Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Erdogan: Indonesia Akan Beli 48 Jet Tempur Turki

badge-check


					Jet tempur Kaan buatan Turki Perbesar

Jet tempur Kaan buatan Turki

Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebut negerinya akan mengekspor 48 jet tempur ke Indonesia. Hal ini disampaikannya Rabu (11/6/2025) melalui media sosial (medsos) X.

“Saya ingin berbagi dengan bangsa saya pertemuan yang sangat tradisional dan indah dengan pesawat nasional kita KAAN (TF-KAAN),” ujarnya yang diterjemahkan, sebagaimana dilihat CNBC Indonesia.

“Dalam kerangka perjanjian yang kita tandatangani dengan teman dan saudara kita Indonesia, 48 jet Turki akan diekspor ke Indonesia,” tambahnya.

“Saya berharap perjanjian ini akan bermanfaat bagi Turki dan Indonesia, dengan mempertimbangkan kesepakatan yang kuat dan konvergensi industri sabun lokal dan nasional kita.”

Ia pun memberikan salam ke Presiden RI Prabowo Subianto. Menurutnya Prabowo memainkan peran utama dalam penandatanganan perjanjian.

Dalam artikel Oktober 2020, Luerdi dan Hizra Marisa menjelaskan kemungkinan alasan mengapa Indonesia memandang Turki sebagai mitra modernisasi militer kelas atas yang ideal.

Mereka mencatat Turki dapat membantu Indonesia mempersempit kelemahan pertahanan yang ada, seperti keterbatasan basis teknologi dalam negeri, kurangnya perangkat keras militer strategis, dan ketergantungan pada pasokan negara-negara besar. Luerdi dan Marisa menyoroti posisi terdepan Turki dalam teknologi militer dan penjualan senjata sebagai kunci kemitraan semacam itu.

Sejalan dengan itu, laporan Maret 2025 oleh Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI) mengatakan bahwa pada tahun 2024, Turki adalah eksportir senjata terbesar ke-11 secara global, dengan sebagian besar penjualannya ditujukan ke UEA, Pakistan, dan Qatar.

Molly Campbell menyebutkan dalam sebuah artikel pada bulan September 2024 untuk Center for a New American Security (CNAS) bahwa ekspor pesawat nirawak militer berfungsi sebagai pintu gerbang Turki menuju industri persenjataan global. Campbell menyebutkan bahwa sejak tahun 2018, Turki telah menghasilkan 65% dari seluruh penjualan, menyalip China sebagai pemasok pesawat nirawak militer terbesar di dunia.

Jens Bastian menyebutkan dalam laporan Februari 2024 untuk Stiftung Wissenschaft und Politik (SWP) bahwa proyek persenjataan Turki, seperti Bayraktar TB-2, tank tempur utama (MBT) Altay, pesawat tak berawak siluman Anka-3, dan pesawat tempur Kaan menunjukkan tujuannya untuk menjadi independen dari penyedia internasional, secara sistematis mempromosikan inovasi teknologi dengan perusahaan rintisan dan universitas, dan meningkatkan kapasitasnya untuk mengekspor berbagai sistem persenjataan.

Namun, Turki harus menekan biaya mengingat pasar jet tempur yang jenuh. Can Kasapoglu menyebutkan dalam artikel Atlantic Council pada Juni 2024 bahwa Kaan menghadapi persaingan dari F-35 AS, KF-21 Korea Selatan, Rafale Prancis, dan Gripen Swedia.

Kasapoglu mengatakan bahwa promosi penjualan terbaik Turki untuk Kaan adalah memposisikannya sebagai jet tempur alternatif kelas NATO bagi negara-negara yang tidak dapat membeli F-35.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tuntut Keadilan, 50 Perwakilan Karyawan PT SGS Unjuk Rasa di Disnaker Jombang

17 Juli 2026 - 21:12 WIB

Wibisono: Patut Diduga Langgar Tiga UU Sekaligus, Uang Anggota Rp124 M Dibelikan Tanah oleh Pengurus KPRI Jombang

17 Juli 2026 - 15:05 WIB

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Trending di News