Menu

Mode Gelap

News

Pria Penderita Katarak Ini Malu Tergelincir di Parit, Mengaku Kena Begal di Undaan

badge-check


					Pria asal Blora, pekerja proyek di SDurabaya ini mengaku kena begal, HP-nya dirampas, lalu diceburkan ke parit. Ternyata tidak benar, dia membuat laporan palsui ke polsek warga dan polisi. Insatgram@humaspolrestabessurabaya Perbesar

Pria asal Blora, pekerja proyek di SDurabaya ini mengaku kena begal, HP-nya dirampas, lalu diceburkan ke parit. Ternyata tidak benar, dia membuat laporan palsui ke polsek warga dan polisi. Insatgram@humaspolrestabessurabaya

Penulis: Syaifudin  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SURABAYA –  Pria inisial S (60 tahun), warga Blora pekerja proyek di Surabaya mengaku jadi korban begal dan dilempar ke sungai kawasan Undaan Kulon, Surabaya ternyata membuat pengakuan palsu ke warga dan polisi.

AKP Grandika Indera Kapolsek Genteng mengatakan, memberikan keterangan kepada media, setelah melakukan pemeriksaan lebih dalam terkait pengakuan korban begal ini.  Fakta sebenarnya yang terjadi adalah S terpeleset dan jatuh ke sungai.

Alasan ia membuat laporan palsu tersebut lantaran malu, demikian diungkapkan dalam sebuah rekaman video yang diunggah akun instagram@humaspoltabessurabaya, Selasa, 14 Januari 2025.

Saat diperiksa di Polsek Genteng, S mengaku bahwa pada saat itu dia baru saja pulang dari Stasiun Pasar Turi jalan kaki, hingga sampai ke Undaan suasana hujan, “Saya nyebrang, lalu jatuh ke sungai. Lalu saya katut (terseret) air. Jadi saya tidak sepenuhnya sadar, minta tolong sama warga,” kata dia seperti terungkap dalam sebuah video dari akun instagram@humaspoltabessurabaya.

Sampeyan nyebrang itu karena apa? Tanya petugas

“Ya, karena licin jatuh. Nggak kelihatan! tambahnya S.

Lho terus cerita soal begal itu dari mana? “Ya saya yang ngomong, lupa saya. saat berada di sungai!’ jawab S.

Saat warga menolong dia spontan mengaku begal, “Padahal bukan!” kata S menjawab pertanyaan petugas.

Lho kok iso ngomong sampeyan kena begal itu dari mana idenya?

“Ya idenya dari dalam air itu. Saya nggak sadar. Saya minta maaf!” tutur S menimpali pertanyaan petugas.

“Jadi saya mohon maaf kepada seluruh warga masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Juga kepada Bapak Kapolsek. Dan saya salah laporan, dan saya tidak akan mengulangi perbuatan saya kembali,” tegasnya.

Fakta tersebut didapatkan polisi setelah melakukan pendalaman melalui pengecekan CCTV di TKP yang berlokasi di Jalan Undaan, Genteng, Surabaya. Grandika juga menyebut bahwa S tak memiliki HP seperti yang dilaporkan sesuai kerugian.

Grandika menjelaskan, pada Sabtu, 11 Januari 2025,  sekitar pukul 23.00 WIB, S berjalan menyusuri Jalan Undaan, lalu mau menyeberang ke arah sungai.

Saat mau menyeberang, S tampaknya tidak melihat ada jembatan kecil dan ia langsung terperosok masuk sungai. Pria 60 tahun itu mengaku menderita katarak sehingga memengaruhi pengelihatannya.

Fakta tersebut didapatkan polisi setelah melakukan pendalaman melalui pengecekan CCTV di TKP yang berlokasi di Jalan Undaan, Genteng, Surabaya. AKP Grandika juga menyebut bahwa S tak memiliki HP seperti yang dilaporkan sesuai kerugian.

Sementara itu S menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat telah membuat laporan palsu dan berjanji tidak mengulangi perbuatan serupa.

Atas kejadian itu, AKP Grandika Indera Kapolsek Genteng Surabaya mengimbau kepada masyarakat jangan membuat laporan palsu, apalagi laporan itu menyebabkan masyarakat menjadi gaduh. Beruntung kapolsek tidak membawa persoalan itu ke ranah hukum lebih lanjut. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KPJ Sabah Specialist Hospital, Pusat Perawatan Kesehatan yang Makin Mendunia Pilihan Pasien Indonesia

22 April 2026 - 11:39 WIB

14 Jam Rudy Mas’ud Bertahan di Dalam Kantor, Saat Massa APM Kaltim Unjuk Rasa

22 April 2026 - 08:40 WIB

Tanker Gamsunoro Milik Pertamina Dikontrakan ke Pihak III, lalu Disewa oleh Pertamina Sendiri

21 April 2026 - 22:09 WIB

Purbaya: Bank Dunia Minta Maaf Bilang Ekonomi RI Cuma 4,7%

21 April 2026 - 21:14 WIB

Mendag Budi Ungkap Penyebab Harga Minyak Goreng Kemasan Naik

21 April 2026 - 21:03 WIB

BBM Nonsubsidi Naik, Pertamax Turbo Tembus Rp 19.400

21 April 2026 - 20:49 WIB

LPKJ 2025 Bupati Jombang, Dewan: 74 % Anggaran Masih Transfer Pusat, PAD Cuma 26 %

21 April 2026 - 20:36 WIB

Anang Sularso Dibunuh di Purwoasri, Dibuang di Keras Kediri, Ditemukan di Megaluh Jombang

21 April 2026 - 16:44 WIB

Kebakaran Gedung Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Dua Pegawai Luka Ringan

21 April 2026 - 14:20 WIB

Trending di News