Menu

Mode Gelap

Headline

Kebakaran Apartemen Terbesar di Hongkong: 94 Orang Tewas Dua WNI

badge-check


					Sedikitnya dua orang TKI/TKW (Pekerja Migran Indonesia/PMI) yang menjadi korban kebakaran apartemen Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong, pada 26 November 2025.​ Kebakaran ini merupakan terbesar dalam sejarah Hongkong, sejak 1962. Foto: cnbcIndonesia Perbesar

Sedikitnya dua orang TKI/TKW (Pekerja Migran Indonesia/PMI) yang menjadi korban kebakaran apartemen Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong, pada 26 November 2025.​ Kebakaran ini merupakan terbesar dalam sejarah Hongkong, sejak 1962. Foto: cnbcIndonesia

Penulis: Jacobus E. Lato    | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, HONGKONG- Kebakaran dahsyat melanda kompleks apartemen (Wang Fuk Court]) di distrik Tai Po pada 26 November 2025 pukul 14:51, menjadi bencana mematikan terburuk sejak 1962 dengan 94 korban tewas, ratusan hilang, dan ribuan mengungsi.

Dua dari 94 korban tewas menuru Kementerian P2MI, nama resmi dua PMI yang meninggal dunia adalah Novita dan Erawati, sementara dua lainnya yang luka sedang dirawat. KJRI masih terus melakukan pendataan dan koordinasi untuk memastikan data korban dengan akurat.

Api berawal dari renovasi di (Wang Cheong House)  —gedung 32 lantai bagian dari 8 tower berkapasitas 4.600 jiwa— menyebar liar via perancah bambu dan busa / polistirena yang mudah terbakar, membakar 7 tower selama 20 jam.

Presiden China [Xi Jinping] menyampaikan belasungkawa mendalam atas kebakaran dahsyat di (Wang Fuk Cour, Tai Po, Hong Kong, pada 26 November 2025, yang menewaskan sedikitnya 94 orang.​

Xi memerintahkan “upaya maksimal” dari [Kantor Penghubung Pusat China di Hong Kong] dan [Komite Sentral Partai Komunis China] untuk mendukung pemadaman api, pencarian-penyelamatan, perawatan korban luka, serta penghiburan keluarga korban.

Ia juga menginstruksikan otoritas terkait di daratan China dan Makau untuk siaga bantuan jika diperlukan.​

Beijing mengalokasikan dana darurat 2 juta Yuan ( setara Rp4,7 miliar) ke [Palang Merah Hong Kong] untuk penyelamatan, bantuan kemanusiaan, dan dukungan pascabencana.

Xi menyampaikan simpati langsung melalui Kepala Kantor Penghubung ke Pemimpin Hong Kong [John Lee].​

Kebakaran Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong, pada 26 November 2025—dengan 94-128 korban tewas— meraih status insiden kebakaran paling mematikan dalam sejarah modern Hong Kong sejak 1962, melampaui Garley Building (41 tewas, 1996).​

Kebakaran Shek Kip Mei 1953 menewaskan sekitar 58 orang di kamp pengungsi, tapi kejadian ini dianggap terburuk di era damai pasca-kolonial. Garley Building di Kowloon (41 tewas, 81 luka) sebelumnya tercatat sebagai yang paling fatal di masa damai, kini tersalip oleh skala Wang Fuk Court yang membakar 7 dari 8 tower.

Kronologi
  • 14:51: Api muncul saat renovasi oleh [Prestige Construction] sejak Juli 2024; alarm kebakaran gagal berbunyi di banyak area​

  • 15:34: Siaga pemadam naik ke level 4; asap hitam pekat menyelimuti, jebak penghuni lantai atas.​

  • 18:22: Eskalasi level 5; 767 petugas dan 140 kendaraan dikerahkan, tapi suhu ekstrem dan asap hambat evakuasi.​

  • Dini hari 27/11: 3 tower padam setelah 10 jam; 4 terkendali pukul 06:00, sisanya malam hari—pencarian korban capai lantai 13-23.​

Dua pekerja migran Indonesia (PMI)  sektor domestik tewas, dua luka stabil (satu keluar RS, satu dirawat dengan pendampingan (KJRI Hong Kong), sementara Sri Wahyuni dan Siti Fatonah asal Ponorogo hilang kontak—[Kemenlu RI] dan Disnaker pantau. Total terdampak minimal 4 WNI; [Xi Jinping] beri belasungkawa, [John Lee] kerahkan penuh sumber daya.

Polisi culik 3 pria dari perusahaan konstruksi atas dugaan kelalaian material dan perancah tak aman—fokus probe: busa polistirena dan renovasi ceroboh. Pemerintah bentuk tim khusus; warga protes fasilitas darurat usang di kompleks tua ini. Update: KJRI data WNI terdampak, evakuasi lanjut. **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 KORPRI Kota Mojokerto Digelar dengan Sederhana

30 November 2025 - 13:09 WIB

Bupati Mojokerto Salurkan BLT Sementara Senilai 47 M

30 November 2025 - 12:53 WIB

Gunung Semeru Meletus Tiga Kali Sehari setelah Statusnya Diturunkan

30 November 2025 - 12:02 WIB

Bupati Pasuruan Dorong Petani Kelola Greenhouse Melon dengan Strategi Bisnis Berkelanjutan

30 November 2025 - 11:45 WIB

Pemerintah Targetkan 300 ribu Jembatan di Seluruh Daerah Terpencil

30 November 2025 - 11:22 WIB

Veronika Tan Bahas Sunat Untuk Perempuan dari Sejumlah Sudut Pandang

30 November 2025 - 09:44 WIB

Ayah Kandung Jaminkan Anak untuk Utang Rp 25 Juta di Gresik, Kini Dikembalikan ke Ibu Kandung di Tasikmalaya

30 November 2025 - 00:04 WIB

Kesulitan Bahan Makanan, Massa Juga Menjarah Gudang Bulog Pondok Batu Perbatasan Sibolga-Tapteng

29 November 2025 - 23:23 WIB

Korupsi Rp 16,6 Miliar, Kejaksaan Enrekang Menahan Empat Mantan Pengurus BAZNAS

29 November 2025 - 22:56 WIB

Trending di Headline