Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Insiden Balon Udara Nyangkut di Kabel dan Tiang Listrik Terjadi di Pujon dan Lawang Malang

badge-check


					(Kiri) Sebuah balon udara tersangkut di ujung tiang listrik dan terbakar di  pemukiman warga di di desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, pada Selasa 1 April 2025. 
(Kanan) Petugas PLN langsung turun ke Jl. Kalianyar, desa Sidodadi, Kecamatan Lawang, di mana sampah balon udara tersangkut di jaringan kabel listrik PLN, menyebabkan pemadaman listrik di beberapa wilayah sekitar.
Instagram@majeliskopi08 dan lawang_ku Perbesar

(Kiri) Sebuah balon udara tersangkut di ujung tiang listrik dan terbakar di pemukiman warga di di desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, pada Selasa 1 April 2025. (Kanan) Petugas PLN langsung turun ke Jl. Kalianyar, desa Sidodadi, Kecamatan Lawang, di mana sampah balon udara tersangkut di jaringan kabel listrik PLN, menyebabkan pemadaman listrik di beberapa wilayah sekitar. Instagram@majeliskopi08 dan lawang_ku

Penulis: Sapteng Mukti Nunggal   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PUJON MALANG– Terjadi dua peristiwa balon udara nyangkut dan terbakar pada kabel tegangan tinggi dan  tiang listrik di wilayah kabupaten Malang, Jawa Timur, pada hari raya Lebaran kedua, Selasa, 1 April 2025. Akibatnya,  PLN memadamkan beberapa jam aliran listrik di Lawang dan Pujon.

Peristiwa ini dilaporkan oleh akun Instagram@lawang_ku, pada 1 April 2025. Sebuah insiden sampah balon udara tersangkut pada kawat kabel listrik tengangan tinggi  di Jl. Kalianyar, desa Sidodadi, kecamatan Lawang, menyebabkan pemadaman listrik di beberapa wilayah sekitar.

Petugas PLN langsung turun tangan untuk menangani permasalahan ini, dan membersihkan sampah balon udara, untuk memulihkan aliran listrik secepat mungkin. Warga diminta bersabar karena proses perbaikan masih berlangsung.

“Kami mengapresiasi kerja keras tim PLN yang telah bertindak cepat dalam mengatasi gangguan ini. Semoga perbaikan berjalan lancar dan listrik di wilayah Lawang segera kembali normal,” demikian tulis instagram story pemilik akun Instagram@lawang_ku.

Bukan hanya di Lawan, kasus serupa terjadi wilayah Pujon. Sebuah balon terbakar nyangkut di sebuah ujung tiang listrik. Hal itu pula yang menyebabkan terjadi pemadaman listrik selama tiga di kawasan Pujo hingga Songgoriti, Batu.

Pemilik akun instagram@majeliskopi08, mengunggah video balon bergaris merah putih masih terbakar, ketika nyantol di ujung tiang listrik.

“Serem, detik-detik balon udara yang tidak diketahui dari mana, tiba-tiba tersangkut di tiang llistrik dan terbakar di area pemukiman warga di di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, pada Selasa, 1 April 2025.

Insiden tersebut membuat warga panik dan pasokan listrik dari dari Songgoriti sampai Pujon padam. Yang merasa menerbangkan balon udara dengan strip merah putih agar tunjuk jari dan bertanggung jawab, beitulah tulis instagram story @majeliskopi08.

Sudah Diimbau

Sebelumnya untuk mengantisipasi gangguan  operasional PLN selama Lebaran, pada tanggal 25 Maret 2025,  PLN Malang, melalui General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur (UIT JBM), Handy Wihartady, menekankan bahwa balon udara yang diterbangkan secara liar dapat mengancam jaringan listrik dan menyebabkan gangguan penyaluran tenaga listrik.

PLN juga telah mengambil langkah proaktif dengan bekerja sama dengan aparat keamanan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya penerbangan balon udara liar dan risiko yang ditimbulkan bagi infrastruktur kelistrikan.

Mengantisipasi hal tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) mengambil langkah taktis dengan segera berkoordinasi dan menjalin kerja sama dengan Aparat Keamanan di beberapa wilayah rawan Balon Udara di Jawa Timur antara lain Trenggalek, Tulungagung, Blitar, dan Pulau Madura.

Kolaborasi ini bertujuan untuk menambah dukungan pengamanan aset sekaligus sosialisasi terhadap masyarakat demi mencegah gangguan ketenagalistrikan yang disebabkan oleh balon udara. Hal ini menjadi perhatian penting karena gangguan semacam ini dapat mengancam pasokan listrik, terutama selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri ketika kebutuhan listrik meningkat.

Selama bulan Ramadhan, pasokan listrik yang andal sangat diperlukan untuk mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat, termasuk ibadah, kegiatan ekonomi, dan aktivitas rumah tangga lainnya.

Gangguan pada jaringan listrik dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan kerugian, sehingga langkah preventif sangat diperlukan.

Handy berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga infrastruktur ketenagalistrikan demi kepentingan bersama dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Kapolres AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno menegaskan bahwa penerbangan balon udara secara liar dapat memicu kebakaran dan membahayakan keselamatan masyarakat, terutama jika balon tersebut jatuh di area pemukiman atau dekat infrastruktur listrik.

Kapolres juga mengimbau agar masyarakat tidak menerbangkan balon udara tanpa izin dan menyatakan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap pelanggar. Imbauan ini bertujuan untuk menjaga keselamatan dan mencegah insiden serupa di masa mendatang. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menteri Yusril Minta Ombudsman Buka Semuanya, Izinkan Wartawan Masuk ke LP Cibinong

25 September 2026 - 13:11 WIB

Komisi C Soroti Proyek Revitalisasi 128 Gedung SD/ SMP Jombang dengan Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:52 WIB

Marathon KPK Geledah Kanwil ATR/ BPN Jatim, Malang dan Rumah Milik Lampri di Pace Nganjuk

25 September 2026 - 10:46 WIB

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik

24 September 2026 - 19:48 WIB

Oknum Diknas Minta Jatah 10% dari Dana Revitalisasi 180 Gedung SD/ SMP di Bangkalan Rp38 Miliar

24 September 2026 - 16:56 WIB

Tim Ombudsman Sidak ke LP CIbinong: Temukan Bangunan Mirip Hotel dan Deretan Mobil Mewah!

24 September 2026 - 15:32 WIB

Trending di News