Penulis: Jacobus E. Lato | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, IRAN– Terkonfirmasi dari dua arah bahwa Jet tempur F-15E dan A-10 Warthog milik AS ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Iran pada 3 April 2026 di wilayah barat daya atau tengah Iran.
Pihak Amerika segera mengeluarkan pernyatan bahwa dua awak pesawat, satu telah diselamatkan oleh pasukan AS, sementara yang satu lagi menjadi target perburuan Iran dengan hadiah bagi warga yang menemukannya. Media Iran sempat klaim penangkapan.
Belum ada konfirmasi kredibel mengenai munculnya foto pilot F-15E yang dinarasikan ditangkap pasukan Iran setelah pesawatnya ditembak jatuh. Laporan terkini hanya menyebut satu pilot atau awak pesawat masih hilang dan sedang diburu, tanpa bukti visual penangkapan.
Dua awak melontarkan diri; satu diselamatkan pasukan AS, sementara satu lainnya (kemungkinan Weapons Systems Officer/WSO) belum ditemukan dan menjadi target operasi pencarian Iran.
Iran membuka sayembara dengan hadiah bagi warga yang menangkap atau melumpuhkan pilot hilang, memicu perburuan darat. Presiden Donald Trump menyebut insiden ini sebagai bagian dari perang, tapi klaimnya soal superioritas udara dipertanyakan; AS sedang bernegosiasi untuk akhiri konflik.
Beberapa media Iran klaim video puing pesawat beredar, tapi tidak ada narasi atau foto spesifik pilot yang ditangkap—hanya spekulasi viral. Analisis independen verifikasi puing sesuai F-15E, bukan F-35 seperti klaim awal.
Belum ada informasi resmi atau kredibel yang mengungkap identitas pilot F-15E yang hilang setelah pesawat ditembak jatuh di Iran.
Laporan media hanya menyebutkan satu awak (kemungkinan Weapons Systems Officer/WSO) masih hilang, tanpa nama, usia, atau detail pribadi yang dikonfirmasi.
Pemerintahan Presiden Trump belum beri pernyataan resmi soal identitas pilot; Gedung Putih hanya konfirmasi Trump sudah dapat laporan. Ketegangan AS-Iran meningkat, tapi nasib pilot tetap tidak jelas.
Pada 3 April 2026, dua pesawat tempur AS jatuh di wilayah terkait Iran: F-15E Strike Eagle ditembak jatuh oleh pertahanan udara Iran di barat daya atau tengah negeri itu, sementara A-10 Warthog jatuh dekat Selat Hormuz akibat kecelakaan atau tembakan.
Kronologi F-15E
Pagi Jumat (3/4/2026), F-15E terdeteksi mendekati wilayah udara Iran; sistem pertahanan Iran (kemungkinan S-300 atau S-400) menembaknya hingga jatuh di daerah pegunungan. Dua awak melontarkan diri: satu diselamatkan pasukan AS, satu lagi (pilot atau WSO) hilang dan diburu Iran dengan sayembara hadiah.
Kronologi A-10 Warthog
Tak lama setelah F-15E, A-10 jatuh di perairan dekat Selat Hormuz; pilot tunggal berhasil dievakuasi utuh oleh tim AS. Iran klaim menembaknya, tapi AS sebut kecelakaan operasional.
Iran rilis foto puing (awalnya diklaim F-35, lalu dikoreksi F-15E); Pentagon konfirmasi insiden tanpa detail. Presiden Trump sebut ini “perang”, picu operasi SAR AS dan perburuan darat Iran. **







