Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Internasional

Paus Fransiskus Meninggal Dunia, Satu Hari Usai Misa Paskah

badge-check

KREDONEWS.COM, SURABAYA- Berita duka datang dari Vatikan. Paus Fransiskus meninggal dunia pada Senin, 21 April 2025. Bapa Suci Paus yang telah memimpin umat Katolik dunia sejak tahun 2013 ini pergi untuk selama-lamanya setelah sempat dirawat di rumah sakit selama 5 minggu akibat pneumonia bilateral.

Paus pertama dari Amerika Latin ini meninggal dunia di usia 88 tahun. Beliau akan dimakamkan di Basilika Santa Maria Mayor yang terletak di Kota Roma.

Kepergian Paus Fransiskus meninggalkan duka yang mendalam bagi dunia, terutama umat Katolik sedunia. Kepergiannya yang tiba-tiba ini berlangsung sehari setelah Bapa Paus menghadiri misa Hari Paskah terakhirnya.

Dalam khotbah terakhirnya, beliau menyampaikan seruan terhadap perdamaian dunia, termasuk menghentikan agresi brutal Israel ke Jalur Gaza Palestina, hingga Perang Rusia vs Ukraina.

Pada Minggu, Paus Fransiskus diketahui ingin memberikan kejutan dengan hadir dalam misa hari Paskah di Alun-Alun Santo Petrus Basilika. Dalam misa tersebut, 50 ribu umat Katolik menghadiri misa tersebut. Meski begitu, sebagian besar khotbahnya dibacakan oeh Uskup Agung Diego Ravelli.

Setelah khotbah selesai, Paus Fransiskus sempat turun ke Lapangan Santo Petrus menggunakan popemobile. Paus Fransiskus menyapa umat uang antusias melihatnya lagi terutama anak-anak setelah sempat sakit dan dirawat di RS untuk beberapa waktu.

Hari minggu lalu diyakini sebagai kali pertama Paus Fransiskus Kembali naik popemobile sejak keluar dari Rumah Sakit Gemelli, sekaligus menjadi perjumpaan terakhirnya dengan umat.

Setelah menghadiri misa Paskah, Paus Fransiskus beristirahat selama Minggu sore dan menikmati makan malam yang tenang.

Senin pagi, sekitar pukul 05.30 waktu Roma, kondisi kesehatan Paus tiba-tiba menurun. Penanganan medis langsung diberikan oleh tim medis yang menjaganya.

Satu jam kemudian, Bapa Paus yang berada di tempat tidurnya di Lantai Dua Casa Santa Marta, melambaikan tangan sebagai isyarat perpisahan kepada perawat kesehatan pribadinya, Massimiliano Strappetti. Beliau lalu jatuh dalam keadaan koma.

Berdasarkan sertifikat kematian yang dikeluarkan oleh Vatikan, waktu kepergian Paus Fransiskus tercatat pada pukull 07.35 pagi. Vatikan menjelaskan bahwa kematian Paus Fransiskus terjadi dengan cepat tanpa rasa sakit.

Paus Fransiskus meninggal dunia akibat stroke. Dikutip dari AFP, stroke yang menyerang secara tiba-tiba itu membuat Paus Fransiskus mengalami kondisi koma hingga serangan jantung “yang tidak dapat dipulihkan”.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Raja Thailand Terbangkan Sendiri Pesawat Boeing 737 -800

15 September 2026 - 17:27 WIB

Resmi Mengaku, Amerika Serikat Kerahkan Senjata Ofensif Aktif di Orbit Bumi

15 September 2026 - 16:48 WIB

Mantan PM Inggris dan Delegasi Barat Nyaris Kena Serangan Drone Rusia

14 September 2026 - 18:51 WIB

Luana Lopes Lara, Mantan Balerina ke Miliarder Paling Tajir, Kalahkan Taylor Swift

6 September 2026 - 18:16 WIB

Google Lakukan Ribuan Perubahan Sistem Setiap Tahun, Siapa Diuntungkan?

3 September 2026 - 19:28 WIB

Bill Gates Peringatkan, AI Dapat Membuat Bencana Ekonomi

28 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Ratu Suthida Bikin Sejarah, Jalani Latihan Solo dengan Jet Tempur JAS 39 Gripen

27 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Era Baru Robotika: Ketika Kecepatan Lari Robot Salip Rekor Usain Bolt

23 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Ilmuwan Tiongkok Menciptakan Berlian yang Tak Bisa Dihancurkan

19 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Trending di Internasional