Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya
KREDONEWS.COM, SURABAYA-Kapten Manchester United Bruno Fernandes terpaksa menanggung malu akibat kegagalannya mengeksekusi penalti di babak pertama saat Emile Smith Rowe membawa Fulham meraih satu poin di Craven Cottage.
Fernandes pasti mengira rasa malunya akan teratasi oleh sundulan Leny Yoro yang terdefleksi dan kontroversial di babak kedua yang membawa United unggul dan secara resmi tercatat sebagai gol bunuh diri Rodrigo Muniz.
Akan tetapi, Smith Rowe, yang masuk sebagai pemain pengganti, punya ide lain, memanfaatkan umpan silang Alex Iwobi dari garis sentuh yang memantul ke kotak enam yard tim tamu.
Gol penyeimbang dalam hasil imbang 1-1 justru menambah penyesalan atas kegagalan Fernandes dalam mengeksekusi penalti.
Playmaker asal Portugal itu tampak paling tenang di stadion saat wasit Chris Kavanagh cukup lama meninjau tekel Calvin Bassey terhadap Mason Mount di tendangan sudut. Insiden itu tampaknya hanya sedikit yang mengeluhkan karena pertandingan awalnya dilanjutkan.
Namun Fernandes tampak gelisah saat ia bertabrakan dengan Kavanagh saat bersiap melakukan tendangan dan, setelah mengatur ulang dirinya, tendangan penaltinya melambung tinggi di atas mistar gawang.
Itu adalah kegagalan penalti pertama Fernandes sejak Desember 2023 dan terjadi di hari lain ketika United bermain bagus tetapi tidak mampu mengamankan kemenangan pertama mereka musim ini.
Kesalahan Fernandes mengeksekusi penalti memang mengejutkan, mengingat kualitasnya yang jarang dipertanyakan. Namun insiden adu argumen kecil dengan wasit Chris Kavanagh sebelum tendangan justru mengingatkan publik pada sisi buruknya di masa lalu: terlalu mudah terpancing emosi. Meski tetap menjadi motor permainan United, kali ini Fernandes hanya bisa menyalahkan dirinya sendiri.
Andre Onana kembali menjadi sorotan meski hanya dari bangku cadangan. Altay Bayindir dipercaya sebagai starter, sementara wajah Onana tampak tidak senang. Dengan kabar Manchester United sedang mencari kiper baru, posisinya sebagai pilihan utama jelas dalam tekanan. Meski kemungkinan besar Onana akan merebut kembali tempatnya, persaingan di bawah mistar semakin memanas.
Pemain internasional Turki itu menunjukkan kedua sisi karakternya. Tenang dengan bola di kakinya, umpan melayang Bayindir sejauh 70 yard yang luar biasa tepat sasaran, memungkinkan Matheus Cunha untuk mengontrol bola dengan brilian saat berlari untuk pertama kalinya dan melepaskan tembakan pada sentuhan keduanya, yang berhasil ditepis Bernd Leno. Sebelumnya, tendangan rendah Cunha membentur tiang gawang.
Namun, Bayindir juga tampak lemah saat menghadapi tendangan sudut. Ia cenderung memilih waktu yang salah untuk memanfaatkan situasi tersebut dan juga membiarkan dirinya terdesak, seperti yang terjadi melawan Arsenal tujuh hari sebelumnya ketika penampilan positif United lainnya gagal membuahkan hasil.
Sebaliknya, Fulham menunjukkan banyak kualitas bertarung saat mereka mengakhiri delapan kekalahan kandang berturut-turut melawan United, meskipun mereka juga masih menunggu kemenangan pertama musim ini.
Pihak London merasa sangat dirugikan atas disahkannya gol United, dengan Bassey bersikeras bahwa ia telah didorong secara tidak sah oleh Yoro. Manajer Fulham, Marco Silva, mengatakan kepada BBC Sport bahwa “semua orang di dunia” dapat melihat adanya pelanggaran.
Bernd Leno tidak menunjukkan keraguan saat ia dengan tegas datang untuk meninju jauh dari areanya.
Fulham masih punya pekerjaan rumah sebelum bursa transfer ditutup. Namun, dalam diri Leno, mereka punya seseorang yang bisa diandalkan pelatih Fulham Marco Silva.
Yang tak kalah penting, Silva akan tahu apakah ia telah mendapatkan tiga pemain baru yang ia tuntut setelah musim panas di mana Fulham sejauh ini belum mendatangkan satu pun pemain selain kiper cadangan Benjamin Lecomte.
Hasil Lengkap
– The Cottagers Imbangi Manchester United, Penalti Bruno Terbang Tinggi
– Drama Imbang di Selhurst Park, Crystal Palace Imbang 1-1 Lawan The Forest
– Everton Bungkam The Seagulls 2-0, Kemenangan Perdana di Hill Dickinson Stadium