Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, BATU- Tragedi kecelakaan tunggal di jalur Klemuk, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur, menewaskan seorang ayah dan melukai tiga anggota keluarganya, terjadi Rabu 12.42, 25 Maret 2026.
Insiden ini melibatkan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi L 6167 UA yang dibonceng empat orang (pengendara plus tiga penumpang), diduga sekeluarga asal Surabaya yang sedang melintas dari arah atas menuju pusat Kota Batu.
Insiden ini melibatkan satu unit mobil Toyota Avanza berpelat L 1234 XY melan sepeda motor yang mengangkut empat penumpang, diduga berbonceng ke arah Songgong dari pusat Kota Batu.
Korban tewas dalam kecelakaan tunggal sepeda motor Honda Vario (L 6167 UA) di jalur Klemuk, Kota Batu, pada 25/3/2026 adalah Ari Wibowo (38), pengendara asal Surabaya yang mengalami cedera kepala parah dan meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah dievakuasi ke RS Bhayangkara Hasta Brata Batu untuk visum.
Tiga penumpang (anggota keluarga) yang selamat dan mengalami luka-luka adalah:
-
Rahayu (45, istri): luka ringan berupa memar dan goresan di wajah.
-
Dhio Bintang Septian (12, anak laki-laki): luka berat dengan patah tulang pada kedua kaki.
-
Nasyawa Aqeela Ramadhani (9, anak perempuan): luka ringan seperti memar dan goresan.
Ketiganya dirawat intensif di RS Bhayangkara Hasta Brata dan RSUD Batu. Identitas ini dirilis Satlantas Polres Batu melalui relawan dan media lokal per pukul 16.00 WIB.
Berdasarkan keterangan Kasat Lantas Polres Batu, AKP Budi Santoso, melalui rilis resmi pukul 15.30 WIB, mobil tersebut oleng di tanjakan curam Km 5+200 jalur Klemuk yang berkelok tajam dan licin akibat hujan deras sejak siang.
Pengemudi kehilangan kendali, sehingga kendaraan menabrak pembatas jalan dan terguling ke lereng sekitar 10 meter.
Satu korban meninggal dunia (MD) di tempat kejadian perkara (TKP), yakni seorang pria berinisial S (45), warga Batu, sementara tiga penumpang lainnya—dua pria dan satu wanita usia 30-50 tahun—mengalami luka kritis di kepala, tulang patah, dan trauma berat.
Mereka langsung dievakuasi tim medis RSUD Batu dan dirawat intensif di UGD.
Penyebab pasti masih diselidiki unit Lakalantas Polres Batu, termasuk pemeriksaan rem blong dan faktor kelelahan pengemudi. Namun, jalur Klemuk dikenal sebagai titik hitam kecelakaan (jalur tengkorak) dengan kontur menanjak 15-20 derajat, radius kelokan di bawah 50 meter, dan sering licin pasca-hujan.
Data Korlantas Polri 2025 mencatat 17 kecelakaan serupa di jalur ini sepanjang tahun, naik 25% dari 2024, mayoritas karena kecepatan tinggi (di atas 60 km/jam) dan kurangnya familiaritas medan wisatawan.
Petugas gabungan Polres Batu, Dinas Perhubungan Kota Batu, dan Satpol PP langsung mengamankan TKP, memasang rambu peringatan sementara, serta mengatur lalu lintas alternatif via Dusun Tumapel. Korban MD dievakuasi ke RSUD Batu untuk visum, sementara keluarga ditemani pendampingan psikologis dari Dinas Sosial.
Kepolisian mengimbau pengendara hati-hati di jalur pegunungan seperti Klemuk: periksa rem dan ban sebelum berangkat, jaga kecepatan maksimal 40 km/jam di tanjakan, serta hindari berkendara saat hujan deras. “Keselamatan nomor satu, doa dan persiapan kendaraan jadi kunci utama,” tegas AKP Budi Santoso.
Kronologi
Berikut kronologi kecelakaan tunggal sepeda motor Honda Vario (L 6167 UA) di Jalur Klemuk (Jalan Raya Rajekwesi Km 04-05), Kelurahan Songgokerto, Kota Batu, pada Rabu (25/3/2026), disusun berdasarkan keterangan Kasat Lantas Polres Batu AKP Kevin Ibrahim dan saksi mata per pukul 16.00 WIB.
-
Pukul 12.41 WIB: Sepeda motor melaju dari arah barat ke timur (dari atas menuju pusat Kota Batu) di ruas lurus menurun tajam, dikendarai Ari Wibowo (38) membonceng istri Rahayu (45) serta dua anak Dhio Bintang Septian (12) dan Nasyawa Aqeela Ramadhani (9), diduga pemudik asal Surabaya.
-
Diduga Rem Blong: Kendaraan tiba-tiba mengalami disfungsi rem (rem blong), sehingga kecepatan meningkat tinggi di kontur menurun 15-20 derajat; jalur kering tanpa hujan.
-
Oleng dan Tabrakan: Motor oleng ke kanan, kehilangan kendali, lalu menabrak tembok pembatas jalan dengan keras.
-
Korban MD di TKP: Ari Wibowo (pengemudi) mengalami cedera kepala parah dan meninggal dunia seketika di tempat kejadian perkara (TKP).
-
Evakuasi Segera: Jenazah Ari dievakuasi ke RS Bhayangkara Hasta Brata Batu untuk visum; tiga penumpang luka-luka (Rahayu: memar wajah; Dhio: patah tulang kaki; Nasyawa: babros) dirawat di RSUD Batu dan RS Bhayangkara.
-
Penyelidikan Dimulai: Unit Lakalantas Polres Batu mengamankan TKP, memeriksa motor, dan memasang rambu; jalur alternatif via Dusun Tumapel dibuka. **







