Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Fenomena Medis, Remaja 15 Tahun di Bogor Berubah Jenis Kelamin dari Perempuan Menjadi Pria

badge-check


					Sejak lahir dinyatakan dinyatakan berjenis kelamin perempua, tetapi, semenjak kelas 6 hingga 9 SMP, remaja asal Bogor ini berubah kelaminya menjadi pria atau laki-laki. instagram@ctd.insider Perbesar

Sejak lahir dinyatakan dinyatakan berjenis kelamin perempua, tetapi, semenjak kelas 6 hingga 9 SMP, remaja asal Bogor ini berubah kelaminya menjadi pria atau laki-laki. [email protected]

KREDONEWS.COM, BOGOR-  Seorang remaja berinisial TAP,15 tahun, asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengalami peristiwa tidak normal. Kelaminnya berubah dari perempuan menjadi laki-laki.

Sang ibu, Sukarsih, mengatakan TAP sejak lahir dinyatakan sebagai perempuan, namun baru-baru ini, dokter menyatakan anaknya berubah menjadi seorang laki-laki, karena ada perubahan jenis kelamin.

“Waktu lahirnya perempuan. Waktu SMP kelas 7, 8, 9 juga masih pakai kerudung, pakai pakaian dalam,” kata Sukarsih.

Kecurigaan sang ibu muncul ketika putrinya tak kunjung mengalami menstruasi saat beranjak usia 15 tahun. Kecurigaan Sukarsih semakin besar, setelah memperhatikan kondisi fisik TAP saat mandi. Ia menyadari ada tanda-tanda kelamin laki-laki pada anaknya.

Pada 23 Oktober lalu, Sukarsih memutuskan membawa TAP ke Puskemas. Hasil pemeriksaan menyatakan TAP berjenis kelamin laki-laki karena dokter menemukan keberadaan testis di tubuhnya. Sang ibu sontak kaget mendengar hal tersebut.

“Kata dokter, ini memang laki-laki. Saya kaget karena sejak lahir dinyatakan perempuan,” tutur Sukarsih.

TAP kemudian dirujuk ke beberapa rumah sakit, termasuk RS Fatmawati Jakarta Selatan untuk menjalani tes hormon dan kromosom. Dokter yang memeriksa TAP menemukan bahwa organ kelamin laki-laki mulai berkembang meskipun belum sepenuhnya sempurna.

Dokter menyarakan TAP untuk menjalani operasi penyesuaian kelamin secara bertahap, termasuk penurunan testis dan perbaikan saluran kemih.

“Kami tidak pernah menyadari hal ini sebelumnya. Selama ini kami mengira dia hanya memiliki kepribadian tomboy, ternyata ada perubahan fisik yang signifikan,” lanjut Sukarsih.

Namun, proses pemeriksaan kromosom hingga rencana operasi membutuhkan biaya kurang lebih Rp 8,5 juta. Meski biaya bisa ditanggung BPJS, proses administrasi dan antrean memakan waktu hingga 2 bulan. Sementara TAP ingin proses operasi dilakukan sesegera mungkin. Aktivitas sekolah juga harus ditunda untuk sementara demi kesehatan dan kenyamanan TAP.

Kini keluarga TAP berharap pemerintah atau pihak lainnya bisa membantu meringankan biaya operasi dan proses medis lainnya agar TAP bisa segera menjalani kehidupan dengan nyaman sesuai identitas barunya sebagai laki-laki.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Suhu Naik 1,2 Derajat Celcius Akibat Super El Nino, 451 Ribu Nyawa Melayang

25 September 2026 - 21:11 WIB

Ada Ruang Menyerupai Kantor Polres, RS O Smach untuk Ambil Paksa Organ Manusia

25 September 2026 - 18:55 WIB

Menteri Yusril Minta Ombudsman Buka Semuanya, Izinkan Wartawan Masuk ke LP Cibinong

25 September 2026 - 13:11 WIB

Komisi C Soroti Proyek Revitalisasi 128 Gedung SD/ SMP Jombang dengan Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:52 WIB

Marathon KPK Geledah Kanwil ATR/ BPN Jatim, Malang dan Rumah Milik Lampri di Pace Nganjuk

25 September 2026 - 10:46 WIB

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

Jatim Park Group dan Investor Malaysia Bangun Aquarium Underwater Senilai Rp120 Miliar

24 September 2026 - 20:11 WIB

Oknum Diknas Minta Jatah 10% dari Dana Revitalisasi 180 Gedung SD/ SMP di Bangkalan Rp38 Miliar

24 September 2026 - 16:56 WIB

Trending di News