi 1.020 Unit Volume Usaha Rp500 M, 164 UMK Naik Kelas

20 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Agustiar Sabran Pamit dan Tidak Kembali, Massa Aksi Demo Segel Kantor Gubernur Kalteng

19 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Karhutla Gambut Bisa Diprediksi Secara Sains

19 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Trans Jatim Koridor Malang Raya Diluncurkan 30 Oktober 2026

19 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Aturan Baru Ojol 2026: Pengemudi Bebas Kerja di Banyak Aplikator

19 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Kartiyono 12 Tahun di Bapemperda Jombang: Pastikan Perda Sesuai Kebutuhan dan Hidup di Masyarakat!

19 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Diduga Bakar Lahan 800 M2, Warga Bareng Tangkap Pengamen dan Diikat di Tiang Listrik

19 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Menelisik Akar Terorisme (70): KKK Punya 4 Juta Anggota

19 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Trending di News